kutemukan cintaku di pesantren

kutemukan cintaku di pesantren
episode 38


__ADS_3

"kapan pulang?" tanya abah


"2 bulan lagi bah, nunggu alma besaran. kasian kalau kelamaan di pesawat, ummi mana bah?" tanya mas zaky


"ada ini lagi nangis" kata abah


"ya udah bah zaky mau nelpon ummah dulu" kata mas zaky


"anak nakal umminya lagi nangis mau liat cucunya malah mau dimatiin telponnya" ucap ummi


"ummi jangan nangis, alma aja ngak nangis masa jiddahnya yang nangis"


kami berbincang-bincang dengan ummi. setelah itu kami menelpon ummah tapi sudah beberapa kali tidak di angkat.


siang hari, ammah dan ammi datang dengan membawa banyak makanan. tapi tetap mereka selalu memperhatikan alma. bahkan ketika alma membuka mata, mereka langsung berebutan untuk menggendong bayi kecil itu. aku dan mas zaky hanya bisa tersenyum melihat itu. tapi seketika aku sedih, bagaimana kalau kami pulang ke tanah air nanti. membayangkan saja membuatku sangat sedih apalagi kalau nanti sampai terjadi.


"sayang kenapa?" tanya mas zaky tiba-tiba


"eh.. Ngak koq mas ngak ada apa-apa"


"nak, kapan boleh pulang?" tanya ammah


"mungkin besok mah"


"jiddah udah ngak sabar pengen main sama alma dirumah, jiddah udah beli banyak baju sama mainan buat alma" kata ammah berbicara dengan bayi kecil yang anteng itu

__ADS_1


"jangan dimanja ammah, nanti kebiasaan" ucap mas zaky


"cucu kesayangan jiddah ini. pewaris perusahaannya jaddi ya nak"


"alma masih kecil loh" sahut mas zaky


"bener kata ammah ky, semua harta dan perusahaan ammi nanti ammi wariskan ke kamu. ya kalau kamu ngak mau nanti alma yang ngurus perusahaan"


"bahas warisannya nanti aja ya pas di rumah. sekarang kan lagi dirumah sakit. tuh almanya nangis" ucap mas zaky


ammah langsung memberikan alma padaku karena alma merengek sepertinya dia akan tidur lagi. setelah menyusu alma benar tertidur lagi.


Sore hari dokter datang mengunjungi.


"ada keluhan bu?" tanya dokter.


"kalau emang ngak ada keluhan, besok pagi sudah boleh pulang dan jangan lupa kontrol ya bu"


setelah itu dokter keluar dan ammah pamit pulang dan akan kembali besok pagi untuk menjemputku.


pagi hari......,


setelah dimandikan, alma diantar suster ke kamar lagi. setelah menyusu alma langsung terlelap di samping ku. dan aku pun ikut terlelap karena semalam alma lumayan rewel dan baru bisa tenang setelah adzan subuh.


"sayang, ada tamu" bisik mas zaky di telinga ku.

__ADS_1


"siapa mas" tanyaku sambil membuka mata


"itu" kata mas zaky sambil menoleh ke arah orang yang sedang duduk di sofa dan menggendong bayi yang pastinya itu alma.


"ummah?" tanya ku pada mas zaky karena aku belum yakin. mas zaky mengangguk sambil tersenyum ke arahku. aku langsung bangun dan menghampiri


"kenapa ngak bilang kalau kesini" tanya ku pada ummah sambil menangis di pelukannya ummah


"kalau bilang kan bukan kejutan. lagian ummah udah pengen banget ketemu cucu umma. udah jangan nangis masa udah punya anak masih nangis"


"udah siap-siap belum yang mau pulang?" tanya ummah. aku menggelengkan kepala


"ayah ngak ikut?"


"ayah langsung ke rumah, tadi di jemput ke bandara sama ammi kamu"


"ayah ngak kangen sama fisya?" tanya ku pada ummah


"kangen pastinya. ya udah beres-beres dulu ummah bantuin"


"maaf ummah saya ke bagian administrasi dulu"


"iya nak"


*****

__ADS_1


Maaf yaa kakak-kakak....


Untuk beberapa hari ini mungkin jarang upload dikarenakan author lagi sibuk buat persiapan sidang skripsi. mohon doanya ya supaya bisa cepet lulus kuliahnya.


__ADS_2