Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Kekalahan Serigala Hitam


__ADS_3

Para pasukan serigapa hitam berdecak kesal, karna hanya memberikan perlawanan yang sangat sedikit untuk Xiao Lan. Disisi lain Xiao Lan terus membunuh para pasukan serigala hitam dengan keahlian pedangnya.


Satu persatu pasukan serigala hitam mulai meletakan senjata-senjata mereka dan berlutut.


“Biarkan kami hidup! kami akan menebus semua dosa kami.”


“Ampuni kami!”


Para pasukan serigala hitam meminta belas kasihan pada Xiao Lan, tapi Matriak XiaXia, Patriak Hai Bai tidak memperdulikan mereka dan terus membunuh.


“Jika para penduduk yang berada di aliran putih meminta ampun pada kalian, apa kalian akan mengampuni mereka?!”Ucap Patriak Hai Bai dengan geram karna sudah tidak terhitung jumlah penduduk yang kelompok serigapa hitam bunuh.


Para pendekar-pendelar dari kubuh aliran putih yang sudah berkumpul semua tidak tinggal diam saja, mereka juga membunuh para kelompok serigala hitam tanpa pandang bulu. mereka mengerti apa yang di katakan Hai Bai dan mulai membunuh sebanyak yang mereka mau.


Sebenarnya para pendekar aliran putih tidak seperti itu cara mereka. tetapi kelompok serigala hitam sudah kelewatan batas, jadi mereka sudah tidak memperdulukan aturan tersebut.


**


Disisi lain


Wei Ling dan Hong Zou yang telah memberikan pil obat pada Dong Zong yang terbaring.


“Patriak Zong, bertahanlah.”Ucap Wei Ling.


“Kau harus bertahan!”


Setelah Hong Zou berkata demikian, dia kemudian memalikan pandangannya pada Dong An.


“Gawat! Dong An melarikan diri!”Ucap Hong Zou.


“Ketua, lebih baik kita pulihkan Patriak Zong terlebih dahulu, lagi pula pasukan mereka sudah musnah.”Ucap Wei Ling sambil memandang pada Xiao Lan yang sedang berdiri dari kejauhan.


“Ahh... Ling'er, muridmu sangat berbakat, tapi jangan biarkan dia lebih banyak membunuh lagi, tidak baik baginya. dan Lan 'er akan terpengaruh oleh hawa membunuhnya.”Ucap Hong Zou, khawatir.


“Benar, jika Lan'er membunuh lebih banyak lagi, dia benar-benar akan terpengaruh oleh hawa membunuhnya.”

__ADS_1


‘Tuan Xiao Tang, anakmu benar-benar sepertimu.”Ucap Hong Zou sambil memandang ke ara Xiao Lan dengan senyuman tipis.


Setelah Xiao Lan dan lainya menghabisi para pasukan serigala hitam, Wei Ling dan Hong Zou membawa Dong Zong ke arah Xiao Lan dan lainya berada.


“Guru!”Ucap Xiao Lan sambil berlari ke arah Wei Ling dan memberikan pelukan erat.


“Guru senang Lan'er baik-baik saja.”Ucap Wei Ling.


Xiao Lan hanya menjawab perkataan Wei Ling dengan senyuman.“Lan'er, guru akan memberikan masukan. jangan terlalu banyak orang di masa depan...”Ucap Wei Ling.


“Maaf guru...”


“Tidak apa-apa, mari kita kembali, Patriak Zong sedang terluka parah.”Ucap Wei Ling.


Semuanya mengangguk pelan dan mulai pergi dari tempat kejadian tersebut. Saat perjalanan ke rumah kepala desa, Wei Ling menceritakan apa yang terjadi dan memberitau mereka bahwa Dong An berhasip melarikan diri.


Semua orang yang berada di sana menahan sejenak nafas mereka. mereka tau betapa bahayanya Pemimpin kelompok tersebut.


Saat mereka sampai ke rumah kepala desa, mereka menceritakan semua yang terjadi pada kepala desa. terlihat dari raut wajah kepala desa yang sangat senang karna kelompok serigala hitam telah musnah.


Dan juga, kepala desa membawa Xiao Lan dan lainya ke ruang bawah tanah, tempat yang menjadi tempat persembunyian penduduk dan para turis. tidak lupa kepala desa memperkenalkan patriak dan matriak yang sedang menyamar sebagai penduduk desa.


“Anak ini adalah murid dari PendekarMacanPutih, dia berperan banyak dalam pertempuran tersebut.” Kepala desa juga menceritakan aksi-aksi Xiao Lan yang membunuh banyak pendekar saat pertempuran berlangsung.


Tidak hanya pangeran dan para pengikutnya yang menahan nafas sejenak. para penduduk desa juga mengalami hal yang sama seperti pengeran tersebut.


“Hai teman... kam-”Belum selesai Pangeran Zhang Hou berbicara, Xiao Lan sudah mengeluarkan Aura phoenix dan Aura membunuhnya yang sangat amat pekat dan membuat tembok-tembok tanah yang berada di sekitar retak.


“Lan'er, kamu kenapa?”Tanya Wei Ling. Wei Ling sadar Aura membunuh dan aura aneh yang dikeluarkan oleh Xiao Lan membuat penduduk takut.


Hong Zou dan lainya juga memandang Xiao Lan. Xiao Lan masih memandang Zhang Hou dengan tajam. para patriak dan matriak memahami bahwa Xiao Lan masih memendam kemarahanya pada Zhang Hou.


Xiao Lan baru menyadari kalau kelakuanya sudah membuat semua penduduk takut. Xiao Lan langsung menarik kembali kedua aruanya itu dan langsung membungkuk hormat.


“Aku minta maaf, jika aku menakuti kalian.”

__ADS_1


Perkataan Xiao Lan membuat semua penduduk desa saling berpandangan satu dengan yang lain.


“Ahh... tidak apa-apa, lebih baik kita keluar dari tempat ini dan langsung merayakan kemenangan kita.”Ucap Kepala desa.


Saat mereka keluar dari tempat persembunyian, Xiao Lan dan lainya merayakan pesta untuk kemenangan mereka. saat Wei Ling dan para patriak dan matriak sedang minum-minum Xiao Lan memutuskan untuk pergi ke rumah tertinggi yang berada di desa air.


Xiao Lan hanya duduk bersila dan memejamkan matanya karna menikmati angin sepoi-sepoi. tiba-tiba Xiao Lan membuka matanya dan melihat ke arah bangunan yang berada di samping.


“Jika tidak keluar, aku akan membunuhmu.”


“Ahh... sepertinya memang tidak bisa menyembunyikan keberadaanku darimu.”Seseorang laki-laki yang keluar dan melompat ke bangunannya Xiao Lan.


“Apa yang kau mau?” Ucap Xiao Lan sambil berdiri dan menghadap pada orang tersebut. orang tersebut tidak lain adalah Zhang Hou


“Aku hanya ingin menebus kesalahanku.” Ucap Zhang Hou sambil mengambil papan kartu berlian dengan ada tulisan di atas papan kartu berlian tersebut “Pemilik Saham Terbesar Asosiasi Mawar Putih”


“Untuk apa kau memberikan ini kepadaku?” jawab Xiao Lan sambil mengerutkan dahinya.


“Haha, kau masih begitu dingin kepadaku, yaa itu memang wajar karna aku telah menyinggung gurumu. tenang saja aku tidak bermaksud buruk, dengan adanya ini kau bisa di hormati jika kau melihatkan ini pada siapa pun.”Ucap Zhang Hou sambil menepuk pundak Xiao Lan.


“Asosiasi ini sangat misterius dan sangatlah kuat, aku yang membuatnya jadi kau tidak perlu khawatir, aku juga sudah memberitau pada asosiasi bahwa kamu akan menggantikanku.”Ucap Zhang Hou.


“Dan jika kau takut pada kerajaanku karna kau telah mengambil ahli asosiasi ini kau tidak perlu khawatir, karna cuma aku seorang yang pertama membuat asosiasi ini tanpa sepengtauan siapa pun bahkan keluargaku”


“Untuk apa kau memberikanku ini? apa tujuanmu sebenarnya?”


“Ini adalah permintaan maafku padamu teman. karna telah menyinggungmu”


“Oh ya. siapa namamu? umurmu? tingkat pendekarmu?”Tanya Zhang Hou.


“Hah... baiklah aku memaafkanmu. namaku Xiao Lan, kau bisa memanggilku Lan'er atau saudaraku. dan juga umurku saat ini 8 tahun, tingkat pendekarku kurasa saat ini pendekar kelas III”Ucap Xiao Lan.


“Ap-apa! kau... kau... kau baru berumur 8 tahun...? Ya aku memang tidak salah memberikan posisi ini padamu! Kelak kita adalah saudara ya!”Ucap Zhang Hou.


Xiao Lan tidak menyangka kalau Zhang Hou yang di kenal sebagai si sombong bisa berkata begitu pada Xiao Lan. Xiao Lan mulai mengerti kenapa Zhang Hou bertindak sombong karna dia selalu di hina karna tidak memiliki teman waktu kecil jadi dia memutuskan untuk bertindak sombong padahal dia tidak seburuk dengan berita yang beredar.

__ADS_1


“Oh ya. aku Zhang Hou, kau bisa memanggilku sesukamu dan usiaku 15 tahun sekarang ini, aku berada di tingkat pendekar II.”Ucap Zhang Hou dengan semangat. dia merasa senang karna bisa memiliki teman


***


__ADS_2