
“Pertandingan selanjutnya... King dari Sekte Racun, berumur 18 tahun, Pendekar Puncak Spirit. Wang Lio dari Sekte Rumput Putih, berumur 18 tahun, Pendekar Puncak Spirit. Dimulai!”
“Aku ingin lihat murid-murid dari sekte rac...un-” Belum selesai Wang Lio berbicara, King tombaknya dan langsung mengenai leher Wang Lio sampai mati. King unggul karena Wang Lio lengah, dia melakukannya setelah dia tau bahwa Wang Lio lengah.
“Pertandingan selesai. Pemenangnya King dari Sekte racun!”.
Perbincangan tidak berlangsung lama, kemudian ada seseorang yang misterius yang memakai jubah hitam dan menutupi seluruh tubuhnya, datang di tengah pertandingan.
Semua orang yang berada di sana mengerutkan dahi mereka.
“Siapa dia, berani-beraninya dia masuk ke sini tanpa izin.”
“Hei siapa kau!?”
Banyak orang yang bertanya-tanya, sebelum orang misterius itu menunjuk ke satu arah.
“Anak itu, berikan padaku” Orang misterius itu menunjuk ke arah Xiao Lan.
“Ada keperluan apa pendekar denganku?” Xiao Lan masih bersikap tenang, dirinya merasa bahwa orang itu tidak memiliki niat membunuh.
“Kalian semua tenang saja, aku mendapatkan tugas dari tuanku untuk melindunginya.” Ucap seorang misterius itu. Semua orang tidak berani menyerang karena orang misterius itu memiliki kekuatan yang besar, mereka bisa merasakannya. Setidaknya orang misterius itu berada di tingkat Pendekar Puncak Surgawi.
Sementara semua orang yang berada di sana, sekalipun Hong Zou hanya berada di Pendekar Surgawi Awal.
“Melindungi aku? untuk apa?” Xiao Lan mengerutkan dahinya karena bingung.
“Hihi, kamu memang seperti tuanku saat muda dulu.”
“Xiao Lan bukan, Namamu Xiao Lankan. Baiklah, karena mungkin kamu memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang yang ada di sini, aku akan memberitau kalian sesuatu.”
“Apa yang akan pendekar beritau kepada kami?” Tanya Xiao Lan.
“Kalian semua. Pergilah dari sini, tempat ini sudah tidak aman lagi...” Sesosok itu menjelaskan, bahwa dirinya di tugaskan oleh seseorang untuk melindungi Xiao Lan. Dan dia juga mengatakan bahwa, tempat ini akan di serang oleh Sekte Jiwa dan para aliansinya.
“Apa!” Semua orang terkejut mendengar hal tersebut. Xiao Lan yang masih penasaran tentang tuannya tiba-tiba muncul di depannya dengan cepat. Seseorang itu tersentak kaget, dia bisa melihat kecepatan Xiao Lan hampir sama sepertinya walaupun sedikit, dirinya yang lebih cepat.
‘Tuan, anakmu benar-benar berbakat.’ Pikir seseorang tersebut lalu tersenyum dibalik jubah hitamnya.
“Apa yang dia lakukan?” Tanya semua orang yang berada di sana. Wei Ling sendiri tidak sempat menghentikannya karena terlalu fokus pada sesosok tersebut
Xiao Lan mengandeng sesosok itu di pundaknya sebelum membisikan sesuatu. “Dari tadi aku penasara tentang tuanmu, bisakah kamu memberitauku siapa dia?”
__ADS_1
Xiao Lan langsung mundur beberapa langkah ke belakang agar tidak banyak orang yang melihat kalau dirinya sudah membisikkan sesuatu.
Tiba-tiba pendekar itu membuka jubahnya. Semua orang terkejut melihat sesosok wanita yang amat cantik. Wanita itu berumur sekitar 21 tahun. Tapi, walaupun masih muda dirinya memiliki bakat yang hebat.
“Ka... kau!” Xiao Lan terkejut melihat bahwa orang yang dia gandeng itu adalah wanita.
Sementara itu muncul 3 aura membunuh yang sangat amat pekat, tapi hanya Xiao Lan yang merasakannya.
Xiao Lan menoleh ke atas dengan keringat dingin. Dirinya bisa melihat Liu Xun, Yin Mei dan Ye Fei. Mata mereka memutih karena kesal melihat Xiao Lan menggandeng wanita lain.
“Jangan... Jangan melihatku seperti itu...” Ucap Xiao Lan.
“Hihi, nampaknya kamu cukup terkenal di kalangan para putri. LanLan...”
“Jangan panggil aku LanLan!” Xiao Lan berdecak kesal pada wanita cantik itu.
“Hihi... LanLan, situasinya sangat tidak menguntungkan. Lebih baik kamu ikut aku-” Belum selesai wanita cantik itu bicara, tiba-tiba terjadi ledakan yang besar.
“BOOM”
“Kita diserang! Kita diserang”
“Sial! secepat ini?”
“Wah, Wah. Ternyata banyak mangsa...” Ucap salah satu ketua sekte jiwa Tang Long.
“Ayah, aku mau para putri-putri itu untuk dijadikan istriku!” Ucap anak Tang Long. Anak Tang Long adalah Tang San.
“Hei, hei bukankah itu adalah Yun Rou?” Ucap Tang Long sambil menunjuk ke arah wanita cantik itu. Seseorang misterius itu bernama Yun Rou.
“Jika kalian menginginkan aku, lepaskan semua orang yang berada di sini!” Ucap Yun Rou.
“Ohh... mungkin ketua Long menginginkanmu tapi aku menginginkan dia” Salah satu ketua wanita sekte jiwa yang bernama Dai Wen menunjuk ke arah Wei Ling.
“Baiklah, jika kalian menginginkanku, tapi lepaskan mereka semua!” Ucap Wei Ling.
“Bagus! cepat kemari!”
Sebelum Wei Ling dan Yun Rou melangkah kedepan. Tiba-tiba aura membunuh yang sangat amat pekat membemani mereka semua yang berada di sana. Bahkan, pendekar yang berada di atas udara tertekan sampai tidak bisa terbang kembali.
“Tu... Tuan, akhirnya kamu datang.” Ucap Yun Rou. Tiba-tiba seseorang yang mempakai jubah hitam datang dari atas udara.
__ADS_1
“Siapa dia?!”
“Di... Dia... Aku tidaj dapat merasakan kekuatannya!”
“Mungkinkah pendekar dewa?!”
“Satu kata “Enyahlah!”
Semua orang yang berada di sana tersedak nafas mereka sendiri. Pendekar yang berada di aliran putih maupun hitam terdiam untuk sementara waktu. Sementara pendekar yang menekan mereka semua turun ke tanah.
Tang Long yang merasa harga dirinya di injak, tiba-tiba mengeluarkan aura membunuh yang kuat walaupun tidak sebanding dengan pendekar misterius.
Tang Long mengeluarkan pisau racunnya yang merupakan senjata amdalannya dan melempar ke arah Xiao Lan dan Yun Rou.
Pendekar itu hanya mengayunkan tangannya dan membuat pisau itu hancur berkeping-keping.
Melihat hal itu semua orang mematung sejenak. “Serang mereka! Dia hanya sendiri.” Ucap Tang Long.
Para pendekar aliran hitam mulai menyerang. Tapi yang membuat para pendekar aliran hitam itu, mereka melihat pendekar misterius itu hanya berdiam diri di tempat Xiao Lan dan Yun Rou.
Banyak pendekar aliran putih mati terbunuh oleh pendekar aliran hitam. “Oh, jadi dia hanya melindungi mereka berdua...” Guam pelan Tang Long.
Wei Ling dan lainnya tidak tinggal diam saja
Mereka membantu para raja-raja, putri dan putra mereka.
“Serang kedua anak itu!” Tang Long menunjuk ke arah Xiao Lan dan Yun Rou. Para pendekar aliran hitam mulai memngarah pada Xiao Lan dan Yun Rou.
Pendekar itu mulai bergerak. Dia melindungi Xiao Lan dan Yun Rou. Tang Long mulai mengerti kelemahan pendekar itu. Dan memutuskan untuk menyerang Xiao Lan dan Yun Rou.
Xiao Lan yang awalnya mau menahan serangan Tang Long. Tapi, tiba-tiba pendekar itu melindungi Xiao Lan.
Xiao Lan mulai amat kebingungan dengan pendekar tersebut.
“Lan'er,...” Tiba-tiba pendekar itu membuka jubah yang menutupi Wajahnya. Xiao Lan sangat terkejut dia bisa melihat orang yang tidak asing baginya. Malahan sangat penting bagi Hidupnya.
“A... Ayah!”
***
Sambil meunggu Legenda Dewa Phoenix di up. Aku mau nyaranin buat baca novel Pendekar dewa Kematian. Novel yang menceritakan tentang anak yang miskin yang mengubah hidupnya di karenakan seseorang guru... Ceritanya bagus loh...
__ADS_1
***Terimakasih