
Dengan wajah khawatir bi mimah mendekati asyla dan duduk disamping asyla seraya mengelus punggung majikannya dengan lembut.
"nya perut nyonya sakit lagi ya?" tanya bi mimah.
"iya bi kram lagi tapi semakin lama semakin sakit"
"mau saya panggilkan dokter nyonya saya khawatir nanti nyonya kenapa kenapa, tuan juga baru pergi nya"
"enggak usah bi saya baik baik saja mungkin saya kelelahan, bibi bisa bantu saya naik kekamar saya mau baring bi" pinta asyla
"ayo nya biar bibi bantu"
bi mimah membantu asyla naik kekamarnya dan membaringkannya diranjang.
" nyonya mau saya buatkan lemon hangat?" tanya bi mimah
"iya bi tolong ya bi"
"iya nyonya tunggu sebentar bibi turun dulu nyonya jangan kemana mana nanti bibi kembali lagi"
bi mimah lalu bergegas turun kedapur membuatkan lemon hangat untuk majikannya.
setelah selesai bi mimah membawa lemon hangat kekamar majikannya, saat didepan pintu kamar asyla bi mimah mendengar asyla meringis kesakitan iapun masuk dan melihat air mata asyla yang menandakan perutnya semakin sakit.
"nya nyonya beneran nggak kenapa kenapa kan bibi khawatir nya, sebaiknya nyonya hubungi tuan"
"enggak bi mas aldric mungkin sudah ada dibandara saya nggak mau mengganggu pekerjaannya lagi pula saya hanya butuh istirahat sebentar juga sudah baikan, bibi bisa keluar saya mau tidur"
__ADS_1
dengan berat hati bi mimah keluar meninggalkan asyla dan turun kedapur.
sampainya didapur bi mimah terus memikirkan asyla ia sangat takut terjadi hal yang buruk denga majikannya.
bi mimah merogoh sakunya dan mengambil ponselnya lalu menghubungi aldric ia akan memberitahu kondisi asyla walau asyla sudah melarang tapi rasa khawatirnya melebihi permintaan asyla.
"maafkan saya nyonya ini demi kebaikan nyonya" batin bi mimah.
tut....tut....tut....
"hallo" jawab aldric ditelfon
"hallo tuan saya mimah tuan"
p
"*anu tuan nyonya"
"jawab yang benar bi ada apa jangan buat saya khawatir asyla kenapa"
"nyonya perutnya sakit dari tadi dia meringis kesakitan tuan saya sudah buatkan lemon hangat dan membawa nyonya kekamarnya"
"baiklah tolong jaga istri saya bi"
"iya tuan*"
aldric mematikan sambungan telfon dengan rasa khawatir yang memang sedari tadi menghantuinya, sebenarnya aldric sudah ada diatas pesawat dan sebentar lagi pesawat akan take off dari bandara.
__ADS_1
sementara ditempat lain asyla berbaring dan menyalakan tv setelah rasa sakit diperutnya mereda ia tidak mengantuk dan memilih nonton tv sebentar.
"mungkin pesawat mas aldric sudah berangkat".
asyla menyalakan tv dan mencari chanel yang ia sukai tapi saat mencari chanel drama korea favoritnya ia melihat berita yang mengabarkan pesawat tujuan kota J ke kota Y hilang kontak pukul 12:08 sesaat setelah pesawat take off dari bandara.
tubuhnya lemas seketika melihat berita itu ia sangat terkejut melihat maskapai penerbangan yang pesawatnya hilang kontak itu sama dengan pesawat yang ditumpangi aldric ke kota Y.
air matanya tiba tiba sudah membasahi pipinya entah sejak kapan asyla berteriak histeris sambil menangis.
bi mimah yang mendengar teriakan majikannya segera berlari kekamar asyla, saat ia masuk asyla sudah terduduk dilantai dengan wajah yang penuh air mata bi mimah berlari mendekati majikannya dan memeluknya.
"bi berita itu bohongkan bi? mas aldric bain baik aja kan bi?" tanya asyla dengan sesegukan.
bi mimah dibuat bingung" memang berita apa nya tuan kenapa bibi tidak mengerti nya?"
asyla menujuk tv dan bi mimah melihat kearah yang ditunjuk asyla ia sama terkejutnya dengan asyla dan mengerti apa yang menyebabkan asyla histeris seperti ini.
bersambung
kira kira apa ya yang terjadi selanjutnya?
.
.
.
__ADS_1
.