Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Koloseum


__ADS_3

Mereka tiba-tiba disampari oleh Kakek tua dan Seorang Pemuda yang tampan. “Selamat datang Nona Mei.” Salam kedua orang tersebut.


“Siap mereka kakak?” Tanya Xiao Lan.


“Kakek tua ini bernama Liu Zong. Dan yang satunya lagi adalah Ling Yang.” Ucap Xie Mei sambil memperkenalkan mereka berdua.


Liu Zung adalah pemimpin dari Universitas Pedang Langit ini sementara Ling Yang adalah muridnya.


“Apa mereka adalah adik dan calon adikmu Mei'er?” Tanya Liu Zung sambil memainkan jenggotnya yang panjang sementara Ling Yang hanya tersenyum cerah.


“A-apa maksudmu kakek busuk?!” Ucap Xie Mei dengan kesal. Wajah Xie Mei mulai memerah setelah menatap ke arah Xiao Lan.


“Tidak, tidak. Ayo masuk.” Ucap Liu Zong sebelum mengantar mereka ke ke salah satu Koloseum yang sangat besar. Sebelum Xiao Lan dan lainnya datang, Liu Zung dan para tetua-tetua lainnya telah mengumpulkan seluruh murid yang berada di Universitas Pedang Langit uni untuk mengetes kekuatan Xiao Lan dan Xie Ji.


Pada saat mereka masuk, Xiao Lan dan Xie Mei disuruh Liu Zung untuk pergi ke tengah-tengah koloseum dan sementara Xie Mei menunggu di atas koloseum bersama para tetua lainnya.


“Wah, Dia sangat tampan.”


“Aku berharap dia bisa masuk ke universitas ini.”


Banyak komentar yang bagus untuk Xiao Lan tapi, itu hanya untuk wanita. Dan para wanita-wanita itu langsung melirik ke arah Xie Ji dan menatapnya dengan tatapan sinis.


“Cih! Tampan apanya dia.”


“Sial sainganku bertambah lagi!”


“Tapi wanita itu adalah milikku!”


Sementara para pria malah tidak senang dengan Xiao Lan dan malah memuji-muju Xie Ji.


“Para murid dari Universitas Pedang Langit, aku akan mengumumkan untuk murid yang berada di tingkat 50 ke atas untuk mengetes kekuatan mereka berdua.” Seru Liu Zung.


“Hei kakek, apa aku bisa melawan yang lebih kuat dari itu?” Tanya Xiao Lan dengan santai.


“Hei bocah busuk! Apa kau pikir mereka semua lemah?!” Xie Ji langsung memukul Xiao Lan dari belakang.


“Permintaan diterima. Xiao Lan dan Xie Ji akan melawan para murid junior yang terhebat.” Ucap Liu Zung sebelum memanggil tiga orang untuk melawan Xiao Lan dan Xie Ji.


Mereka adalah Tian Ho, berumur 19 tahun tingkat pendekar, Pendekar Alam Yang membuka gerbang ke 3.

__ADS_1


Dan satu lagi yang bernama Pan Su seorang wanita cantik yang memiliki kekuatan yang setara denga Pendekar Alam yang membuka gerbang ke 4.


Sementara yang satunya lagi dia adalah Zu, dia berada di tingkat Pendekar, Pendekar Alam yang membuka gerbang ke6.


Mereka bertiga memiliki umur yang sama. Tian Ho dikenal sebagai Sang Kalajengking Emas.


Dan Pan Su dikenal sebagai Sang Dewi Kupu-kupu.


Sementara Zu, dia dikenal sebagai Dang Dewa Pedang.


“Wah! Hei, apa kalian mau menjadi temanku saat aku berhasil mengalahkan kalian?” Tanya Xiao Lan.


Zu ini sikapnya sangatlah baik, dia juga memiliki wajah yang tampan walaupun tidak setampan Xiao Lan.


“Baiklah, dengan senang hati.” Ucap Zu sementara yang lainnya hanya berdiam diri dan tidak berbicara.


“Baiklah, pertandingannya dimula-”


“Tunggu!” Belum selesai Liu Zung menyelesaikan katanya, tiba-tiba Xiao Lan menghentikannya.


“Ada apa?” Tanya Liu Zung dengan bingung.


“Apa aku boleh menghajar temanku juga?” Pertanyaan Xiao Lan membuat semua orang bingung, apa lagi Xie Mei dan Xie Ji.


“Hehe, Ji'er, kau pergi dulu, aku akan mengurus mereka bertiga.” Ucap Xiao Lan sebelum mendorong Xie Ji keluar arena pertandingan.


“Kau ini juga tidak akan di diskualifikasi, tanang saja.” Ucap Xiao Lan sebelum mencabut Pedang Hitamnya sambil mengarahkannya pada ketiga orang itu.


“Kau ini benar-benar menarik... Xiao Lan.” Zu bergumam pelan sebelum mencabut pedangnya dan langsung melesat dengan cepat kearah Xiao Lan.


Sementara Pan Su dan Tian Ho juga langsung ikut menyerang Xiao Lan dengan pedang mereka.


“Baiklah... Sekarang, mari kita mulai.” Ucap Xiao Lan sebelum mengeluarkan seluruh kekuatannya dan menunjukkan bahwa dia adalah seorang pendekar obat yang membuka gerbang ke 4.


Semua orang terkejut setelah melihat hal tersebut. Zu dan lainnya juga terhenti dan memutuskan untuk mengambil jarak aman dari Xiao Lan.


“LanLan... Kau sudah sekuat ini sekarang? Aku saja Pendekar Obat yang membuka gerbang ke 5 aku rasa aku tidak akan menang melawanmu.” Xie Ji bergumam pelan.


Dia bisa menemukan bahwa Xiao Lan memiliki aura yang sangat kuat, apa lagi aura pembunuh dan aura phoenixnya yang sangat kuat.

__ADS_1


“Sudah aku duga kau sangat hebat Saudara Xiao.” Ucap Zu dengan kagum.


“Semuanya! Ayo serang sekuat tenaga kalian!” Seru Zu dengan lantang sebelum menyerang Xiao Lan bersama lainnya.


Zu, Pan Su dan Tian Ho menyerang Xiao Lan secara bersamaan dengan menggunakan pedang mereka masing-masing.


Xiao Lan berhasil menghindari semua serangan mereka dengan mudah dan menangkisnya dengan mudah.


“Terima ini Saudara Xiao/Xiao Lan!” Seru Zu, Pan Su dan Tian Ho.


“Kalajengking Emas - Pedang Emas Bumi!”


“Dewi Kupu-kupu - Pedang Kupu-kupu!”


“Dewa Pedang Suci - Pedang Agung!”


Pedangnya Tian Ho tiba-tiba muncullah seekor kalajengking emas dan Pedang Pan Su tiba-tiba muncul seekor kupu-kupu biru.


Sementara Pedangnya Zu muncullah beratus-ratusan pedang di atas pedangnya.


“Wah! Kalian memiliki jurus yang hebat!”


“Aku juga punya loh.” Ucap Xiao Lan sebelum...


“Kucing Kecil, mari kita mulai.”


“Pedang Es - Macan Es Suci!” Seketika itu, kucing kecil muncul dari pedangnya Xiao Lan. Sebelum mereka semua yang berada disana, tiba-tiba kucing kecil itu berubah menjadi seekor macan es berambut hitam dan putih.


Sewaktu Xiao Lan mengeluarkan Kucing kecil, semua orang menjadi hening sebelum para penonton bersorak sorai.


“Agh!” Seru Ketiganya begitu juga Xiao Lan. Akhirnya mereka bertiga terpental cukuo jauh sampai-sampai mereka menebus tembok koloseum itu.


Sementara itu, serangan mereka bertiga berhasil membuat Xiao Lan terkuka yang lumayan parah.


“Hehe... Kakak, aku menang.” Ucap Xiao Lan sebelum menatap Xie Mei yang berada di atas koloseum sebelum jatuh pingsan di tengah arena pertarungan.


“Pemenangnya adalah Xiao Lan dan Xie Ji! Mereka sudah di terima di Universitas Pedang Langit!” Liu Zung langsung menyetujui Xiao Lan. Yang membuat mereka bingung, mereka belum melihat kemampuan Xie Ji. Jadi mereka ada sedikit ragu dengan kemampuannya.


“Xie Ji adalah adik dari salah satu orang terkuat di Dinasti Terang ini, jadi kalian semua tidak perlu memikirkan kekuatannya.” Ucap Tian Zung sebelum menyuruh para murid lain untuk membawah Xiao Lan dan ketiga orang lainnya ke tabid.

__ADS_1


Tapi, sebelum mereka membawah Xiao Lan dan lainnya ke tabid, tiba-tiba ada seorang berjubah merah dan biru muncul dengan seketika ditengah-tengah koloseum.


“Me-mereka ini...”


__ADS_2