kutemukan cintaku di pesantren

kutemukan cintaku di pesantren
episode 26


__ADS_3

"assalamualaikum ummah" sapa ku dari telpon


"waalaikumsalam nak, kemana aja ngak ada nelpon ummah hari ini?"


"fisya baru pulang dari rumah sakit ummah"


"kamu sakit nak?"


"ganti video call" kata suami. aku langsung mengganti video call.


"assalamualaikum ummah" sapa mas zaky


"waalaikumsalam nak. fisya sakit apa koq dari rumah sakit?" tanya ummah lagi


"nafisya ngak sakit ummah tapi sebentar lagi ummah akan dapet cucu"


"fisya hamil?" tanya ummah terlihat bahagia


"iya ummah" jawabku senang


"masya allah selamat sayang. ummah kesana ya sama ayah"


"ummah sekarang udah sore besok aja fisya kesana ya sama mas zaky"


"jangan nak. besok ummah yang kesana aja. kamu mau dibawain apa?"


"ngak usah ummah. ummah sehat aja fisya udah seneng"

__ADS_1


kami pun berbincang-bincang. malam harinya setelah sholat maghrib berjamaah dirumah, kami langsung ke rumah ummi karena nanti isya suami yang menjadi imam di pondok timur. karena rumah sepi, jadi kita langsung ke kamar.


"sayang mas pengen makan martabak"


"martabak?" tanyaku heran. dia mengangguk


"gimana kalau kita beli sekarang?"


"sekarang? mas ngidam ya?"


"ngak tau juga lagi pengen banget"


"kalau dipikir-pikir mas yang lebih banyak maunya dari pada fisya. jangan-jangan mas yang kemaren sakit sama mual itu juga karena fisya hamil"


"ngak apa-apa kalau emang mas yang lebih ngerasain itu semua. mas malah suka jadi kamu ngak harus sakit. biar mas saja"


"abi mu sekarang pinter banget gombalnya" ucap ku sambil mengelus perut ku


"ya udah siap-siap yuk, udah adzan isya. mas ambil wudhu dulu ya"


Setelah mengambil wudhu, kami berangkat ke musholla. seperti biasa aku mengikuti suami dari belakang. setelah sholat isya, kami langsung kembali ke ndalem. setelah berganti kerudung, kami langsung duduk di ruang keluarga sambil menunggu yang lainnya. tidak lama ummi dan abah datang dan ikut bergabung.


"ummi Abah ada yang mau zaky omongin"


"ada apa nak?" tanya abah bingung


"sebentar lagi abah dan ummi akan nambah cucu" ucap mas zaky sambil mengelus perutku

__ADS_1


"beneran?" tanya ummi tidak percaya


"iya ummi sudah 3 bulan"


"bener kan perkiraan ummi. tapi koq bisa ngak kerasa gitu?"


"fisya juga ngak tau ummi. karena emang ngak ada tanda apa-apa. fisya juga ngak ada mual. tapi waktu itu malah mas zaky yang hampir 1 minggu mual. sampek sakit kemaren ummi"


"wah anak ayah banget ini pasti"


kami pun berbincang-bincang. sekitar pukul 09.00 wib malam, kami kembali ke rumah.


keesokan harinya, sekitar pukul 10.00 wib ummah dan ayah sudah berada dirumah. ummah sangat antusias dengan kehamilan ku. berbagai makanan kesukaan ku ummah bawakan dari rumah.


"ummah sebentar ya fisya panggil hilya dulu"


"iya iya"


"mas sebentar ya" izin ku dan dia hanya tersenyum


aku keluar dari rumah dan menuju ke pondok. karena hari ini memang waktunya kunjungan jadi banyak wali santri yang sedang berkunjung.


"sin tolong panggilin hilya ya" pinta ku pada seorang teman ku yang sedang berjaga di depan pintu gerbang pondok


"sebentar ya fi" ucap sinta dan dia langsung masuk ke dalam pondok sedangkan aku menunggu sambil duduk bersama teman-teman ku


"pengen deh jaga disini seharian"

__ADS_1


"kalau mbak pengen kan bisa ikut jaga disini. tapi di bolehin ngak sama gus zaky?"


"kalau itu bisa diaturlah nanti. ibu..."


__ADS_2