
"assalamualaikum" ucap seseorang di luar.
"bentar ya. mungkin ibu" kata ku. aku keluar dari rumah dan benar saja ibu dan ayah sedang menunggu di depan pintu. setelah bersalaman, kami pun masuk kedalam rumah. kami duduk diruang keluarga karena alma dan hilya sedang berada disana.
"suamimu mana nak?" tanya ibu
"lagi ke kota S bu liat restoran"
"kalian baru pulang kan, koq udah kerja?" tanya ayah
"ada sedikit masalah yah disana, makanya pulang kesini nya dimanjuin"
"mana cucu ibu?" tanya ibu
"lagi istirahat bu, dari tadi main disini, habis abinya nelpon langsung tidur".
kami berbincang-bincang sampai adzan dzuhur berkumandang. setelah sholat, kami kembali duduk diruang keluarga. sedangkan aku dan hilya menyiapkan makan siang untuk kami.
"itu si fizah ngak diajak makan juga?"
"biar hilya panggil dulu ke kamarnya. Kalau fisya nanti masih nyuruh orang, lama. keburu alma bangun nanti"
hilya pun langsung keluar dan pergi ke pesantren. tidak lama, mereka datang dan kami pun .akan siang bersama. ketika kami sedang makan, terdengar suara tangisan bayi kecil ku. aku pamit untuk ke kamar. setelah menyusui alma, aku membawanya ke ruang keluarga untuk menemui ibu dan ayah. beliau berdua sangat antusias dengan kehadiran alma. bahkan ayah dan ibu bergantian menggendong alma hingga waktunya mereka pulang. dan bayi kecil ku ini tidak mau tidur lagi.
"nenek pulang dulu ya, nanti kesini lagi ketemu sama alma" kata ibu yang masih menggendong alma
"udah lupa sama anaknya nih ibu"
__ADS_1
"udah ada cucu ya kesini liat cucu" kata ayah. wajah hilya seketika kesal dengan jawaban ayah
"kalah kamu sama alma" goda ku.
"iya emang"
kami bercanda sebentar, kemudian ibu dan ayah pulang. aku dan alma masuk kedalam rumah karena hilya dan fizah ke pesantren sebentar untuk mengambil baju ganti fan keperluan mereka karena mereka akan menginap dirumah nanti malam untuk menemani ku dan alma.
"abi telpon nak" ucap ku pada alma. setelah terlihat wajah mas zaky, aku menunjukkan pada alma. bayi kecil itu tersenyum ketika melihat abinya.
'sayang belum mandi?'
'ini mau mandi bi, nenek sama kakek baru pulang ya nak'
'alma ngak rewel kan?' tanya nya
'Iya. tapi kayaknya agak siangan. sayang, cantiknya abi, mandi dulu ya nanti abi telpon lagi. ummah abi kerja dulu ya. nanti telpon lagi'
'Iya mas. jangan lupa makan sama istirahat ya'
'Iya sayang. assalamualaikum sayangnya abi'
'waalaikumsalam abi'
setelah sambungan telpon terputus, aku memandikan alma. bayi kecil ku akhirnya tertidur setelah kenyang menyusu. bergantian aku melakukan semua keperluan ku sebelum bayi ini bangun. karena alma cuma sebentar tidurnya kalau sudah sore. ketika aku keluar dari kamar, hilya dan fizah sedang duduk diruang keluarga.
"kenapa ngak manggil ke kamar?" tanya ku.
__ADS_1
"Ngak apa-apa nunggu disini aja"
"ya udah kalau mau istirahat di kamar tamu aja. nyalain ac nya. aku mau ke ndalem ummi sebentar. titip alma ya takut kebangun"
"alma dimana?" tanya hilya.
"itu dikamar. aku cuma sebentar koq. Kalau alma nangis nanti ambil aja. Kalau ngak biarin aja" hilya dan fizah mengangguk.
"sebentar ya" pamit ku.
aku langsung menuju ke ndalem ummi. ketika masuk aku bersamaan dengan abah yang akan keluar ndalem.
"abah mau kemana?" tanya ku.
"ada undangan ke kampung sebelah sekalian sholat maghrib disana nanti. alma mana?" tanya abah
"lagi tidur abah dirumah. ummi ikut bah?"
"Iya nak. tapi masih siap-siap. kamu mau kemana?"
"mau ketemu abah sama ummi, mau bilang kalau malam ini mas zaky nginep di kota S lagi ngurus restoran"
"kamu sama siapa dirumah, abah sama ummi kemungkinan pulang malam nanti. di ndalem ngak ada orang. neng juga lagi pulang ke rumah mertuanya. atau abah minta khodam nemenin dirumah?"
"tidak usah abah. tadi mas zaky minta kalau fisya ditemenin sahabat fisya"
"ya udah kalau gitu ngak apa-apa yang penting ada temennya. oh ia nanti maghrib sama isya kamu minta santri yang ngimamin"
__ADS_1
"iya abah"