kutemukan cintaku di pesantren

kutemukan cintaku di pesantren
episode 60


__ADS_3

'assalamualaikum sayang' terdengar suara mas zaky setelah aku mengangkat telpon


'Waalaikumsalam, mas sudah dimana?' tanya ku


'udah di resepsionis. alma di kamar mana?' tanyanya


'sebentar fisya ke sana'


'anaknya kamu tinggal?'


'ada hilya disini. almanya lagi istirahat'


aku langsung menuju ke tempat dimana mas zaky berada. Setelah bertemu, kami langsung menuju ke ruang rawat alma. ketika kami sampai, terdengar tangisan alma dari dalam ruangan.


"sya" panggil hilya ketika melihat ku masuk ke ruangan dengan alma yang sedang berada di gendongannya.


"kenapa sayang, abi sudah datang" kata ku sambil mengambil alma dari gendongan hilya dan memberikan alma pada abinya.


ketika di gendong abinya, alma langsung tenang dan menyandarkan kepalanya di pundak abinya.


"kangen sama abi ya. cepet sembuh ya nak" ucapnya sambil mengelus punggung alma. tidak lama alma sudah tertidur di gendongan abinya.

__ADS_1


"mas sudah makan?"


"ngak ada selera makan sayang"


"mau dibeliin apa. udah sore mas belum makan nanti sakit"


"mas mau istirahat aja sama alma"


"ya udah mas istirahat aja biar fisya sama hilya yang beli makanan. sekalian hilya juga mau balik ke pesantren lagi. hati-hati tangan anaknya, lagi pakek infus"


"iya sayang"


kami keluar dari kamar dan langsung mencari makanan di sekitar rumah sakit. Setelah membeli makanan, hilya pamit kembali ke pesantren sedangkan aku kembali ke kamar inap alma. ketika membuka kamar, pemandangan sangat indah aku lihat di depan. bayi kecil yang berada di pelukan abinya sedang memandangi. aku langsung menghampiri alma dan duduk di samping alma.


"Ada abi ya nak" kata ku sambil mengusap kepala alma. bayi ini seolah mengerti dengan apa yang aku katakan. dia tersenyum ke arahku.


"cepet sembuh ya biar bisa main bareng di rumah" ucap ku.


"mas bangun, makan dulu" kata ku sambil mengusap tangan suami.


"koq udah bangun" katanya ketika melihat alma

__ADS_1


"dari tadi fisya dateng udah bangun anaknya. makan dulu yuk. sakit nanti perutnya kalau ngak makan"


"makan bareng ya"


"Iya ayo"


kami makan bersama. malam harinya, dokter datang untuk memeriksa alma dan besok sore sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah. karena kondisi alma sudah membaik. bayi kecil ini sudah bisa tertawa dan bermain dengan abinya. mungkin rasa kangennya sudah terbayangkan dengan kedatangan abinya yang sudah dua hari tidak ia lihat di rumah. dan abinya juga tidak pernah mau jauh dari anaknya. kalau pun alma tidur harus di pelukan abinya.


"mau sampek kapan anaknya di tidurin begini?" tanya ku ketika mas zaky sedang menidurkan alma


"ummah cemburu ya sama anaknya" katanya


"bukan cemburu abi, mumpung masih kecil, sebisa mungkin di biasakan tidur sendiri. supaya kalau abi lagi keluar kota, anaknya ngak sampek sakit begini. kasihan loh kalau sakit terus"


"ngak apa-apa lah di peluk abi terus, nanti kalau udah besar abi ngak bisa peluk lagi"


"bukan masalah di peluknya, kalau abi lagi ada tugas keluar kota, anaknya rewel, sakit. ngak baik itu buat anak kecil. kemaren ummi juga bilang"


"ngak apa-apa lah mumpung masih kecil. Nanti kalau udah besar malu anaknya kalau di peluk abinya. sayang sini" panggil mas zaky sambil duduk di sofa.


"kenapa?"

__ADS_1


__ADS_2