
"mas bangun, udah dzuhur sholat dulu" kata ku membangunkan mas zaky. dia pun membuka matanya.
kami pun sholat dzuhur berjamaah. sore hari mas zaky sudah lebih segar Dari tadi pagi. mas zaky sudah bisa jalan-jalan di sekitar rumah dengan alma. aku menyiapkan keperluan mas zaky untuk sholat maghrib. kemudian duduk di teras rumah menunggu mas zaky datang.
"hil" panggilku pada hilya yang kebetulan lewat fi depan rumah sehabis kuliah. hilya menghampiri ku.
"baru pulang?" tanya ku
"iya nih. alma mana?"
"aku loh yang manggil kamu, malah alma yang di cari"
"lebih lucu alma dati pada kamu"
"alma ngak ada di rumah. lagi jalan-jalan sama abinya ngak tau kemana belum pulang"
"yah padahal aku kangen banget sama alma"
"nanti deh kapan-kapan aku bawa ke pondok"
"aku balik dulu ya, belum sholat ashar soalnya"
setelah hilya berpamitan, aku kembali memainkan hp. tidak lama mas zaky dan alma datang. kami pun masuk ke dalam rumah.
malam harinya, kami sedang berada di ndalem ummi dengan saudara-saudara mas zaky yang sedang berkunjung ke sini.
"mika, boleh ammah di kasih?" tanya ku pada mika. dia menghampiri ku dan memberikan jajan yang sedang di pegangnya.
__ADS_1
"mam ammi" katanya
"buat mika aja, ammi kenyang"
"adek" kata mika sambil mengulurkan makanan pada alma. alma seperti orang yang mengerti, bayi kecil ku melihat ke arah ku seolah meminta peeset7juan ku untuk mengambil makanan yang dibawa mika.
"belum boleh sayang. Nanti ya" kata ku sambil mengelus kepala alma. bayi ini tersenyum ke arah ku.
"mika duduk di sini deket ammi mau?" tanya ku. mika mengangguk.
"alma sekarang berapa bulan sya?" tanya mbak zizah.
"sudah 5 bulan neng"
"udah makan?"
"biskuitnya di kasih ASI juga ngak apa-apa di suapin aja sedikit-sedikit. rewel ngak kalau malem?"
"alhamdulillah neng, selama tidur disamping abinya alma ngak rewel. paling bangun cuma minta minum aja. habis itu udah tidur lagi"
"kata zaky kalian mau ke yaman lagi ya?"
"belum tau juga neng tepatnya kapan, tapi yang pasti suatu saat pasti ke sana lagi"
"sini alma sama ammah" ajak neng zizah. aku memberikan alma pada neng zizah.
"titip sebentar ya neng, mas zaky manggil" pamit ku. neng zizah mengangguk. aku langsung menghampiri mas zaky.
__ADS_1
"kenapa bi?"
"makan ke dapur yuk. mas laper"
"fisya ambil alma di depan"
"mas tunggu di dapur ya"
mas zaky langsung menuju ke dapur sedangkan aku menghampiri neng zizah untuk mengambil alma. aku membawa alma ke dapur untuk menemani mas zaky makan.
"sayang, besok abah ngajak mas mau ke luar kota tiga hari, kamu sama alma ikut ya"
"sama ummi?"
"ummi ngak ikut"
"fisya di rumah aja. mas sama abah aja yang berangkat. kali ini fisya di rumah aja ya sama alma"
"ya udah ngak apa-apa kasihan juga anaknya kalau di bawa kemana-mana"
"ada perlu apa keluar kota, dakwah?"
"iya, di dua tempat. pelosok juga tempatnya"
"apalagi pelosok, kasihan anaknya kelamaan di mobil. lain kali aja kalau deket-deket sini alma di bawa. mas juga nanti pindah tempat kan dua hari itu"
"iya juga. sini sama abi" pinta mas zaky sambil mengambil alma dari pangkuan ku. lanjut aku yang menyuapi mas zaky sampai dia selesai makan.
__ADS_1