
Pov Zaky
"mau kemana?" tanyanya ketika kami duduk di sofa depan tv.
"ngak kemana-mana. Cuma pengen jalan aja"
"kemana pun kamu mau sayang, ya udah siap-siap mas mau manasin mobil dulu"
Aku langsung ke garasi untuk .mengeluarkan mobil. kami pun berangkat menuju salah satu mall yang berada di kota. kami berkeliling di dalam mall.
'kenapa dia ada disini' batinku. ya dia wanita di masa laluku sedang bergandengan dengan seorang pria tidak jauh dari tempatku berdiri.
"mas" panggil nya membuyarkan lamunan ku
"mas kenapa?" tanyanya. dia menggeleng.
"mau beli gamis ngak?" tanyaku.
"ngak usah mas. fisya cuma mau jalan-jalan aja"
"ikut mas sebentar" ucapku menggandeng tangannya menuju ke salah toko busana muslim. dan kami keluar dengan membawa 3 paper bag berisi pakaian couple yang sengaja ku beli. setelah puas berkeliling dan makan kami pun langsung pulang ke rumah ummah karena sudah malam.
__ADS_1
.....
"ummah" panggilku ketika melihat ummah di dapur
"nak zaky dimana?" tanya ummah sambil meletakkan makanan di meja makan
"ada di depan sama ayah. ummah" panggilku lagi langsung memeluk ummah
"iya, kenapa nak?" ucap ummah sambil mengelus kepalaku.
"bantuin fisya ngomong ke mas zaky ya tentang kak nizar kemaren"
"kamu belum bilang?" aku menggeleng
"neng udah nikah juga masih manja sama ummah" ucap mas alfi tiba-tiba datang bersama abah dan mas zaky.
"kamu panggil neng mu dulu tadi masih nidurin anaknya" ucap ummah padaku. Aku mengganggu dan langsung menuju ke kamar mas alif. Aku anak ke 5 dari 5 bersaudara dan aku anak perempuan satu-satunya. semua saudara ku sudah tinggal dirumah ya sendiri yang masih berada di lingkungan pesantren dan yang tinggal dirumah ummah adalah mas alif dan tentunya aku kalau sedang menginap disini.
"neng di panggil ummah disuruh makan" ucapku ketika pintu kamar terbuka.
"neng makan nanti aja dek, ibrahim belum tidur soalnya" ucapnya sambil duduk di samping ranjang. Aku pun juga duduk.
__ADS_1
"biar ibrahim sama fisya aja, neng makan dulu" ucapku sambil mengambil ibrahim
"kamu ngak makan?" tanyanya
"fisya masih kenyang tadi sebelum kesini udah makan. mana gendongannya neng?" tanyaku. neng nia mengambil gendongan ibrahim. jadilah bayi 4 bulan ini berada di gendongan ku. kami pun menuju ke ruang makan. Aku duduk disamping suami.
"ibrahim belum tidur?" tanya ummah.
"belum ummah. mas mau makan apa?"
"apa aja sayang" ucapnya. Aku mengambilkan nasi dan lauk untuknya.
"oh iya nak, habis ini ada acara di pondok. nanti ke sana ya" ucap ummah
"iya ummah" jawabku. kami pun makan malam bersama. setelah makan, aku dan suami duduk di ruang tv menunggu yang lain sedang siap-siap.
"kalau kita punya bayi kamu masih sayang ngak sama mas. kan biasanya waktu kamu habis sama bayi nanti" ucapnya sambil merangkulku
"mas yang namanya anak pasti menyita waktu ibunya kan kalau dia tidur bisa sama ayahnya" ucapku
"tambah cinta deh mas sama kamu" ucapnya tiba-tiba mencium pipiku.
__ADS_1
"mau berangkat apa mesra-mesraan disini?" ucap neng nia tiba-tiba. kami hanya tersenyum.
kami pun berangkat ke pesantren untuk menghadiri acara disana.