Kisah Pendekar Dewata

Kisah Pendekar Dewata
01. Awal mula


__ADS_3

Di puncak gunung Bamba puang. Didalam sebuah rumah panggung, sembilan orang yg sedang duduk bersila. Tampak terlihat delapan lelaki dan satu orang wanita.


Seorang yg lebih tua, duduk didampingi oleh seorang wanita. Yang ternyata adalah ibu dan ayah, dari ke tujuh pemuda yg sedang duduk bersila dihadapan keduanya.


'' Anakku sekalian....,! kini tiba saatnya ketentuan takdir, harus kalian jalankan bersama '' kata sang ayah kepada ke tujuh putranya.


Sang ayah sebenarnya berat hati, untuk melepas ke pergian anak2nya, tapi karena itu tugas yg telah di amanatkan dari Dewata, dia harus rela untuk berpisah dgn anak2nya.


'' Kami telah siap....ayah !" kata La wellang, yg merupakan anak pertama dari ke tujuh bersaudara.


" Anakku.....! kalian ber tujuh telah aku ajarkan, semua ilmu yang ku miliki. "


" Kalian semua telah di gembleng, mulai dari ilmu dasar sampai ilmu yg paling tinggi. Untuk ukuran kultivator alam dunia, tingkatan kalian telah sampai di puncak tertinggi kultivasi.


Karena tingkat kultivasi yg sekarang adalah :


# Tingkat dasar terbagi yaitu dasar 1,2,3


# Tingkat pendekar muda


# Tingkat pendekar utama


# Tingkat pendekar perwira terbagi 3 yaitu : dasar, menengah, puncak


# Tingkat pendekar raja terbagi 5 yaitu : 1- 5


# Tingkat pendekar pertapa terbagi 3 yaitu : biasa, menengah, pertapa dewa


# Tingkat pendekar suci terbagi atas 9 yaitu : 1 - 9


# Tingkat pendekar dewa terbagi 3 yaitu : awal, menengah, puncak


# Tingkat pendekar dewa abadi terbagi 3 yaitu awal menengah,puncak


#Tingkat pendekar dewata terbagi 2 yaitu awal, akhir


# Tingkat pendekar Hampa ( tingkat yg hanya dapat diraih oleh dewata yaitu dewa tertinggi).


" Itulah tingkatan kependekaran yg ada saat ini. Dan kalian telah berada di tingkat pendekar suci tahap akhir. "


" Karena mustahil..,! ada seorang kultivator yang mampu, mencapai tingkat pendekar dewa dan selanjutnya, tanpa penempaan tubuh serta struktur tulang yang istimewa, " Kata sang ayah menjelaskan.


'' Sekarang, aku jelaskan kepada kalian semua, dikemudian hari akan banyak muncul, huru hara serta kekacauan yg akan terjadi di daratan kita. "


" Tugas kalian adalah, menyebar didaratan selatan, membangun kekuatan dan mengajarkan ilmu kalian,serta membentuk klan2 kalian masing2. "


" Hingga saat terjadiinya era kekacauan. Para pahlawan dari klan kalian, dapat ikut andil dalam membasmi angkara murka " kata sang ayah menjelaskan.


" Ayah akan bagikan, senjata pusaka Dewata dan kitab dewata kepada kalian semua " sambung sang ayah.


" La wellang ....., sebagai kultivator angin, senjata yg cocok untuk kamu adalah Pedang bayu hitam. Ditanganmu semoga pedang ini bisa berjaya " kata sang ayah sambil melambaikan tangannya, dua buah benda langsung muncul dari ruang hampa.


" Dan ayah juga titipkan kitab formasi kepadamu, untuk kau wariskan kepada anak cucumu kelak. "

__ADS_1


" Anakku La Wata....., karena lebih suka menggunakan tangan kosong, maka ayah memberikanmu pusaka Dewata, zirah naga emas dan kitab pusaka Perubahan elemen " Kata sang ayah sambil memberikan kedua pusaka itu.


" Anakku La jaga......! karena elemenmu adalah elemen petir, ayah akan berikan tombak pusaka yaitu tombak raja petir dan sebuah kitab dewata yaitu kitab tombak petir dewa abadi " kata sang ayah sambil memberikan kedua pusaka itu.


" Anakku La Baco.......! elemenmu adalah elemen api, kuberikan kitab Murka dewa api, karena keahlianmu adalah memanah, maka ayah berikan padamu pusaka Gandewa Api " kata sang ayah sambil memberikan kedua pusaka itu.


" Anakku La Tang.......! kamu adalah pengguna elemen es, maka ayah memberikanmu pusaka Pedang Es biru serta kitab pusaka Inti es " kata sang ayah sambil memberikan kedua pusaka itu.


" Anakku La Purru ........! ayah akan memberimu, tombak pusaka naga air serta kitab penguasa samudra " kata sang ayah sambil memberikan kedua pusaka itu.


" Dan anakku La Kawaru.......! kamu adalah kultivator tanah, maka ayah akan memberimu, pusaka pedang inti bumi serta kitab pusaka Alkemis dari Dewa obat yaitu Kitab Raja obat " kata sang ayah.


" Dan ada lagi kitab penempaan senjata yaitu kitab Seribu penempa dewa kuberikan kepada mu La Kawaru " kata sang ayah sambil memberikan ketiga pusaka itu.


Umur La Kawaru baru menginjak 18 tahun, tapi dengan ketekunan dan kesabaran nya, ia pasti cepat memahami ilmu Alkemis dan penempaan senjata. Di masa yg akan datang, keturunan mereka jadi tdk kekurangan senjata apabila suatu saat di perlukan.


#####


Siapakah sang ayah dan ibu, dari tujuh bersaudara ini ? dia adalah wakil dari Sang Dewata. Dia terlahir dengan nama La Pajung Karama, dia tangan kanan Dewata yang merupakan dewa tertinggi. Yang terlahir dari ras manusia yg mencapai keabadian.


La Pajung Karama, kultivator yang pernah menggetarkan langit ribuan tahun yg lalu. Hingga membuat Sang Dewata kagum hingga mengangkatnya sebagai wakilnya.


La Pajung Karama seorang yg tampan rupawan, dia sangat di kagumi para Dewi di kayangan. Hingga membuat Sang Dewi we Cudai, putri dari Sang Dewata jatuh hati padanya.


Sang Dewata merestui hubungan mereka, dengan syarat apabila bersungguh sungguh mencintai Sang Dewi, dia harus turun kedunia bersama Sang Dewi.


#####


" Anakku sekalian, berangkatlah menurut langkah kakimu. Menyebarlah.....! semoga Dewata merestui kalian. "


" Supaya anak cucu kalian, nanti saling mengenal satu sama lain " kata La Pajung Karama menjentikkan jarinya, mereka masing2 mendapatkan satu gelang yang menempel di bahu kirinya.


" Gelang itu adalah ruang penyimpanan, yang bisa memuat barang2 ataupun makhluk hidup sekalian. Agar dalam pengembaraan, kalian tidak repot membawa barang yg banyak.


Masing2 dari kalian, telah kuberikan harta yg melimpah. Serta sumber daya yg tumbuh subur di dalam gelang kalian.


" Bagaimana cara menggunakan nya ayah? " tanya La wellang antusias.


" Caranya, cukup fokus saja ke gelang kalian. Setelah itu akan tampak isi didalamnya. "


La Pajung Karama pun menjelaskan cara kerja gelang tersebut.


Mereka serentak mencoba, apa yg di katakan La Pajung Karama. Tak lama kemudian mereka tersenyum, takjub dengan isi di dalam gelang mereka.


Koin emas yg menumpuk serta perak, dan sumber daya yg begitu banyak. Belum lagi senjata pusaka tingkat bumi dan langit, serta kitab2 yg tersusun rapi, ada di dalam gelang mereka.


Mereka pun segera pamit pada ibunda tercinta, yang menatap anak2 mereka dengan linangan air mata. Kesedihan seorang ibu, yg akan berpisah dengan anak2nya, sungguh tidak dapat di lukiskan dengan kata2, setelah mereka berpamitan mereka pun keluar dari rumah.


" Anakku La Kawaru....!jangan lupa setelah kamu menemukan jodoh, segeralah kembali karena setelah itu ayah dan ibumu akan kembali ke alam Dewa " pesan La Pajung Karama kepada putra bungsunya.


" Baik ayah."


Mereka bertujuh langsung berangkat, dengan menggunakan ilmu meringankan tubuh. Hingga dalam sekejap mata, mereka telah menghilang dari pandangan kedua orang tuanya.

__ADS_1


######


# Lima ratus tahun kemudian #


Di Gunung Bamba puang


Masih memperlihatkan panorama yang asri, hampir mirip dengan keadaan lima ratus tahun yang lalu, yang membedakan hanya di lereng serta lembahnya, terlihat sudah banyak rumah yang tersusun rapi.


Para penduduknya, sangat bersemangat dalam menjalankan aktifitasnya. Mereka terbagi menjadi beberapa profesi.


Pekerjaan mereka ada yang bertani sumber daya. Untuk di jual kepada para alkemis, yang banyak terdapat di klan mereka. Ada juga berprofesi sebagai penempa senjata, dan menjadi pemasok senjata, bagi kerajaan kecil maupun yg besar di sekitar mereka.


Klan Kawaru...,! demikian mereka menamai klan mereka, diambil dari nama moyang mereka, La Kawaru anak bungsu dari La Pajung Karama.


Klan Kawaru sangat maju perekonomiannya. Banyak klan lain yang iri ke pada mereka, tapi mereka tdk berani untuk memperlihatkan rasa iri mereka. Sebab klan Kawaru terkenal, dengan kehebatan para penduduknya.


Klan Kawaru saat ini dipimpin oleh seorang pemimpin Klan yang bernama La jala Kawaru, dia adalah kultivator di tingkat pendekar suci level lima.


La Jala Kawaru, adalah generasi kelima dari klan Kawaru. Dia seorang duda beranak satu, usianya saat ini sdh mencapai 100 tahun.


La Jala Kawaru hanya memiliki seorang putra, tapi sudah lebih dari lima puluh tahun silam pergi meninggalkan klan, karena tdk mau di jodohkan dengan pilihan dari La Jala bapaknya.


Sedih hati La Jala Kawaru di tinggal anak semata wayangnya.


Apa lagi, dia sudah tidak memiliki penerus pimpinan klan Kawaru, hingga dia merasa berdosa ke pada leluhur, karena tidak ada lagi penerus sebagai pemimpin klan.


Nama anaknya adalah La Lido Kawaru, dari keturunan La Lido inilah yang bakal menjadi MC kita kelak. ( yg sabar ya para reader ).


La Lido Kawaru, setelah meninggalkan klannya, sudah tdk memakai nama Klannya. Dia memperkenalkan diri dengan nama La Lido saja, dia berkelana sampai ke kerajaan Talabangi.


Sepak terjangnya yang melawan kebatilan, menjadi buah bibir di kerajaan itu. Sehingga raja Petta Lasiming, menjadikannya sebagai jendral kerajaan, serta menikahkan La Lido dengan putrinya.


La Lido memiliki tiga orang anak, dua laki2 serta seorang perempuan. Dan anak ke dua dari La Lido yang bernama Petta Sompe, menikah dgn putri tunggal kerajaan Bungaya.


Dari perkawinan Petta Sompe, lahirlah dua orang putra yang pertama bernama La galigo dan yang ke dua bernama La Barani.


Dibawa bimbingan Petta Sompe, Putra Mahkota La galigo serta pangeran La Barani tumbuh menjadi sosok yang baik dan cerdas.


Al kisah suatu hari La Galigo dan La Barani sedang bermain, di taman belakang istana kerajaan.


"Adik bagaimana kalau kita main sembunyi2an, pasti asik tuh " ajak la galigo kepada adiknya.


" Ayo kak.....siapa takut ! " jawab sang adik, tapi kakak yg duluan mencari, nanti adik duluan sembunyi.


" Baik...! tapi jangan jauh2 sembunyinya, nanti kakak kesulitan mencarimu " kata sang kakak.


La Barani pun langsung bersembunyi, di belakang pohon bambu yang lebat. Tanpa ia sadari, ada sesosok Mahluk yang diam2 memperhatikannya.


Setelah Mahluk itu menjentikkan tangannya, La Barani langsung tak sadarkan diri.


######


# Maaf kalau banyak kesalahan dalam menulisnya soalnya author baru belajar menulis dimaklumi sj yah para reader #

__ADS_1



__ADS_2