Kisah Pendekar Dewata

Kisah Pendekar Dewata
05. Tehnik Penempaan Tubuh Baja


__ADS_3

Suara kecapi dengan syair cinta yang memilukan, mengiringi kehadiran mentari di dalam ruang dimensi.


syair2 seorang yang patah hati, menyertai alunan musik kecapi bagaikan seorang pecinta yang gagal karena ditinggal oleh sang pujaan hatinya.


" Dia yg mana..? yg mampu meraih sari....bunga cintamu "


" Dia siapa....? yg mampu mengalihkan, rasa setiamu "


" Tidak kuduga...! semua terjadi, kau tinggal pergi, tanpa terhenti "


" Kini...! kau telah pergi, takkan kembali. Tinggalkan sunyi....!


Begitulah sepenggal syair2 yang di nyanyikan. Ternyata yg bernyanyi adalah MC kita La Barani, dia ternyata telah mahir memainkan musik kecapi, bahkan sudah dimainkan dengan syair lagu.


" Bagus muridku...! kamu telah pandai bermain kecapi dengan sebuah lagu, Hehehe....!! "


" Selamat...selamat,! kamu bukan saja berbakat dalam kultivasi, tetapi juga berbakat dalam bidang seni musik " kata Kuti kagum kepada La Barani.


" Hais... guru terlalu memujiku, padahal...semuanya berkat bimbingan dari guru " kata La Barani sambil tersenyum malu2.


" Ada apa guru....??, guru darimana saja ? semalaman tidak pulang2, murid jadi cemas ditinggal oleh guru " tanya La barani, sebab tidak seperti biasanya, gurunya keluar tanpa memberitahunya.


" Guru ada urusan mendadak, Dewata menyuruh guru untuk menghadap. Beliau memberikan konsep, untuk pelatihan kamu selanjutnya."


" Untuk selanjutnya, kamu akan melakukan pelatihan Penempaan tubuh Baja."


" Tapi pertama tama, yang harus dilakukan adalah mendorong tingkatan kamu ke tingkat Pendekar Utama. Karena guru khawatir, tubuhmu tidak mampu menjalaninya, tanpa menerobos ke tingkat pendekar utama " kata Kuti lebih lanjut.


" Baik guru..,! murid mengerti " kata La Barani.


" Pertama tama kamu tetap menjalankan latihan rutin, kali ini beban kamu akan bertambah jadi 200 kg dengan putaran sebanyak 500 putaran. Setelah selesai, kamu akan mengkonsumsi buah semangka langit ini " Kata Kuti kepada muridnya, sambil mengeluarkan buah semangka yang dimaksud.


Tampak buah semangka yang berwarna kuning, sebesar kepalan orang dewasa berada di tangan Roh Kuti.


Dia menjelaskan, bahwa nama semangka itu adalah semangka dewa.


La Barani langsung melakukan latihan rutinnya, setelah gurunya menambahkan beban yg ada di ranselnya. Ia heran melihat ransel itu langsung bertambah beratnya, padahal besarnya masih seperti sewaktu pertama kali dia berlatih, walaupun sudah ditambah berulang kali.

__ADS_1


Dia berlari masih seperti biasa, tidak tampak bahwa dia kesulitan karena bebannya bertambah. Itu semua berkat dari pelatihan tenaga dalamnya, untuk saat ini dia sudah memiliki lingkaran tenaga dalam sebanyak 70 lingkaran.


La Barani berharap, setahun lagi untuk ukuran waktu di dunia luar, dia akan bisa mencapai tingkatan pendekar raja, itu adalah targetnya kedepan.


Guru Kuti mengamati pelatihan muridnya dengan pandangan yg takjub, soalnya kultivator yg jenius dari yg jenius pun, tidak bakalan mampu melakukan pelatihan seperti La Barani, dalam usia yang sama.


" Ini adalah berkat dari Dewata, tanpa campur tangannya mungkin tidak akan bisa seperti ini " kata Kuti dalam hati.


Setelah matahari naik sepenggalan tombak. Akhirnya La Barani menyelesaikan larinya. Dia lalu menghampiri gurunya yg duduk di atas bale2 didepan rumah.


" Kamu beristirahat dulu muridku..! aku akan mempersiapkan pelatihanmu selanjutnya."


" Kamu akan melanjutkan pelatihan sore nanti, jadi gunakan waktumu untuk beristirahat " Katanya sambil beranjak dari duduknya.


Kuti bergegas kebelakang rumah, menuju kolam yang telah ia persiapkan. kolam itu ternyata semacam periuk dari besi, dengan diameter dua meter persegi.


Didalam kolam itu, sudah berisi air yg berwarna kehijauan, serta bermacam macam sumber daya yang telah disesuaikan tawarannya.


Roh Kuti menempelkan telapak tangannya kolam kuali, seketika esensi api putih telah keluar dari tangannya. Itu adalah jenis api yg tertinggi, yg panasnya tidak dapat diukur dengan kata2.


Dalam waktu 5 menit saja, air didalam kolam sudah mendidih, dan sore nanti siap digunakan untuk muridnya berlatih.


####


Guru Kuti telah duduk bersama La Barani di bale2 yg ada didepan rumah.


Guru Kuti mengeluarkan Semangka Dewa, ia lalu menyuruh La Barani untuk segera memakannya.


" Makanlah buah semangka dewa ini, setelah itu seraplah khasiatnya " perintahnya.


" khasiat dari Semangka Dewa, untuk meningkatkan kekuatan serta mendorong kultivasi hingga mencapai 2 atau 3 tingkatan " kata Kuti kepada muridnya.


" Baik guru..! murid siap melaksanakannya " kata La barani.


Tanpa buang waktu lagi, ia memakan buah itu yg rasanya manis. Kemudian ia duduk bersila, mempraktekkan seni pernafasan Pammasena Dewata lembaran kedua yaitu : rasa.


Labarani serta merta merasakan panas membara di sekujur tubuhnya, rasa sakit dan panas menerpa di seluruh dantiannya. Tapi itu semua dia tahan, karena dia mengingat nasihat gurunya, bahwa segala sesuatu itu ada harganya.

__ADS_1


Perlahan tapi pasti, panas ditubuhnya mengalir deras ke titik2 meridiannya yg belum terbuka. Dia berusaha dengan sekuatnya, menahan hawa panas itu dengan mendorong kesegala arahyang ada di dalam tubuhnya.


Semua urat nadi yg ada di tubuhnya, membesar dan otot2 nya membengkak serta keringat membasahi dahinya.


La Barani berusaha mengambil kesadarannya. Agar tetap terjaga, sehingga proses ini berjalan dengan lancar.


La Barani merasakan, panas yang ada dalam tubuhnya perlahan mulai hilang. Berganti dengan rasa sejuk aliran energi murni dari semangka dewa.


Dia merasakan dantiannya terbuka sebanyak dua buah, yaitu satu di bawah paru2 dan satu nya lagi di bawah jantungnya.


Jadi saat ini, dantiannya berjumlah lima buah. Sedang dia merasakan lagi, meridiannya telah terbuka sebanyak dua ratus lima puluh titik.


Dia tersenyum setelah menyadari itu semua, lalu dia tidak ingat apa2 lagi. Diapun pingsan disamping gurunya, yang mengawasi proses penyerapannya dengan seksama.


####


Labarani terbangun dari pingsannya, dia merasakan sakit di seluruh tubuhnya.


Lalu gurunya yang ada disampingnya, memberikan sebuah pil penghilang rasa sakit serta sebuah pil penambah tenaga, sehingga rasa sakitnya langsung hilang.


Setelah benar2 sembuh dia merasakan kekuatannya bertambah. Dia juga sudah mampu mengukur tingkatan kultivasinya.


Alangkah terkejutnya La Barani, setelah menyadari dia sudah sampai di tingkat pendekar raja tingkat satu.


Berarti dia sudah melewati tingkatan Utama serta perwira, menerobos langsung lima tingkatan. Sebuah pencapaian yang menakjubkan, bukan saja bagi dirinya tetapi juga gurunya yang menyadari akan itu.


" Wah..! benar2 calon pendekar super, kamu adalah jenius yg langka " kata gurunya.


" Itu semua atas bimbingan guru " katanya merendah.


Bukan apa2, karena transfer pengetahuan yg di berikan gurunya melalui keningnya. Yang memberikan info lengkap, tentang cara berkultivasi dengan sempurna.


" Mari kita kebelakang rumah, kamu harus berendam dulu, sambil menyerap khasiat dari sumber daya. Agar kekuatan tulang kamu bisa meningkat " ajak Kuti kepada muridnya.


Merekapun berjalan kebelakang rumah, dikolam yg sudah tersedia.


Air dikolam itu masih hangat, Kuti lalu menyuruh muridnya berendam didalam kolam, serta memberikan instruksi.

__ADS_1


" Seraplah sumber daya semampumu, lalu alirkan kedalam dantianmu. Bertahanlah walaupun itu menyakitkan, karena dibalik kerja keras, ada hasil yg akan engkau capai murid ku " kata Kuti menyemangati muridnya.


######


__ADS_2