kutemukan cintaku di pesantren

kutemukan cintaku di pesantren
episode 30


__ADS_3

"mas boleh tanya ngak?"


"tanya apa?" tanya nya sambil tiduran berbantal paha ku.


"tentang masa lalu mas"


"apa yang mau kamu tau?" tanyanya sambil menggenggam tanganku erat


"masa lalu mas. tentang wanita yang pernah temen mas bilang. mas punya hubungan apa sama dia?" tanya ku sangat hati-hati


"maaf kalau mas ngak jujur sama kamu tentang aira. mas belum siap buat cerita karena itu akan membuka luka lama yang udah mas coba buat ngelupain"


"fisya ngak mau jika suatu saat nanti ada kesalah pahaman karena masa lalu mas yang ngak pernah fisya tau"


"oke mas cerita tapi mas minta kamu dengerin ya" ucapnya. genggaman tanggannya semakin erat ditanganku.


"dari lulus SD mas udah tinggal di yaman sama ammi mahfud. waktu mas masih SMA mas pernah pulang ke sini dan aira itu salah satu santri di sini. sejak itu mas sering pulang ke sini kalau lagi libur"


"kata teman-teman fisya mas ngak pernah pulang"


"mas emang ngak pernah pulang sayang setelah ada sesuatu terjadi. tepatnya enam tahun lalu. pas kamu baru mondok disini"

__ADS_1


"kok bisa ngak pulang. ngak kangen sama ummi abah?" tanya ku sambil mengelus rambutnya


"mau dilanjutin ngak nih ceritanya" tanyanya


"oke lah. lanjutin ceritanya"


"jadi waktu dia udah jadi pengurus, mas pulang kesini tepatnya bulan puasa, waktu itu karena mas pengen bilang ke abah kalau mas punya hubungan sama salah satu santrinya. tapi ternyata dia salah satu santri yang dinikahkan abah pas malam 21 ramadhan. dan ternyata dia nikah sama salah satu ustad disini. padahal dia dan mas udah punya rencana buat serius tapi ternyata dia lebih memilih orang lain dari pada mas. dan sejak saat itu mas ngak pernah pulang ke sini lagi"


"ummi sama abah tau?" tanya ku. dan dia menggeleng sambil memejamkan mata


"ummi sebenarnya tau, tapi ummi ngak pernah mengungkit masalah itu lagi"


"kabar terakhir yang mas tau dia ikut suaminya ngabdi di pondok cabang. tapi ngak tau lagi sekarang kan mas pulang kesini sebulan sebelum kita nikah. itu juga di paksa abah"


"oh jadi kepaksa nikah sama fisya. mas tau ngak kalau sebenarnya fisya lebih terpaksa dari mas" ucap ku sengaja


"walaupun terpaksa yang penting sekarang udah ada ini" ucapnya sambil mengelus perutku


"terus kenapa kamu ngak pernah mau kalau diajak sowan sama abah ummah?"


"ya karena fisya tau akhirnya pasti ada perjodohan. secara kan abah dan ayah udah kenal lama jadi ngak menutup kemungkinan perjodohan itu terjadi. buktinya meskipun ngak ketemu juga dijodohin sama mas"

__ADS_1


"tapi rencana abah sama ummah bagus sih pas ngedeketin kita apalagi pas minta nganterin kamu ke tempat pkl. masya allah bidadari dari mana yang abah kasih buat mas"


"jangan gombal ngak mempan sama fisya"


"sayang ke kamar yuk. mas ngantuk"


"shalat dulu mas. nanti sore kan mas ada jadwal ngaji kan di pondok. oh iya mingyu depan ummah minta kita pulang anaknya paman nikah"


"habis ngecek resto apa gimana?"


"setelahnya"


"ngak capek nanti habis perjalanan jauh?" tanyanya sambil duduk disampingku


"ya nanti istirahat di rumah ummah lah sebentar"


"oke lah. ya udah yuk sholat terus istirahat. apa mau makan dulu?"


"fisya masih kenyang. nanti aja kalau udah laper lagi"


kami pun ke kamar untuk bersih bersih dan sholat dhuhur berjamaah. dan setelah itu istirahat.

__ADS_1


__ADS_2