Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
129


__ADS_3

tut.....tut.....tut.....


"hallo ashka"ucap aldric


"kejutan sayang"teriak penerima telfon ashka.


aldric terkejut bukan main mendengar siapa suara yang menjawab dari ponsel ashka.


"APA YANG KAU LAKUKAN PADA KELUARGAKU JA**NG??!" teriak aldric.


teriakan aldric sontak membuat ketiga orang yang ada didekatnya menatap aldric penuh tanya.


"tenang tenang sayang aku belum melakukan apa apa aku hanya sedikit mencubit istri tercintamu dan adik iparmu ini dan oh iya anak anakmu sunggu menggemaskan"ujar cici.


ya wanita yang saat ini bicara dengan aldric adalah cici dengan segala kelicikan dan menjual dirinya menjadi sugar daddy cici berniat membalas dendam dengan keluarga aldric dan fikar.


"bre**sek kau sedikit saja kau melukai keluargaku aku pastikan tanganmu tidak akan ada ditempatnya"ucap aldric kali ini kesabarannya benar benar sudah habis jika kemarin kemarin ia tidak ingin kasar karena cici adalah wanita ditambah lagi permintaan sang istri yang tidak bisa ia tolak itu tapi tidak dengan hari ini ia akan melupakan jika cici adalah wanita dan tidak akan memenuhi janjinya yang satu ini pada istrinya.


"ssstttt diamlah aku mendengarmu kau tidak perlu berteriak seperti itu aku hanya ingin bermain main dengan keluargamu sebentar agar mereka juga merasakan apa yang aku rasakan selama ini"ucap cici tersenyum sinis


"sepertinya kau lupa sedang bermain main dengan siapa"ucap aldric dingin.


"aku tunggu itu"ucap cici dan mematikan sambungan telfonnya.

__ADS_1


tut


"ah sial"teriak aldric frustasi ia sunggu sangat menghkawatirkan istri dan anak anaknya yang sudah pasti akan disakiti oleh wanita gila itu.


"apa yang terjadi kak?"tanya aswar


"cici sekarang dia menculik semua orang rumah aswar aku sangat menghkawatirkan istri dan anak anakku"jawab aldric.


"bagaimana caranya wanita gila itu bisa bebas dari penjara?"tanya fikar bingung pasalnya kasus yang dilaporkan pada cici itu adalah kasus berat kenapa dengan mudahnya ia bisa bebas dari penjara.


"sekarang kita tidak perlu tau dulu bagaimana caranya ia bebas dari penjara sekarang kita harus mencari tau kemana wanita itu membawa keluarga kita"ucap aswar


"tunggu saya akan mengecek cctv yang ada dirumah tuan aswar"ucap noval.


setelah berkutat dengan laptopnya selama satu jam akhirnya noval berhasil menemukan lokasi cici menyekap keluarga aldric.


"oke sekarang bawa berapapun anak buah yang kita punya karena kita tidak tau berapa jumlah musuh yang ada disana"ucap aldric dan diangguki oleh ketiganya.


1 jam kemudian aldric aswar novak dan fikar serta anak buah mereka sudah berada dirumah yang dimaksud oleh noval dan mereka berpencar.


setelah dipastikan bahwa didalam rumah tersebut memang ada keluarga mereka dan bukan jebakan akhirnya aldric dan aswar mencoba melawan anak buah cici yang ada di pintu depan sedangkan noval dan fikar melawan dari pintu belakang.


perkelahian pun tak dapat diindahkan walau jumlah anak buah yang aldric bawa cukup banyak tapi tetap saja kalah dengan anak buah cici yang menjaga rumah tersebut.

__ADS_1


"kak kita kalah jumlah"ucap aswar


"kita harus cari bantuan aswar"ucap aldric


saat aswar mencoba menghindar dan berniat meminta bantuan pada kepolisian tiba tiba beberapa mobil datang dan tampak pria pria bertubuh kekar dan berpakaian serba hitam turun dari mobil dan jumlah mereka cukup banyak langsung membantu anak buah aldric yang jumlahnya sudah semakin sedikit karena kebanyakan dari mereka terluka.


"siapa mereka?"tanya batin aswar


melihat itu aswar tak tinggal diam ia segera kembali membantu aldric yang sedari tadi melawan anak buah cici.


setelah cukup lama akhirnya anak buah cici tumbang juga dan tak tunggu lama aldric dan aswar segera masuk kedalam rumah itu dan alangkah terkejutnya ia saat melihat asyla yang pakaiannya berlumuran darah dengan aisya lh dan asraf yang ada disampingnya dan ashka yang terbaring dipangkuan asyla dengan darah yang mengalir diperutnya dan wajahnya sangat pucat serta bibirnya yang membiru.


secepat mungkin noval memanggil ambulance dan menelfon polisi untuk menangkap anak buah cici.


"maass"lirih asyla


"sayang apa yang telah terjadi pada ashka?"tanya aldric ia segera mengikat jas yang ia pakai pada perut ashka yang terus mengeluarkan darah.


asyla menggeleng ia masih nampak syok atas kejadian ini.


akhirnya ambulance dan polisi datang dan segera membawa ashka kerumah sakit ayah ruslan dan ibu nurma pun ikut didalam ambulance tersebut sementara kepolisian membawa semua anak buah cici.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya


salam cinta dari author😘


__ADS_2