Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Ch. 8 - Kekuatan Api Membara


__ADS_3

“Astaga apa ini?” Xiao Lan tersadar kembali dan melihat kondisi tubuhnya penuh dengan aura merah kehitaman.


“Itu adalah kekuatanku, tapi kamu ingat harus penuhi keinginanku setelah ini ya..”


‘Apa itu..!’ Wei Ling dan lainya sangat terkejut melihat ada aura yang sangat pekat di tubuhnya.


‘Apa ini kekuatan phoenix yang tertidur didalam tubuhnya sudah bangun?’ Pikir Wei Ling. Wei Ling sudah tau kekuatan phoenix yang berada di dalam tubuh Xiao Lan tapi dia masih tidak percaya Xiao Lan dapat menggunakannya.


‘Kalau memang kamu sudah membangkitkan kekuatan tersembunyimu itu, Guru sudah tidak takut lagi membawamu ke perjalanan guru selanjutnya.’ Pikir WeiLing sambil tersenyum ke arah XiaoLan.


Ular itu langsung tertekan karna aura Xiao Lan yang Meluap-luap. Ular itu langsung menyerang Xiao Lan dengan cepat karena dia takut kalau kekuatan Xiao Lan lebih bangkit lagi.


Disaat yang hampir bersamaan Xiao Lan Melesat maju dengan kecepatan yang sangat tinggi. Belum sempat ular itu menyerang Xiao Lan. Namun Xiao Lan langsung tiba didepan ular itu dan memukul keras perut ular itu sampai termuntah darah.


Melihat semua yang di lakukan Xiao Lan dari kejauhan Wei Ling berdecak kagum pada muridnya yang berhasil memukul mundur ular tersebut.


“Bocah, kamu bisa menggunakan jurus PukulanApiPembara, caranya tidak sulit, bayangkan saja tanganmu dipenuhi api yang membara hanya itu saja”Jelas phoenix.


Xiao Lan mengangkuk pelan dan mulai membayangkan yang di katakan Phoenix.

__ADS_1


“Pukulan Api Membara!”


Pukulan itu berhasil menembus perut ular itu tanpa kesusahan. Raja Liu, Wei Ling dan lainya terbuka mulut lebar-lebar tapi tidak berkata-kata saat melihat hal itu.


“Aku berhasil!!” Xiao Lan berguam kecil.


Pada saat Xiao Lan masih berpikir apa yang terjadi dengan kekuatannya yang meningkat drastis. Xiao Lan pingsan ke tanah karna tidak bisa menahan kekuatan phoenix tersebut karna tubuh dan fisik Xiao Lan masih lemah.


“Lan'er...!” WeiLing dan lainya berseru dengan lantang,dn pergi menghampiri XiaoLan.


***


ke esok harinya, Xiao Lan terbangun. ‘Ehh..apa yang terjadi?’ apa aku pingsan?’ XiaoLan berguam kecil dan memeriksa tubuhnya yang sudah sembuh total.


“Ah...iya aku tidak apa-apa. Tuan Putri, dimana guruku dan yang mulia?”Xiao Lan melirik kanan, kiri tapi tidak menemukan Wei Ling dan Raja serta ratu.


“Gurumu, Ayah dan ibu ada di luar...”


“Ohh, baiklah aku akan keluar untuk melihat mereka”

__ADS_1


Setelah Xiao Lan keluar, raut wajah Wei Ling dan Raja, ratu tersenyum cerah melihat Xiao Lan tidak apa-apa.


“Lan'er, kamu tidak apa-apa?”Tanya WeiLing


“Murid tidak apa-apa guru.”


“Lan'er kamu pasti lapar, ini makanan untukmu”Ratu memerhatikan tubuh Xiao Lan yang sudah tidak apa-apa dan membarikan makanan.


“Ahh...Te... terima kasih yang mulia ratu...” XiaoLan mengambil makanan yang di berikan Ratu padanya. XiaoLan pun tidak lupa membari hormat.


***


Terima kasih atas suportnya yaa...


Oh ya jangan lupa mampir di Novel Pendekar Dewa Kematian yaa... Novelnya sangat bagus... Bantu suport yaa.


***


Masih banyak kesalahan yang di Novel Legenda Dewa Phoenix... maklum aja, masih pemula... Maaf yaa jika ada kata-kata yang mengganggu.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Komen, Share dan vote yaa... sekali lagi Terima kasih untuk suport kalian selama ini.


selama ini selalu di kasih saran oleh banyak pembaca agar lebih bagus lagi ke depannya... Terimakasih


__ADS_2