
25 menit perjalanan akhirnya asyla tiba dirumah sakit pak ari bergegas memanggil dokter.
dokter dan suster berlari kearah mobil asyla dengan membawa brankar lalu menidurkan asyla diatas brankar dan membawanya ke ruang persalinan.
melihat asyla sudah didalam ruang persalinan pak ari terus menghubungi aldric dan asisten noval tapi tetap nomor mereka tidak tersambung.
keduanya semakin cemas dengan keberadaan aldric dan kondisi asyla saat ini.
dokter keluar dari ruang persalinan dan memberitahu jika asyla tidak bisa melahirkan normal karena ada komplikasi pada kandungannya, pak ari dan bi mimah saling memandang mereka tidak tahu harus berbuat apa.
tiba tiba ponsel pak ari berdering dan mata pak ari terbelalak melihat nama kontak yang menghubunginya.
"tuan ini tuan yang menelfon"
"dok tunggu sebentar saya akan bicara dulu dengan majikan saya suami nyonya asyla"
"baiklah tapi jangan terlalu lama pasien harus segera ditindak air ketubanya sudah mengering kami takut terjadi sesuatu dengan bayinya"
pak ari mengangguk dan segera mengangkat panggilan aldric.
"*hallo tuan, tuan baik baik sajakan"
"iya ari ada apa kenapa kamu terdengar khawatir?"
__ADS_1
"tuan nyonya tuan nyonya masuk rumah sakit ketuban nyonya pecah dan saya sudah membawanya kerumah sakit kata dokter nyonya harus segera dioperasi karena air ketubannya sudah mengering karena kalau tidak nyawa bayi dikandungan nyonya jadi taruhannya*"
aldric terduduk lemas mendengar kabar yang disampaikan pak ari.
"*kenapa bisa seperti itu kandungan istri saya baru 7 bulan, apa yang terjadi?"
"tadi nyonya melihat berita kalau pesawat yang tuan tumpangi hilang kontak dan jatuh karena itu nyonya syok dan histeris sampai pingsan"
"baiklah ari saya masih ada dibandara saya tidak jadi berangkat, sekarang kamu katakan pada dokter lakukan yang terbaik untuk istri saya saya akan kerumah sakit sekarang"
"baik tuan*"
pak ari bernafas lega mendengar majikannya tidak naik kepesawat jatuh itu dan dalam keadaan baik baik saja, bi mimah pun sama leganya sekarang mereka menunggu aldric yang dalam perjalanan kerumah sakit.
sementara ditempat lain aldric dalam perjalanan bersama asisten noval menuju rumah sakit setelah mendengar kabar kalau asyla akan melahirkan ia hanya berfikir harus ada disamping istrinya disaat mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan anak anak mereka.
#flashback on#
aldric dan asisten noval batal berangkat karena aldric yang terus merasakan firasat buruk tentang istrinya, ia meminta pada manager keuangan di perusahaannya saja yang berangkat kesana mewakilinya setelah kondisi asyla membaik baru ia akan menyusul bersama noval.
noval sedikit kesal pasalnya mereka sudah duduk nyaman didalam pesawat aldric malah membatalkan niatnya kekota Y.
tapi noval mengerti jika aldric saat ini sangat mengkhawatirkan istrinya yang masih lemah dan harus ia tinggalkan keluar kota selama beberapa hari
__ADS_1
akhirnya hanya manager keuangannya yang berangkat dengan pesawat itu kekota Y.
baru beberapa menit take off pesawat tersebut dinyatakan hilang kontak dan jatuh diperairan selat M.
aldric dan noval yang masih berada di bandara sedang menunggu kabar selanjutnya tentang pesawat tersebut mereka sampai lupa mengaktifkan ponselnya karena khawatir dengan nasib manager keuangannya yang ia utus kekota Y.
setelah 3 jam menunggu barulah ada kabar bahwa pesawat tujuan kota J - kota Y jatuh dan kondisi pesawat hancur karena menghantam sampai dasar laut.
mereka sangat syok dan mencoba menghubungi keluarga kalau mereka baik baik saja barulah aldric tersadar ponselnya sedari tadi ia mode pesawatkan dan ia lupa untuk mengaktifkannya kembali karena khawatir dengan nasib karyawannya yang ada dipesawat tersebut.
#***flashback off#
bersambung***.
.
.
.
.
.
__ADS_1