Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
119


__ADS_3

Cafe VV


Sahrir menatap kepergian asyla dengan sendu ia tidak menyangka asyla yang ia kenal dulu lembut ternyata berubah menjadi asyla yang dingin dan terkesan cuek, sahrir masih belum mengerti arti dari perkataan asyla tadi karena hati dan fikirannya kini penuh dengan rencana yang akan menghancurkan suami dan adik asyla.


"kakak sudah memintanya dengan baik baik tapi bukan jawaban seperti itu yang kakak inginkan ila jadi jangan salahkan kakak jika kakak sedikit memberi pelajaran pada suami dan adikmu itu"ujar sahrir ia mengeluarkan benda pipih dari saku jasnya lalu mendial no seseorang yang akan menjalankan rencana selanjutnya.


tut.......


hanya sekali dering seseorang diseberang sana sudah mengangkat panggilan sahrir.


"lakukan rencana selanjutnya"


"baik bos sesuai perintah"


setelah menelfon seseorang tersebut sahrir beranjak dari kursinya dan berjalan keluar meninggalkan kafe tersebut.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


sementara itu didalam perjalanan pulang asyla hanya diam ia sangat terkejut mendengar pengakuan sahrir bahwa cici adalah adik kandungnya dan dari perkataan sahrir tadi padanya jika saat ini sahrir sedang berusaha membebaskan adiknya yang tidak bersalah itulah yang sahrir ketahui dari cici tanpa mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan yang paling dikhawatirkan oleh asyla adalah keluarganya.


bagaimana jika sahrir berniat mencelakai keluarganya demi membebaskan cici dari penjara ahh rasanya kepalanya hampir pecah memikirkan ujian yang tiada habis menghampiri keluarganya.

__ADS_1


aldric yang melihat istrinya semenjak bertemu dengan pria itu (sahrir) hanya diam dan seperti sedang memikirkan sesuatu.


"sayang are you oke?" tanya aldric sambil mengelus kepala asyla yang tertutup jilbab.


asyla menatap suaminya yang tersenyum dan membalasnya dengan senyuman juga "iya mas aku baik cuman ada sedikit yang mengganjal difikiranku aku tidak mau suudzon tapi aku tetap khawatir dan sepertinya aku juga harus memberitahu ini sama aswar mas"ujar asyla dengan nada cemas.


"memang apa yang dikatakan pria itu tadi sayang?"


"kak sahrir itu kakak kandung cici mas da---"


ciiit......


"astagfirullah"ucap asyla ia terkejut dengan reaksi aldric.


"sayang kita harus kerumah aswar mas juga akan panggil fikar kita harus bahas ini secara serius bisa saja si sahrir itu juga sama dengan adiknya dia bisa saja mencelakai keluarga kita sayang,ya Allah kenapa kamu baru bilang sayang kalo sahrir itu kakaknya cici andai mas tau mas enggak akan izinkan kamu ketemu sam orang itu"ujar aldric dengan tangan mengepal menahan emosinya jika ia tahu dari awal siapa sahrir itu ia tidak akan mengizinkan asyla bertemu dengan sahrir.


"mas kak sahrir bukan orang seperti cici yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya"ucap asyla ia berusaha berfikir positif walau jauh dilubuk hatinya ia juga khawatir dengan keselamatan keluarganya.


"aku kenal mas sahrir itu udah lama mas dari aku kecil ibu dan ayah juga kenal karena kami dulu itu tetangga aku dan adik adik aku itu udah anggap dia seperti kakak jadi enggak mungkin kak sahrir akan berbuat yang tidak tidak mas"sambung asyla ia yakin jika sahrir tidak akan punya niat buruk pada keluarganya.


"sayang mas tau kamu kenal sahrir udah lama tapi seseorang bisa berubah sayang apalagi sekarang sahrir itu melihat adiknya dipenjara pasti dia akan melakukan apa saja untuk membebaskan adiknya"ujar aldric

__ADS_1


aldric segera menghubungi fikar untuk berkumpul dirumah aswar dan membahas masalah sahrir dan cici.


tut.....tut.....tut.....


"hallo ada apa al?"


"loe dimana sekarang?"


"gue dikantor lah dimana lagi inikan jam kerja"


"sekarang juga loe kerumah aswar gue sama asyla juga menuju kesana dan gue udah kabari aswar juga ada hal penting yang harus gue katakan"


"oke gue kesana sekarang"


"oke"


setelah menghubungi fikar aldric kembali melanjutkan perjalanan menuju kerumah aswar ia sudah membayangkan ekspresi terkejut dari aswar dan fikar setelah mengetahui bahwa cici memiliki seorang kakak dan aswar sangat mengenal kakaknya itu.


bersambung


jangan lupa tinggalkan jejaknya yah sala. cinta dari author๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2