
"mas, bangun. sholat subuh dulu" ucap ku membangunkan mas zaky. ketika aku menyentuh wajahnya, ternyata suhu badan mas zaky panas.
"mas, bangun" ucap ku membangunkannya lagi
"sebentar ya lima menit lagi" ucapnya
"Ini udah telat subuhnya. sholat dulu ya. habis itu istirahat" dia mengangguk. aku membantunya ke kamar mandi.
setelah sholat subuh, mas zaky kembali berbaring di kasur. sedangkan aku ke dapur untuk membuatkannya bubur. setelah selesai, aku kembali ke kamar. ketika aku masuk, alma sudah bangun di samping abinya. dan mas zaky sedang tertidur.
"anak ummah udah bangun?" kata ku. alma hanya tertawa dan langsung berguling ke arah abinya seakan bayi ini sedang memeluk abinya.
"abi masih bobok sayang. alma sama ummah dulu ya" aku mengambil alma dan menyusuinya sebentar.
"sudah bangun?" tanya mas zaky tiba-tiba
"sudah dari tadi meluk abinya. mas mau sarapan, fisya udah buatin bubur"
"nanti dulu ya"
"fisya suapin ya" bujuk ku. mas zaky bangun dan duduk bersandar. aku mengambil bubur itu
"sini buburnya, mas makan sendiri aja. alma masih menyusu, kasihan". aku memberikan semangkuk bubur pada mas zaky. dan dia memakan bubur itu.
setelah menyusui alma, aku membawanya ke kamar mandi untuk mandi. setelah rapi, alma kembali tiduran di samping abinya. bayi ini seakan mengerti keadaan abinya. dia nempel terus ke abinya. kalau abinya meluk, alma semakin anteng dan akhirnya dia tertidur di pelukan abinya.
"sini almanya biar fisya pindah ke box nya"
__ADS_1
"jangan biarin disini aja biar sama mas. Nanti bangun kalau di pindahin"
"ya udah, fisya beres-beres rumah dulu. Nanti kalau mas butuh apa-apa panggil aja. fisya mau masak di dapur"
"mas mau istirahat sama alma ya" aku mengangguk.
aku langsung beres-beres rumah. setelah memasak, aku ke ndalem ummi untuk memberi tahu bahwa mas zaky sedang tidak enak badan dan tidak bisa mengaji nanti sore.
"ya udah ngak apa-apa. Biar nanti libur dulu atau di gantiin mas nanti. alma mana nak?"
"lagi istirahat ummi sama abinya. fisya izin pulang ummi, takut alma bangun"
"sudah masak?" tanya ummi
"sudah ummi tadi sebelum ke sini. fisya pamit ya ummi" izin ku. setelah mencium tangan ummi, aku kembali ke rumah dan langsung menuju ke kamar. setelah bersih-bersih badan, aku duduk disamping suami.
'kapan pulang nak?' pesan masuk dari ummah.
"kenapa sayang?" tanya mas zaky tiba-tiba
"mas udah bangun"
"Ada apa?"
"ummah nanya kapan kita pulang mas"
"tumben ummah nanya gitu, coba telpon ummah takutnya ada apa-apa di sana"
__ADS_1
"Sebentar fisya telpon". aku menelpon ummah. beberapa deringan, terdengar suara ummah.
'Assalamualaikum ummah'
'waalaikumsalam nak'
'ummah sama ayah sehat?' tanya ku.
'Alhamdulillah sehat semua nak'
'ummah ada apa minta fisya pulang, ngak ada sesuatu kan disana?'
'perasaan ummah ngak enak nak, pengen banget ketemu kalian. kalian bisa pulang kan?' tanya ummah
'maaf ummah, fisya belum bisa pulang hari ini. mas zaky lagi sakit dari tadi subuh'
'ya allah ternyata zaky sakit nak. mangkanya perasaan ummah ngak enak. ya udah nanti ummah sama abah aja yang kesana. Mau dibawain apa dari sini?'
'ummah di rumah saja. Nanti kalau mas zaky udah sembuh, kami akan pulang'
'tapi nak....'
'ummah ya'
'iya nak, ummah ngalah, yang penting kalian sehat-sehat di sana. kabarin ummah kalau ada apa-apa biar ummah ngak kepikiran'
'iya ummah'
__ADS_1
'ya udah ya, salam buat zaky sama cucu ummah. Assalamualaikum'
'Waalaikumsalam ummah'