kutemukan cintaku di pesantren

kutemukan cintaku di pesantren
episode 72


__ADS_3

"ngak biasanya alma nempel sama ummahnya" tanya ammah ketika melihat alma menempel pada ummahnya selama perjalanan pulang. karena biasanya alma merengek ingin ikut dengan abinya.


"lagi manja kali mah, bosen sama abinya terus" jawab ammi


"jadi misah ASI nak?" tanya ammah


"belum berhasil mah, gak tega kalau denger nangis"


"di usahakan biar anaknya terbiasa. sudah 2 tahun setengah yang ada nanti bukan minum ASI"


"nanti di usahakan lagi mah. seharian ini nempel terus ngak mau sama orang, tidur juga ngak mau lepas sedikit pun"


tanpa terasa kami sudah sampai rumah, nafisya langsung ke kamar karena alma sudah terlelap dalam gendongannya.


"mah, mau ikut beli-beli ke mini market ngak?" tanya zaky tiba-tiba masuk ke kamar


"mau beli apa?"


"makanan, ada temen abi yang mau kesini"


"anaknya gimana, mau di tinggal?"


"sebentar aja ngak apa-apa di titipin ke ammah"

__ADS_1


"ummah masak aja ya. Siapa tau di kulkas masih ada bahan buat dimasak"


"Ngak capek?"


"ngak apa-apa, nanti minta bantuin ke hilya atau fizah. ya udah titip anaknya sebentar, mau liat bahan makanan dulu ke dapur"


"udah ngak marah?" tanya zaky sambil menarik tangan fisya hingga dia terjatuh di pangkuannya.


"masih butuh penjelasan dari mas soal yang tadi sejelas jelasnya"


"nanti malem mas jelasin semua. mas ngak mau kalau alma sampek ngak nyaman sama abinya. mas merasa bersalah karena kejadian ini"


"jelasin semua tentang masa lalu mas, sejelas jelasnya supaya kejadian kayak gini ngak terulang lagi. kita tidak pernah pacaran, bahkan kenal pas kita sudah menikah. kejadian kayak gini bisa jadi membuat rumah tangga kita bermasalah. kejujuran itu sangat penting dalam membangun rumah tangga. jadi fisya minta tolong mas jelasin sedetail mungkin" ucap fisya sambil memegang tangan zaky. zaky langsung menarik istrinya ke dalam pelukannya.


"Ya udah abi bantuin"


"anaknya jangan di tinggal, nanti kalau bangun nangis gak ada orang. usaha biar anaknya mau lagi sama abi, dia tau loh kalau ummahnya di sakitin"


"iya maaf sayang, lain kali mas akan jujur"


"ya udah ummah mau ke dapur dulu liat bahan"


fisya keluar dari kamar dan langsung menuju ke dapur. tidak ada bahan makanan yang bisa di olah disana, karena memang sudah 2 hari fisya menginap di rumah orang tuanya. dan belum sempat berbelanja keperluan rumah tangga.

__ADS_1


"bi, ngak ada bahan yang bisa di masak. bahan sudah habis semua, gimana?" tanya fisya ketika sudah berada di kamar


"ya udah beli di luar aja. Ayo berangkat"


"di bangunin aja anaknya ya. kalau nangis nanti kasihan ammah. udah lumayan juga tidurnya. di bawa aja"


"Ya udah"


fisya langsung duduk disamping anaknya.


"cantiknya ummah, bangun yuk, ummah sama abi mau jalan-jalan. mau ikut tidak?" bisik fisya di telinga alma. beberapa kali fisya mencium pipi alma. dan akhirnya alma membuka matanya.


"Mau ikut ummah jalan-jalan?" tanya fisya. alma langsung mengulurkan tangannya pertanda ingin di gendong ummahnya


"Mau sama abi?" tanya zaky. alma langsung bangun dan langsung memeluk ummahnya.


"temen abi kesini jam berapa?"


"nanti habis isya katanya. Ayo kalau mau cari makan. alma mau beli mainan sama abi?" tanya zaky. alma mengangguk dalam gendongan ummahnya


"gendong abi ya" alma menggelengkan kepalanya


"Mau di ulangin lagi?" tanya fisya.

__ADS_1


"Ngak akan, cukup kali ini saja anak ngak mau sama abinya. alma anak yang biasanya paling manja sama abi, sekarang malah ngak mau. kapok mas. ngak akan gini lagi"


__ADS_2