
keesokan harinya
"sayang mas berangkat dulu yah jaga diri baik baik dan jangan keluar dari rumah jika tidak mendesak dan kalau ada apa apa kamu kabarin mas ya"titah aswar ia akan berangkat bekerja untuk mengecek keadaan travel miliknya yang sudah seminggu ini ia tinggalkan jika saja bukan hal yang penting ia tidak akan meninggalkan kaira dirumah walaupun banyak bodyguard mas aldric tapi tetap saja ia merasa khawatir jika kaira tidak berada didekatnya.
"iya....iya....iya mas aku denger kok mas udah tujuh kali loh bilang gitu bosen aku dengernya"ucap kaira dengan memanyunkan bibirnya ia kesal dengan aswra yang sedari mengulang ulangi kata katanya sampai sampai kaira bisa mengingat kata perkata yang aswar ucapkan😂
"mas hanya mengingatkanmu sayang karena jujur dari semalam perasaan mas enggak enak mas merasa seperti akan terjadi sesuatu"
"mungkin hanya perasaan mas saja"ucap kaira menenangkan suaminya agar ingin pergi bekerja ya tentu saja ia hari ini akan menemui fikar.
"maafkan aku mas aku terpaksa berbohong padamu"batin kaira menatap suaminya.
"ya sudah kalau begitu mas pergi dulu ingat kalau ada apa apa cepat hubungi mas"tegas aswar.
"iya mas iya kamu kapan perginya kalau dari tadi ngoceh kayak kereta api panjang banget enggak ada habisnya"
"yasudah mas pergi,,,assalamualaikum"ucap aswar sambil menyodorkan tangannya kepada kaira dan kaira menyambut tangan suaminya lalu menciumnya.
__ADS_1
aswar mencium kening kaira cukup lama ada perasaan aneh perasaan ia yang tidak ingin meninggalkan kaira andai aswar tau setelah ini apa yang akan terjadi dengan kaira ia tidak akan meninggalkan istrinya barang satu detikpun.
setelah banyak ocehan dan titah dari yang mulia aswar😁 akhirnya aswar berangkat bekerja dan melihat mobil aswar yang sudah menjauh dari rumah kaira segera berlari masuk dan memanggil mang dadang untuk mengantarnya kesupermarket karena hanya dengan alasan seperti itu kaira bisa keluar dari pengawasan bodyguard kakak iparnya.
"mang kita kesupermarket dijalan xxx ya"
"loh nyonya bukannya itu terlalu jauh supermarket dekat sini kan juga banyak nyonya?"tanya mang dadang bingung.
"iya aku tau mang tapi supermarket sekitar sini itu kurang lengkap dan memang ada bumbu yang mau aku beli"kilah kaira mencoba menyakinkan mang dadang.
"iya mang dadang mamang tenang aja kayak aku mau pergi aja"
"maaf nya tapi itu memang sudah perintah tuan"
"iya iya mang kita ya udah sekarang kita jalan"
"oh iya bu"
__ADS_1
"maaf mang mungkin tindakanku ini akan membuatmu dalam kesulitan untuk beberapa saat tapi semua ini harus aku lakukan agar masalah ini tidak berlarut larut dan sampai membuat seseorang terluka dan jika ada yang terluka itu harusnya aku karena akulah yang membawa masalah ini,,,mamah papah tolong maafkan kaira restui kaira untuk meluluhkan hati kak fikar dan meluruskan kesalahpahaman kak fikar padaku mah pah,,,mamah papah kaira rindu sangat rindu dengan kalian semoga kalian ditempatka. disisinya aamiin" batin kaira ia meneteskan air mata entah apa yang akan terjadi setelah ini tapj yang jelas ia sudah berusaha untuk mengakhiri masalah ini.
sedangkan mang dadang yang melihat dari spion majikannya meneteskan air mata bingung "mengapa nyonya menangis apa yang sedang ia fikirkan?"gumam mang dadang dalam hatinya.
bersambung.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1