
PRANG......
suara jendela pecah menggema diruang makan ketika semua penghuni rumah itu sedang menikmati makan siang.
aisyah menangis sangat kencang karena kaget mendengar suara pecahan tersebut yang memang sangat keras suaranya.
sedangkan asraf hanya diam ia memang lebih seperti sikap dan sifat pipinya dingin dan datar.
aswar dan aldric serta ashka segera memeriksa apa yang sebenarnya terjadi.
saat mereka ingin memeriksanya dua orang asisten rumah tangga sudah mulai membersihkan pecahan kaca namun yang membuat mereka bingung adalah ada sebuah batu besar yang terbungkus kertas dan kertas tersebut bertuliskan "BERSIAPLAH MENANGIS" .
"apa maksud semua ini? dan siapa yang sudah berani melakukan ini?"tanya aswar.
"apakah kamu merasa ada yang sedang memusuhimu aswar?"tanya balik aldric
"aku rasa tidak kak"jawab aswar
"kakak akan menyelidikinya lebih dulu sebaiknya kita tetap waspada"ucap aldric
"bang kak sebenarnya apa yang terjadi?"tanya ashka bingung pasalnya ia selama ini tidak mengetahui apa saja yang terjadi dengan keluarga kakak kakaknya selama ia tidak ada dikota J.
__ADS_1
"dek nanti abang ceritain semuanya sama adek sekarang adek jaga kakak sama yang lainnya abang sama kak aldric mau cari tau siapa pelaku teror ini"ucap aswar
"iya bang hati hati"
"oh iya ashka satu lagi kalo ada gerak gerik yang mencurigakan kamu liat didalam atau diluar sekitar rumah ini cepat kabari kakak atau aswar dan jangan biarkan kakak kamu atau siapapun untuk keluar dari rumah ini ok"ujar aldric
"baik kak"jawab ashka yang semakin menambah rasa penasarannya sebenarnya apa yang terjadi selama ia tidak ada.
setelah memastikan keamanan rumah aswar untuk menjaga anggota keluarga yang lainnya terutama anak anak aswar dan aldric pergi kekantor aldric disana sudah ada noval dan fikar yang menunggu.
didalam mobil aldric sesekali mengumpat dan memukul stir kemudi ia sangat marah bahkan mata dan wajahnya merah menahan amarah pada pelaku teror itu ia akan menghancurkan siapapun yang berani mengusik ketenangan keluarganya.
45 menit akhirnya aldric dan aswar sampai di Aston group segera mereka kelantai paling atas gedung tersebut dimana ruangan aldric berada.
sampainya diruangan aldric noval dan fikar sudah sedari tadi ada disana dan setelah kehadiran sang empunya ruangan aldric noval fikar dan aswar segera ke ruang rahasia yang juga berada diruangan itu,sebenarnya noval bisa saja masuk karena ia juga mengetahui sandi ruang rahasia itu tapi ia lebih menghargai aldric.
"val loe lacak nomor plat kendaraan ini!"perintah aldric.
"itu nomor plat motor yang udah lempar batu kerumah aswar tadi siang"sambung aldric
novak segera melacak nomor plat kendaraan bermotor itu dan tidak butuh waktu lama ia sudah mengetahuinya.
__ADS_1
"ketemu pemilik motor itu tinggal di jalan XX no 69 al"ucap noval
"tunggu bentar gue kirim orang gue buat cek kesana"ucap fikar.
setelah menyebar beberapa anak buahnya untuk mengecek alamat yang noval sebutkan aldric mencoba menghubungi ashka untuk menanyakan kabar keluarga yang ada dirumah aswar.
tut.....tut.....tut.....
"hallo ashka"ucap aldric
"kejutan sayang"teriak penerima telfon ashka.
aldric terkejut bukan main mendengar siapa suara yang menjawab dari ponsel ashka.
bersambung
**ayo siapa ya kira kira yang pegang ponsel ashka dan apa yang akan terjadi selanjutnya? akan ada di eps selanjutnya jadi jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya
salam cinta dari author😘
mampir juga dikarya author yang lain judulnya Cinta Atau Dendam ceritanya enggaj kalah seru loh**..
__ADS_1