
“Wah, nama pedang dan ilmu pedangmu tidak buruk, sekarang majulah!”Ucap HaiBai
XiaoLan dan HaiBai melesat maju secara bersamaan.....
Selelah saling berbenturan pedang, mereka bertukar beberapa jurus.Para ketua-ketua sekte dan lainya berdecak kagum, mereka tidak menyangka bahwa XiaoLan memiliki ilmu pedang yang hebat.
“Ling'er, kamu sudah melatih murid yang hebat, kelak di masa depan nanti Lan'er akan melampauimu.”HongZou berdecak kagum.
WeiLing hanya menjawab dengan angkukan kecil. WeiLing sendiri juga merasa kagum pada muridnya, dia mulai berpikir bahwa Phoenix yang ada di dalam tubuh XiaoLan yang melatihnya.
“Sabit Air - Gelombang Samudra!” Seru HaiBai.
Air yang besar tiba-tiba muncul pada pedang HaiBai.XiaoLan tidak mau kalah, XiaoLan mengangkat pedangnya dan berseru dengan lantang.
“ApiNeraka - MembelahGunung”
Air yang besar berbebturan dengan apa yang tidak kalah besarnya.HaiBai tiba-tiba termundur beberapa langkah tapi masih menahan serangan XiaoLan.
“Lan'er, kamu sudah sekuat ini tapi masih di tingkat pemula? memang benar kata Gurumu, kau lah jenius di antara jenius.”HaiBai berdecak kagum pada XiaoLan.HaiBai tiba-tiba mengeluarkan kekuatannya yang sebenarnya dan memantulkan serangan XiaoLan.
__ADS_1
“Ketua, jika bukan karna pedang ini, aku mungkin sudah mati dari tadi.”Jawab XiaoLan.
“Hahah, kamu memang hebat! aku akan memberi ilmu pedang yang hebat nanti. kalau kamu menolak kamu bisa merusak reputasiku sebagai jagoan pedang.”Ucap HaiBai sambil mengelus kepala XiaoLan.
“Ketua, aku minta maaf, tapi aku akan menanyakan pada guruku, jika aku boleh melatih ilmu pedang ketua.”Jawab XiaoLan sambil memandang WeiLing.
“Apa boleh Ling'er?”Tanya HaiBai.
“Tentu boleh, aku ingin muridku jadi lebih kuat. aku berharap tidak merepotkan ketua”Ucap WeiLing sambil memberi hormat.
“Tidak... tidak, tentu saja tidak.Aku malahan senang bisa melatih muridmu ini.”Ucap HaiBai.
“Kalau begitu, terima kasih ketua.”Jawab WeiLing.
HaiBai mengangkuk kecil dan mulai pergi ke tempat para ketua-ketua lainya berdiri.pada saat itu YinMei, YinFang, LiuXun pergi berlari ke arah XiaoLan.
“Wah saudaraku kau he-”Belum selesai YinFang berkata, LiuXun dan YinMei mengalikan pembicaraan dan menabrak YinFang yang sudah duluan di dekat XiaoLan.
“Heii!”Ucap YinFang sambil mengelus kepalanya yang sakit.
__ADS_1
“Lan gege aku tau kamu pasti bisa!”Ucap LiuXun sambil memeluk tangan kanan XiaoLan.
“Kamu yang terbaik Lan gege!”Ucap YinMei sambil memeluk tangan XiaoLan sebelah kiri.
Melihat hal itu semua orang mulai tertawa kecil.mereka melihat wajah XiaoLan mulai memerah.
“Hei, tuan putri, jangan memeluk erat-erat.”Ucap XiaoLan.
YinMei dan LiuXun tidak memerdulikan yang XiaoLan bicarakan malah mereka memeluk semakin erat.Melihat keanehan YinMei dan LiuXun, hal itu mereka semua mulai curiga pada YinMei dan LiuXun kalau merka berdua jatuh cinta pada XiaoLan.
“Tuan putri biarkan Lan'er istirahat terlebih dahulu, dia sangat kelelahan.”Ucap WeiLing.
Setelah YinMei dan LiuXun melepaskan pelukanya, XiaoLan mulai menghilangkan pedangnya.
“Guru, aku...”Ucap XiaoLan terhenti dan mulai jatuh ke tanah.
“Kau pasti memaksakan dirikan Lan'er”Ucap WeiLing sambil tersenyum dan menggendong XiaoLan kembali ke kamar.
**
__ADS_1
Terimakasih atas suportnya yaa...
Oh ya jangan lupa mampir di Novel Pendekar Dewa Kematian yaa... Novelnya sangat bagus... Bantu suport yaa Terimakasih