
ibrahim yang sudah tau kalau aldric akan menangkapnya segera kabur dari hotel tempat acara tersebut tapi sebelum keluar dari pintu hotel ibrahim tidak sengaja menabrak ashka dan aswar hingga mereka terjatuh.
"woi mas liat liat dong kayak lari dikejar setan aja sih"teriak kesal ashka tanpa tau siapa sebenarnya yang menabraknya.
ibrahim berdiri dan menoleh kearah suara yang meneriakinya.
"maaf saya tidak sengaja sa...."sebelum ibrahim selesai bicara ia sudah menyadari siapa yang ia tabrak hingga terjatuh.
"mas ibra..him mas ibrahim kan? sedang apa mas disini? dan kenapa mas berlari sepertu tadi?"tanya aswar beruntun kepada ibrahim
"maaf aswar ashka aku tadi hanya terburu buru saja maaf karena aku kalian sampai terjatuh maaf"ucap ibrahim
"tapi mas....."sebelum aswarbbertanya ibrahim sudah lebih dulu pergi keluar meninggalkan hotel itu.
"apa yang sebenarnya membuat mas ibrahim berlari seperti itu dan kenapa ia seperti dikejar seseorang?"batin aswar.
"bang apa kau lihat tadi mas ibrahim seperti menghindari sesuatu?"tanya ashka
"iya abang juga merasa seperti itu tapi sudahlah itu urusan mas ibrahim lagi pula mas ibrahim sudah tidak ada hubungan apa apa lagi dengan kak asyla"jawab aswar walau sebenarnya ia juga bertanya tanya ada apa dengan ibrahim tidak seperti biasanya ia bertingkah seperti tadi.
__ADS_1
akhirnya aswar dan ashka naik kegedung tempat acara asyla dan aldric dilangsungkan karena mereka tadi ada urusan sedikit sehingga sesaat acara selesai mereka meninggalkan tempat acaranya.
"aswar ashka kalian dari mana kakak cari dari tadi nggak kelihatan batang hidungnya?"tanya asyla.
"maaf kak tadi kami ada urusan sebentar maaf tidak memberitahu kakak dan buat kakak khawatir"jawab aswar sambil menjewer kedua telinganya tanda menyesal.
"hmm baiklah kali ini kakak memaafkan kalian"asyla tersenyum melihat tingkah adiknya itu.
"tapi kak saat kami mau masuk kehotel ini kami bertabrakan dengan mas ibrahim sampai terjatuh tadi"ucap ashka.
"apa mas ibrahim? apa dia juga tadi hadir diacara ini?"tanya asyla.
asyla bertanya tanya karena ia tidak mengundang ibrahim ia merasa tidak ingin mengundang ibrahim karena itu hanya melukai ibrahim saja fikir asyla.
"dimana kalian bertemu pria itu?"tanya aldric ia dari tadi hanya mendengarkan percakapan kakak beradik itu.
tapi setelah mendengar nama ibrahim aldric angkat suara ia sampai tidak menyebut nama ibrahim saat bertanya pada aswar dan ashka.
"di lobi mas iya tadi mas ibrahim berlari seperti sedang menghindari sesuatu bahkan sampai menabrak kami berdua"jawab ashka.
__ADS_1
"abang merasa ada yang aney dengan sikap mas ibrahim tadi kak"tanya aswar pada asyla.
"mungkin mas ibrahim hanya bertemu dengan seseorang dihotel ini dan ia buru buru pergi makanya sampai menabrak kalian dek"jawab asyla.
ia berusaha berfikir positif meskipum dalam hati dan fikirannya ia juga bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi dengan ibrahim.
"hei apa kau mengkhawatirkannya?"tanya aldric yang melihat asyla melamun.
"eh tidak mas aku hanya bingung saja dengan yang dikatakan ashka tadi kalau mas ibrahim seperti menghindari sesuatu,apa dia dalam masalah ya?"
"sudahlah tidak usah difikirkan dia bisa mengurus dan menjaga dirinya sendiri"aldric kesal melihat asyla yang masih mengkhawatirkan ibrahim.
"hmm semoga mas ibrahim baik baik saja"
setelah acara selesai kedua keluarga itupun meninggalkan hotel itu dan kembali kekediaman kusuma.
bersambung
sampai sini dulu yah readers semoga suka.
__ADS_1