kutemukan cintaku di pesantren

kutemukan cintaku di pesantren
episode 11


__ADS_3

aku berjalan masuk ke dalam kamar dan duduk di tepi ranjang sambil memainkan hp. beberapa kali aku tersenyum membaca chat dari hilya. ya dia menceritakan tentang adik pklnya.


"kenapa senyum-senyum sendiri?" tanya seseorang yang suaranya sangat ku kenal


"mas" lirihku sambil mengambil tangannya lalu ku cium


"chat sama siapa?" tanyanya sambil berjalan ke arah lemari


"ini hilya cerita ada anak pklnya yang kelewat aktif" ucapku. lalu meletakkan hp ku di samping tempat tidur


"mas mau makan?" aku berjalan menghampirinya yang sedang duduk di sofa dengan laptop nya


"nanti aja sayang pas di pondok putra" ucapnya sambil menoleh padaku.


"mas lagi apa?" tanya ku penasaran karena dia terlihat sangat serius dengan laptop nya


"ini lagi ngecek usaha mas yang di yaman, tadi orang kepercayaan mas ngirim email" aku hanya menganggukkan kepala tanda mengerti. aku pun berjalan keluar dari kamar dan langsung membuatkannya teh untuk menemaninya bekerja.


"ini mas tehnya" ucapku sambil menaruh teh di meja dan aku duduk disamping nya


"makasih sayang" ucapnya sambil tersenyum ke arahku.


aku menemaninya sampai adzan isya terdengar. setelah mengambil wudhu, dia langsung menuju ke pondok barat untuk mengimami sholat isya. sementara aku sedang di kamar untuk berganti baju dan memoles wajahku dengan bedak dan lipstik senatural mungkin. tidak lama dia datang dan langsung berganti baju, karena kami sudah di tunggu di pondok putra.

__ADS_1


sesampainya di pondok putra kami langsung menuju ke ndalemnya abah yang berada disana karena memang semua keluarga berkumpul disana.


"sini nak" panggil ummi. aku pun langsung menghampirinya. ummi menyuruhku untuk duduk disampingnya. sementara suami langsung bergabung dengan para lelaki.


"lusa Jadi balik ke pkl lagi dek?" tanya mbak aisyah


"iya neng"


"ngak apa-apa balik dulu nanti habis pkl kan bisa bareng lagi, zaky kan juga mau ke yaman" kata ummi aku hanya mengangguk mengiyakan


"ya udah makan dulu, ngobrolnya lanjut nanti lagi"


kami pun langsung mengambil piring masing-masing. suasana hening ketika makan hanya ada celotehan anak kecil.


"ngak apa-apa dek, kamu makan aja dulu nanti juga anteng sendiri. biasa mika kalau udah ngantuk pasti rewel" ucap neng zizah sambil menidurkan mika di pangkuannya


"tidak apa neng, saya sudah selesai" ucapku sambil mendekat. mika langsung bangun dan menghampiriku.


"maaf ya jadi ngerepotin. ini susunya" aku menerima botol susu yang diberikan dan membawa mika menjauh. aku duduk dan memangku mika. aku melantunkan shalawat, tidak lama mika terlelap di pangkuanku.


setelah menaruh mika ke kamar, aku kembali bergabung dengan keluarga suami dan berbincang-bincang.


"kalian mau nginep apa pulang ke pondok?" tanya ummi

__ADS_1


"terserah mas zaky saja ummi, fisya ikut saja"


"oh iya nak, rumah kalian kan sudah jadi tinggal ngisi perabotannya aja rencana mau beli kapan?"


"belum tau ummi, mungkin nanti setelah pulang dari yaman dan sudah menetap disini"


"ya udah ngak apa-apa. boleh ngak nanti ummi nganter kamu ke tempat pkl?"


"dengan senang hati ummi. nanti ummah juga ikut ummi"


"ummi" panggil seseorang yang sangat ku kenal suaranya


"iya nak"


"habis ini zaky pulang ya soalnya abah nyuruh zaky Jadi imam subuh"


"iya ngak apa-apa. kalau pulang sekarang juga ngak apa kasihan menantu ummi nanti kecapean" ucap ummi sambil mengelus kepalaku


"nanti saja ummi, fisya belum bersih-bersih"


"tidak apa-apa nak. nanti ada yang bersihin koq. kalian pulang aja sudah malam ini"


"zaky pamit ya ummi" pamit suami sambil mencium tangan ummi begitu juga dengan ku.

__ADS_1


__ADS_2