
keesokan harinya aldric dan asyla baru saja selesai melaksanakan sholat subuh berjamaah.
asyla lalu berjalan kearah tempat tidur dan duduk ditepi ranjangnya ia memegang dadanya yang serasa agak sesak entah apa mungkin karena lukanya yang menyebabkan asyla sering merasakan sesak nafas.
aldric yang menyadari ada yang aneh dengan asylapun menghampiri asyla,dapat dilihat dari wajah asyla yang memucat dan memegang dadanya aldric sudah bisa menebak asyla tidak baik baik saja.
aldric_"sayang apa ada yang sakit kenapa wajahmu pucat?"tanya aldric ia sangat cemas mengingat luka yang dialami asyla cukup serius dan andai saja asyla tidak terus merengek ingin pulang saat ini asyla pasti masih dirawat sampai keadaannya benar benar pulih.
asyla_"hmm mas akhir akhir ini aku sering merasakan sesak nafas padahal aku tidak melakukan apapun atau aktifitas yang berlebihan"jawab asyla dengan masih mengusap usap dadanya yang terasa sesak.
aldric_"kita kerumah sakit aja yah sayang mas takut terjadi apa apa denganmu"ucap aldric khawatir.
asyla_"mas aku rasa tidak perlu karena biasanya cuma sebentar kok tapi kalo masih sering seperti ini aku akan bilang ke mas untuk mengantarku kerumah sakit"
__ADS_1
aldric_"apa kamu yakin sayang mas sangat khawatir dengan kesehatanmu"aldric memastikan apa asyla tidak perlu dokter.
asyla_"iya mas aku yakin nanti kalo masih sering seperti ini aku akan bilang mas,janji"asyla mencoba meyakinkan aldric kalau dia baik baik saja padahal ia sendiri juga merasa janggal kenapa sering terasa sesak.
aldric_"tolong jangan sembunyikan apapun dari mas jika kamu merasa tidak baik cepat beri tahu mas ya sayang,mas tidak mau terjadi sesuatu denganmu sayang".
aldric memeluk asyla dan ia dapat dengan jelas merasakan ada yang tidak beres dengan kesehatan asyla dan asyla mencoba menutupinya.
"mas akan menanyakan sekali lagi pada dokter irawan tentang kondisimu karena mas curiga ada yang kamu tutupi dari mas asyla"ucap aldric dalam hatinya.
setelah membersihkan dirinya asyla menyiapkan pakaian aldric diatas ranjang dan aldric sendiri sedang mandi.
asyla_"mas aku turun duluan ya baju mas sudah aku siapkan"teriak asyla didepan pintu kamar mandi.
__ADS_1
aldric_"iya sayang aku akan menyusul"
akhirnya asyla turun ke lantai bawah niatnya adalah membuat sarapan untuk semuanya walaupun dilarang tapi asyla merasa memang itulah tugasnya sebagai istri dan meantu dirumah ini.
sampainya didapur asyla melihat tampak masih sepi karena masih terlalu pagi dan itu membuat asyla tersenyum bahagia karena jika ada yang melihatnya didapur ia pasti tidak akan diperbolehkan untum bekerja walaupun itu hanya membuat sarapan.
asyla memasak nasi goreng seafood dan memanggang roti lalu mengolesnya dengan beberapa rasa kemudia membuat susu kopi dan teh untuk keluarga yang lainnya.
"aku harus cepat sebelum yang lainnya bangun dan menyadari aku yang membuat sarapan"
semua dikerjakannya dengan sangat hati hati katena asyla tidak mau ada bi ijah(pembantu dirumah aldric) atau yang lainnya yang melihatnya didapur.
setelaj selesai membuat sarapan asyla menata semuanya diatas meja makan dan menunggu yang lainnya.
__ADS_1
"hufft... akhirnya selesai juga,tapi kenapa dadaku terasa sesak lagi dan ini semakin parah"batin asyla.
bersambung