
tanpa terasa hari ini aku akan kembali ke tempat pkl. barang-barang yang akan ku bawa sudah aku siapkan begitu juga dengan keperluan suami selama berada di yaman. ummah dan ayah sudah datang untuk mengantarku. sebenarnya aku sudah melarang tapi mereka tetap mau mengantarku ke tempat pkl.
"sudah semua?" tanya suami
"sudah mas tinggal berangkatnya aja"
"kamu mau pegang uang cash apa atm?" ucapnya sambil menaruh hp di tasnya
"aku ada uang kok mas kemaren dikasih ummah pas mau balik kesini"
"sayang sekarang mas suami kamu, mas yang harus menafkahi kamu bukan ummah lagi. ya udah ini kamu pegang atm sama ini cukup ngak kamu sampek mas balik ke sini lagi" ucapnya memberikan uang 100 ribu 10 lembar dan atm
"mas ini kebanyakan" ucapku
"ngak apa pegang aja, ya udah yuk berangkat nanti kemaleman mas nyampek sini nya kasihan ummah sama abah pulangnya malem nanti ke rumah" aku hanya menganggukkan kepala. kami berjalan keluar sambil membawa 1 tas ransel yang akan ku bawa ke tempat pkl
"sudah mau berangkat nak?" tanya ummi
"iya ummi"
"ya udah yuk..."
kami pun keluar dari ndalem dan langsung menuju ke mobil. hari ini suami yang membawa mobil ditemani abah di depan. sedang aku, ummah dan ummi duduk di belakang. kami sampai di kos pada saat adzan dzuhur berkumandang. suami dan yang lain langsung menuju ke masjid yang kebetulan berada di depan kos q sedangkan aku langsung menuju ke rumah.
"Mbak fi udah balik?" tanya icha
"iya cha, fizah mana ya?"
"yang lain lagi di sekolah mbak belum pulang mungkin bentar lagi"
"udah makan?" tanyaku sambil menaruh barang-barang dikamar
"belum mbak nanti nunggu temen-temen pulang"
__ADS_1
"ya udah nanti kalau mau makan ambil yang warna merah ya yang hitam buat nanti malem oh iya cha minta tolong ya nanti masak nasi soalnya aku ngak bawa nasi buat yang malem takut basi"
"iya mbak"
"ya udah yuk keluar ganti baju yang sopan jangan pakek kaos diluar ada bu nyai"
"Ada apa bu nyai kesini mbak, ada pemeriksaan ya, hp sama cas nya temen-temen ada di depan tv semua" ucap icha langsung keluar dari kamar
"cha ngak ada apa-apa, ganti baju dulu" ucapku. tepat bersamaan ada yang mengucap salam
"cha ganti baju dulu baru keluar diluar ada gus zaky" ucap ku sambil berjalan keluar rumah. kami pun masuk dan duduk diruang tamu. aku duduk disamping suamiku.
"temen mu mana nak?" tanya ummah
"belum dateng ummah masih di sekolah. mungkin sebentar lagi"
"mana hp mas?" tanyanya. aku mengambil hp yang berada di kantong gamis ku.
"jer sama ummah?"tanya fizah
"iya sama bu nyai juga. icha di telpon dulu dari tadi ngak keluar dia dari kamar"
tidak lama setelah di telpon, icha dateng dan sudah berganti baju. kami pun masuk. mereka bersalaman pada ummah dan ummi. kami pun duduk bersama. ummah yang menjelaskan tentang hubungan ku dengan gus zaky dan teman-teman ku pun mengerti. ketika kami sedang Berbincang-bincang, tiba-tiba gus zaky berdiri dan menghampiriku. kami pun berjalan berjalan ke arah dapur.
"kenapa mas?" tanyaku
"ngak ada apa-apa cuma pengen berduaan aja"
"dirumah aja, ngak ada orang disana" ajakku. kami pun langsung pergi kesana dan duduk di kursi ruang tamu. aku menyandarkan kepalaku di bahunya. dan dia mengusap bahuku.
"Ada apa mas?"
"ngak ada apa-apa cuma pengen berduaan aja. gimana Kalau kamu ikut ke yaman sekarang aja mas ngak bisa jauh dari kamu"
__ADS_1
"mas, ini kan udah kesepakatan abah sama kamu sebelum kita nikah, kan cuma 1 bulan masih bisa telpon buka kan. habis itu fisya ikut kemana pun mas ajak"
"tapi mas masih kangen" ucapnya sambil mencium pucuk kepalaku
"sabar ya, insya allah kita bisa cuma 1 bulan aja. sebelum nikah kan mas disana juga sendiri malah ngak pernah pulang tapi bisa kan"
kami pun berbincang-bincang sampai tiba-tiba ummah menelpon memberi tahu kalau mereka akan pulang. kami pun menghampiri mereka. semua teman ku sudah bersalaman. aku mengantar mereka sampai ke mobil.
"jaga kesehatan ya, Jangan sampek sakit. makan yang teratur. kapan-kapan ummah kesini lagi sama mas" ucap ummah ketika aku mencium tangannya dan ummah mencium kening ku
"hati-hati ya nak disini, ingat kamu udah nikah jaga mata dann hati" ucap ayah. aku hanya mengangguk
"sayang, ummi pulang dulu ya jaga kesehatan" ucap ummi. ummi langsung memeluk ku.
"ya udah pamit dulu sama suamimu. ayah, ummah dan ummi masuk mobil dulu"
"bener ngak mau ikut ke yaman?" tanyanya. aku menganggukkan kepalaku
"sabar ya" ucap ku. dia langsung mencium kening ku lama.
"mas malu dilihat ummi" ucapku sambil menjauhkan kepalaku
"jaga hati ya"
"pasti. mas juga ya"
"ya udah mas pulang. nanti nyampek rumah mas telpon"
setelah semua pulang, aku langsung masuk ke dalam rumah.
.....
jangan lupa vote ya kakak.
__ADS_1