Kisah Pendekar Dewata

Kisah Pendekar Dewata
06. Tehnik Penempaan tubuh Baja 2


__ADS_3

Tanpa terasa sudah berjalan tiga hari, proses pelatihan La Barani didalam kolam sumber daya.


Sudah berapa kali ia menerobos, saat ini dia sudah berada di tingkat raja tahap lima, sebentar lagi dia akan menerobos ke tingkat pertapa.


Sebuah pencapaian yg sangat fenomenal, gurunya beberapa kali mengatakan ia adalah monster kultivasi. Betapa tidak, di usianya yang sebentar lagi baru menginjak tujuh tahun, dia sudah sampai kejenjang tinggi.


Terdengar lagi suara dentuman ditubuh La Barani, sepertinya dia menerobos sekali lagi.


" Krak ... krak...krak, terdengar suara tulang berbunyi, bersamaan dengan teriakan La Barani. Aaaghk... aduh...sakit guru " katanya ke pada gurunya.


" Bertahanlah muridku..!! " dia serta merta membantu menyalurkan tenaga murni kepunggung muridnya.


La Barani merasa hangat setelah mendapat bantuan dari gurunya, rasa sakitnya pun perlahan lahan hilang.


" Kamu istirahat dulu muridku, setelah pulih kita akan melanjutkan pelatihanmu " kata Kuti, sambil membantu muridnya keluar dari dalam kolam.


######


Sudah lima hari La Barani tertidur, setelah pelatihan dikolam sumberdaya.


Dia sangat kelelahan, itu bisa di maklumi. Karena meski bagaimanapun, dia hanyalah bocah berumur 6 tahun.


Gurunya senantiasa berada disampingnya, mengawasi sang murid dengan seksama, sudah berapa banyak pil penambah stamina yg dia berikan kepada muridnya.


Akhirnya menjelang malam, La Barani pun terbangun. Dia tampak kelihatan sangat kuat, apalagi dengan kultivasi yg sudah mencapai tingkat pertapa biasa, membuat aura disekelilingnya menjadi tertekan.


" Akhirnya kamu bangun juga muridku " kata Kuti.


" Guru...! kalau boleh tahu, berapa lama aku tertidur !? " tanya La Barani kepada gurunya.


" Kamu tertidur selama lima setengah hari " Jawab Kuti.


" Apa... lima... hari...,!!? " La Barani terkejut, dia tidak menyangka akan tertidur selama itu.


" Bagaimana guru,? apa aku harus melanjutkan kultivasi di kolam ? " tanya La Barani kepada gurunya.


Sebagai murid, dia harus menunjukkan ke seriusannya dalam berlatih. Agar gurunya senang.


" Cukup dulu untuk saat ini,! dengan pencapaianmu, sekarang kamu tidak perlu ter buru2, sebab pondasimu belum sepenuhnya matang pada tingkat pertapa " kata gurunya.


" Kamu harus lebih giat lagi dalam menempa fisikmu, serta mempelajari jurus2 tangan kosong dan senjata " Kata gurunya lebih lanjut.


Guru Kuti lalu memberikan dua buah kitab kepada La Barani, satu kitab jurus tangan kosong yang bernama Kitab Megananda dan satu buah kitab senjata yaitu Kitab Niat Hati mengukir jiwa.


La Barani membuka kitab Megananda, yang terdiri dari tujuh jurus yang isinya dua jurus metode dasar serta kuda2, sedang kitab Niat hati mengukir jiwa, dia simpan dibalik bajunya.


" Coba kamu pelajari jurus demi jurus dari gerakan dasar dalam kitab itu, jangan kamu pelajari jurus selanjutnya, Pabila kamu belum mahir pada kedua jurus tersebut."


" Guru rasa kamu akan mudah mempelajarinya, sebab semuanya telah ada dalam ingatanmu, yang guru tanamkan sewaktu kamu menyerap semangka dewa " kata Kuti menjelaskan.


La Barani memperagakan, kuda2 serta gerakan2 yg ada di kitab Megananda tanpa kesulitan, karena memang sudah ada di ingatannya tentang jurus2 teraebut.


Guru Kuti memperhatikan sejenak, lalu ia mengeluarkan kecapinya.


tembang kenangan langsung mengalun di sore itu, mengiringi gerakan2 La Barani. Sampai tengah malam La Barani berlatih, mengulang ulang gerakan dari kedua jurus dasar Kitab Megananda. Dia dengan tekun berlatih, mengikuti arahan dari sang guru apabila ada gerakan nya yang salah.


######


Di dunia luar,


Di kerajaan Bungaya, tampak para prajurit sibuk membuat panggung di alun2 kerajaan.

__ADS_1


Tampaknya akan di laksanakan sebuah perhelatan besar. Kabarnya semua perguruan besar maupun kecil, akan datang ke Kota raja untuk menghadiri Turnamen, yang diadakan setiap lima tahun sekali.


Hadiah yang dikeluarkan pun sangatlah besar, yaitu jutaan koin emas. Belum lagi sumber daya dan kitab2 tingkat tinggi serta Pusaka tingkat bumi.


Peserta yg akan bertanding adalah bakat2 jenius dari perguruan2, yang ada di Kerajaan Bungaya. Baik itu dari aliran putih, netral, serta aliran hitam pun turut andil, dalam turnamen ini.


Karena raja Bungaya memiliki pemikiran tidak ada yg hitam maupun putih. Yang ada hanyalah faktor manusianya saja, yang menyebabkan angkara murka.


####


Sementara itu di istana Raja,


Petta Sompe sebagai Raja sementara, sebelum Putra Mahkota La Galigo dewasa dan naik tahta. Sedang mendengarkan laporan dari mentri istana, tentang persiapan dan kesiapan panitia.


Setelah mendengarkan laporan hulu balang yg ditugaskan dalam turnamen itu. Ia sangat puas dengan kinerja para Abdinya, dan ia pun memanggil para jendral, untuk melakukan pengamanan di setiap rute yang akan di lalui oleh para peserta, sebagai bentuk kepedulian kepada para peserta.


Dia tidak mau, para penerus pilar kerajaan mengalami kendala di perjalanan.


####


Sementara di dunia dimensi,


" Bagaimana dengan pelatihanmu muridku ? apakah kamu sudah menguasai, Ke dua kitab yang guru berikan? " tanya Kuti.


" Untuk Kitab Megananda sudah aku kuasai guru.! tinggal kitab senjata pada jurus ke tiga, murid belum menguasai " kata La Barani


Jurus2 yang ada di kitab Megananda adalah jurus :




Singgasana, adalah jurus pondasi kuda2.






1000 langkah ajaib




Gelang Dewa




Pemeluk raga




Tinju baja

__ADS_1




Tapak suci




Adapun jurus senjata ada tiga :




Niat senjata




Hati senjata




Jiwa senjata




" Hehehe..! itu seharusnya mudah muridku, kunci untuk menguasai jurus ke tiga adalah kedua jurus sebelumnya. Yaitu Niat dan hati, apabila keduanya di satukan, maka terciptalah jiwanya " kata Kuti menjelaskan jurus itu.


" Jadi kuncinya disitu guru!? murid tahu sekarang " kata La Barani.


" Setelah menguasai jurus tersebut, kamu akan mengerti tanpa senjatapun semuanya akan terjadi muridku " kata Kuti.


" Sekarang waktunya melanjutkan penempaan tubuh, pondasimu sudah stabil saat ini " kata Kuti.


######


Sudah tiga hari La Barani berkultivasi didalam kolam sumberdaya, air didalam kolam yang sebelum nya berwarna hijau, kini sudah berubah menjadi bening, seluruh sumber daya yang ada pun sudah diserap esensinya.


Tidak lama terdengar dentuman teredam didalam tubuh La Barani, dia merasakan sensasi yg kuat luar biasa, didalam dantiannya.


Diapun secepatnya, menyerap energi yang ada didantiannya. Mengubahnya menjadi tenaga dalam lalu mengirimnya ke titik meridian, yang telah terbuka semua didalam tubuhnya.


Saat ini dia telah memiliki 900 lingkaran tenaga dalam, dengan posisi tingkatan pada tingkat pendekar Pertapa Dewa. Selangkah lagi menembus pendekar suci, ini adalah kejadian yang langkah bagi dunia kultivasi.


Belum selesai sepenuhnya dia menyerap energi murninya, gurunya langsung mengeluarkan suatu benda sebesar telur ayam yg berwarna metalic.


Kuti lalu menempelkan benda itu, kedada La Barani dan anehnya benda itu langsung masuk kedalam dada La Barani.


" Satukan jiwamu dengan pusaka inti baja ini muridku..!" kata kuti.


La Barani langsung mengikuti perintah gurunya, rasa sakit yang amat sangat dia rasakan saat ini. Dia berusaha mempertahankan kesadarannya. Tapi sepeminum teh kemudian, diapun pingsan tak sadarkan diri.


Terlihat tubuh La Barani seperti diselimuti metal, kulit dan ototnya pun jg seperti metal. Tapi beberapa saat kemudian tubuhnya ber angsur2 kembali seperti semula.

__ADS_1


######


__ADS_2