Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Hampir Mati Tiga Belas Kali


__ADS_3

Saat setelah Xiao Lan kembali di gubuk tua, dia menemukan Xiao Futu telah duduk didepan gubuk tua itu.


“Lan'er, kau sudah kembali? Hei, apa yang terjadi kepada dirimu, kau bahkan terluka yang cukup serius. Bahkan terkena racun yang cukup kuat untuk membunuh Pendekar Angin.” Ucap Xiao Futu sambil mengejek Zhao Lang.


“Hei, jangan mengejekku. Cepat sembuhkan racun ini, ini sangat perih.” Ucap Xiao Lan sambil duduk di salah satu batu yang berada disana.


Xiao Futu langsung menekan racun yang berada dikakinya Xiao Lan dengan tenaga dalamnya. Seketika itu, racun yang berada didalam kakinya Xiao Lan tiba-tiba sudah hilang warna racunnya, tapi Xiao Lan masih terasa saki sedikit.


“Kakak, jadi aku akan dilatih apa?”Tanya Xiao Lan.


“Sepertinya kita batalkan untuk sementara waktu tentang latihan ini. Saat kakak berada di sana, Wei Zang menantangmu untuk duel.” Ucap Xiao Futu.


“Kakak, memangnya dia berada di tingkat pendekar apa?” Tanya Xiao Lan.


“Sama sepertimu, tapi dia sudah berada di pendekar awan gerbang ke 5, sementara kamu hanya pendekar awan tahap 3.” Ucap Xiao Futu.


“Tidak apa, jika hanya berbeda beberapa tingkat saja. Aku pasti akan mengalahkannya.” Ucap Xiao Lan dengan percaya diri.


Pada saat itu juga, Xiao Futu langsung berdiri dari tempat duduknya dan berkata.


“Lan'er, aku akan menunjukkan subuah jurus hebat padamu. Jurus ini akan sangat berguna saat kau bertarung nanti dengannya.” Ucap Xiao Futu sebelum menarik Xiao Lan ke tempat yang lebih luas disekitar tempat itu.


“Kakak, apa yang akan kau tunjukkan kepadaku?” Tanya Xiao Lan dengan bingung.


“Lan'er, perhatian baik-baik gerakan ini.” Ucap Xiao Futu sebelum menunjukkan sebuah ilmu dasar penggunaan tapak.


Xiao Lan berdecak kagum dengan gerakan-gerakan Xiao Futu yang begitu murni. Dan bahkan, Xiao Lan tidak melihat satupun celah yang terbuak pada Xiao Futu saat mengunakan ilmu tapak dasar miliknya.


“Lan'er, ini adalah Ilmu Tapak Es. Semua orang yang berada di kekaisaran manapun tidak mempunyainya selain aku, dan aku akan mewarisikan ilmu ini padamu.” Ucap Xiao Futu sebelum melanjutkan permainan tapaknya.


Xiao Lan tersedak nafasnya sendiri, dia tidak menyangka bahwa, ilmu yang hanya ada satu orang yang menguasainya di kekaisaran kini diwariskan padanya.

__ADS_1


“Lan'er, perhatikan dengan baik.”


“Tapak Es - Penghancur Gunung!”


Seketika itu, sebuah batu besar yang berada disana seketika itu hancur berkeping-keping. Xiao Lan yang melihatnya tidak bisa berkata-kata.


“Lan'er, cobalah.” Ucap Xiao Futu.


Xiao Lan mengangguk pelan sebelum dia mencoba gerakan-gerakan yang Xiao Futu ajarkan padanya. Xiao Futu yang melihat gerakan Xiao Lan yang hampir sempurna hanya dalam sekali lihat membuat Xiao Futu berdecak kagum dengan Xiao Lan.


“Lan'er, jika mengunakan gerakan ini, kau harus tenang. Gerakanmu akan sangat berantakan dan akan jadi lamban jika kau melakukannya dengan penuh semangat, lakukanlah dengan tenang dan fokuskan dirimu.” Ucap Xiao Futu.


“Baiklah.” Ucap Xiao Lan sebelum mencoba kembali gerakan-gerakan yang Xiao Futu tunjukkan padanya.


“Bagus Lan'er, kau sudah sangat bagus.” Ucap Xiao Futu.


“Lihatlah.” Xiao Lan tersenyum tipis sebelum melakukan sesuatu yang mengejutkan.


Seketika itu, Xiao Lan mengarahkannya di sebuah batu yang sama besarnya dengan batu yang di hancurkan Xiao Futu. Pada saat itu, Xiao Lan hanya berhasil membuat tanda tapak yang besar di batu itu.


“Bagus Lan'er kau bahkan sudah membuat tapak sebesar itu. Tapi, kekuatnmu belum cukup kuat, jika kau sudah menjadi pendekar yang hebat, kau pastinya akan menggunakannya jauh lebih baik dari pada sekarang.” Ucap Xiao Futu.


“Ya, aku pasti akan menggemparkan seluruh dunia dengan kekuatanku saat di sama depan nanti!” Ucap Xiao Lan dengan semangat.


Xiao Futu yang mendengar hal itu mulai teringat masalalu. Dia sangat mengingat ketika Xiao Tang yang merupakan ayahnya Xiao Lan pernah mengatakan hal yang sama.


“Hah... Kalian sangat bodoh.” Gumam pelan Xiao Futu sebelum menyuruh Xiao Lan mengulangi latihannya.


Setelah itu, Xiao Lan telah berlatih sampai malam tiba. Pada saat itu, Xiao Lan bahkan tidak makan waktu makanan siang dan memilih untuk terus berlatih jurus yang Xiao Futu ajarkan.


Beberapa saat kemudian, Hari sudah semakin gelap, pada saat itu, Xiao Futu menyuruh Xiao Lan untuk beristirahat.

__ADS_1


“Kakak, aku juga belum menunjukkan ini padamu.” Ucap Xiao Lan sebelum mengeluarkan semua siluman ular dan beruang yang di ambilnya dihutan.


“Wah, kita akan makan sepuasnya malam ini.” Ucap Xiao Futu sebelum pergi membakar ular dan beruang itu.


“Lan'er, apa kau ingin tau siapa pemimpin tertinggi di Keluarga Xiao? Dia bahkan lebih kuat dari pada aku tapi dia menyerahkan gelar orang terkuat kepadaku.” Ucap Xiao Futu.


“Apa?! Ada yang lebih kuat dari kakak?! Siapa dia?” Tanya Xiao Lan dengan antusias.


“Sabar dulu, aku belum menceritakan tentang kisahku.” Ucap Xiao Futu.


“Kisah apa? Apa kau pikir aku masih anak kecil?!” Ucap Xiao Lan dengan wajah cemberut.


“Hah, dengarlah. Aku ini pernah menantang seorang terkuat itu yang mendapatkan julukan sebagai Sang Dewa Iblis.” Pada saat itu Xiao Futu menceritakan tentang perjalanan dirinya dengan seorang terkuat itu.


Xiao Futu menceritakan bahwa, dirinya hampir mati sepuluh kali saat mencoba menantang orang terkuat tersebut. Xiao Lan yang mendengarnya menahan nafasnya karena tidak percaya orang sekuat Xiao Futu sudah hampir dibunuh berapa kali oleh seorang itu.


“Lan'er, ada lagi seorang yang sangat kuat. Aku pun bahkan tidak mampu melawan dia. Dia seorang perempuan yang mendapatkan julukan sebagai Sang Dewi Matahari Abadi.”


Xiao Futu kembali menceritakan tentang dirinya hampir dibunuh oleh Dewi Matahari Abadi tiga kali dalam hidupnya. Xiao Futu juga menceritakan bahwa hanya dia wanita yang bisa mengalahkannya pada era itu.


“Wa-wanita?!” Ucap Xiao Lan.


“Jangan meremehkankannya. Dia adalah istri dari Sang Raja Iblis yang memimpin Keluarga Xiao.” Ucap Xiao Futu.


“Jadi, ada dua orang sekuat itu yang berada didalam keluarga Xiao?” Tanya Xiao Lan.


“Apa kau mau tau siapa mereka?”Ucap Xiao Futu. Xiao Lan langsung mengangguk cepat karena sangat penasaran. Xiao Lan mendengarkan cerita Xiao Futu sambil memakan daging siluman yang sudah matang.


“Dia adalah ayah dan ibumu. Xiao Futu yang dikenal sebagai Dewa Iblis dan Xiu Lan yang dikenal sebagai Sang Dewi Matahari.” Ucap Xiao Futu sambil melihat Xiao Lan.


“Eh? Ap-apa?! Ayah dan ibuku?!”

__ADS_1


__ADS_2