Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Identitas Xiao Tang Dan Xiu Lan Yang Sebenarnya!


__ADS_3

Orang itu adalah kakeknya Xiao Zen'ji. Dia adalah tetua besar dari Xiao.


“Kekek, apa kakek mengenalnya?” Tanya Xiao Zen'ji.


“Hah? Apa maksudmu kakek?”Xiao Lan mengerutkan dahinya, dia tidak mengerti apa yang di katakan oleh kakek itu. Xiao Lan juga bisa merasakan kalau kakek yang berada didepannya itu sangatlah kuat.


“Aku adalah tetua besar dari Keluarga Xiao. Namaku Xiao Ning.” Ucap Xiao Ning.


Xiao Lan langsung memberi hormat setelah mengetahui bahwa Kakek yang berada di depannya adalah tetua besar di keluarga Xiao.


“Maafkan aku tetua.” Ucap Xiao Lan sambil memberikan hormat kepada Xiao Ning.


“Tidak apa-apa. Ayo kakek akan mengadakan pesta atas kedatangan tuan muda.” Ucap Xiao Ning sambil menarik Xiao Lan. Sementara Xiao Zen'ji merasa tidak di pedulikan, dia berdecak kesal dengan kakeknya karena melakukan dirinya layaknya tidak ada orang.


Saat mereka semua sudah tiba didalam, Xiao Ning mengajak Xiao Lan untuk minum arak bersama. Xiao Zen'ji langsung menghampiri mereka dan melarang Xiao Lan untuk meminum arak tersebut.


“Kakek! Dia tidak boldh minum arak terlebih dahulu! Dia masih sakit!” Ucap Xiao Zen'ji.


“Haha! tidak apa-apa, pria memang seperti itu.” Ucap Xiao Ning.


“Tidak boleh!” Xiao Zen'ji bersikeras untuk tidak membuat Xiao Lan meminum arak tersebut.


“Ah. Baiklah, baiklah aku tidak akan meminumnya.”Ucap Xiao Lan sambil meletakkan gelas di meja.


“Zenji'er. Lihat, tunanganmu ini hanya menurut jika kau yang memerintahnya.” Ucap Xiao Ning dan tertawa dengan lantang, diikuti juga oleh para tetua keluarga.


“Tu... Tunanga?!Ucap Xiao Zen'ji dengan terkejut.


“Apa yang kalian bicarakan?” Xiao Lan malah tidak mengerti sama sekali yang mereka sedang bicarakan.

__ADS_1


“Ahh... Sudah-sudah. Lan'er pergi dan beristirahatlah terlebih dahulu. Yang penting kamu sudah menemani kakek untuk sementara waktu.” Ucap Xiao Ning sambil menyuruh Xiao Zen'ji untuk membawa Xiao Lan kekamarnya.


Xiao Zen'ji mengangguk pelan sebelum membawa Xiao Lan ke kamarnya yang sudah mereka siapkan. Saat di perjalanan, Xiao Zen'ji menahan rasa malunya karena dia tidak mengira bahwa orang yang dia rawat adalah tunangannya sendiri.


Wajah Xiao Zen'ji sangat merah bahkan Xiao Lan bingung melihat reaksi Xiao Zen'ji yang begitu aneh.


“Zenji'er?” Xiao Lan memutuskan untuk bertanya kepada Xiao Zen'ji.


“Iy-Iya.” Jawab Xiao Zen'ji dengan gugup.


“Apa kamu sakit?”


“Ti-Tidak, aku tidak sakit.” Ucap Xiao Zen'ji sambil memandang ke arah yang berlawanan dengan Xiao Lan. Dia tidak ingin Xiao Lan melihat wajahnya yang memerah karena itulah dia memalingkan pandangannya.


Seketika itu, Xiao Lan berhenti. Xiao Zen'ji juga ikut berhenti dan menoleh ke arah Xiao Lan yang berada di sampingnya. Saat Xiao Zen'ji menoleh ke arah Xiao Lan, Xiao Lan sudah meletakkan tangannya ke dahinya Xiao Zen'ji.


“Apa yang kau lakukan?!”


“Aku hanya memeriksa dirimu saja.” Ucap Xiao Lan dengan tenang.


“Hmph! Cepat!” Xiao Zen'ji akhirnya membawa Xiao Lan kekamarnya. Pada saat mereka sudah sampai di kamarnya Xiao Lan, Xiao Zen'ji langsung meninggalkan Xiao Lan sendirian.


“Beristirahatlah bodah idiot.” Ucap bold setelah Xiao Zen'ji pergi meninggalkan mereka.


“Tidak! Aku harus-”


“Bodoh, sekuat apapun kamu tapi, jika kau sakit itu tidak akan ada gunanya.” Ucap bold. Bold bisa mengerti bahwa Xiao Lan ingin berlatih giat karena dia ingin melindungi orang-orang terdekatnya.


Xiao Lan akhirnya mengerti apa yang di katakan bold. Dia akhirnya memutuskan untuk tidur lebih cepat agar saat Xiao Lan bangun, dia bisa melatih dirinya dalam kondisi prima.

__ADS_1


Saat Xiao Lan tertidur, terlihat ada seseorang yang mengintip di kamar tersebut. Dia adalah Xiao Zen'ji, Xiao Zen'ji sangat mengkhawatirkan Xiao Lan waktu dia masih belum mengetahui bahwa Xiao Lan adalah tunangannya dan sekarang, saat dia sudah mengetahui bahwa Xiao Lan adalah tunangannya, dia bahkan menjadi berkali-kali lipat lebih perhatian pada Xiao Lan dibandingkan yang kemarin.


“Kau Mengkhawatirkannya?” Saat Xiao Zen'ji masih mengintip di kamarnya Xiao Lan, tiba-tiba ada seseorang yang datang. Dia adalah Xiao Ning, kakeknya Xiao Zen'ji.


“Ah... Ma... Mana mungkin aku mengkhawatirkannya. Aku hanya sedang berjalan sebentar saja.” Ucap Xiao Zen'ji sambil menutup rasa malunya dengan berbagai cara.


“Dalam beberapa hari kedepan, Ketua Xiao Tang akan kembali. Itu karena aku mengirimkan pesan pada mereka bahwa Lan'er sudah datang ke dunia dewa. Tapi, mereka terkejut setelah aku bilang Lan'er sudah tiba di dunia dewa. Berarti, dia datang ke sini tanpa sepengtahuan Ketua.”


“Ternyata seperti itu ya. Aku rasa sebelum datang ke sini, dia telah mengalami masalah yang besar karena mendapatkan luka yang cukup parah.” Ucap Xiao Zen'ji.


Sebenarnya, Xiao Tang adalah ketua dari keluarga Xiao, dan Xiu Lan sebenarnya bukan nama aslinya ibu Xiao Lan, nama aslinya Ibu Xiao Lan adalah Xieu Lanji.


Xieu Lanji mendapatkan julukan di dunia dewa sebagai Dewi Matahari Abadi dan Xiao Tang mendapatkan julukan yang sama seperti di dunia manusia sebagai,


Sang Dewa Iblis. Mereka Berdua adalah pasanhan yang kuat, pada waktu itu, dewa petir yang bernama Zu Wu dan juga merupakan dewa bagi para dewa, mengutus Xiao Tang dan Xieu Lanji untuk memusnahkan berbagai kelompok aliran hitam pada saat itu.


Dan pada awalnya Xiao Tang dan Xiue Lanji hanya teman perjalanan, kini menjadi sepasang suami istri karena pada waktu mereka berkelana, mereka mulai jatuh cinta satu sama lain. Dan akhirnya memutuskan untuk menikah, mereka mendapatkan anak dan itulah Xiao Lan.


“Zenji'er, hari sudah larut. Pergilah dan beristirahatlah.” Ucap Xiao Ning sebelum pergi meninggalkan Xiao Zen'ji. Xiao Zen'ji juga pergi setelah Xiao Ning sudah tidak terlihat lagi.


---


***


Di Like dan vote yaa... Terimakasih loh untuk suportnya selama ini...


Di vote yang banyak ya biar jadi dapat nilai yang bagus untuk Legenda Dewa Phoenix. Biar gak kalah dari yang lain. Tapi, jika tidak ada, jangan maksain. Namun jika ada kelebihan sedikit, tolong berbagai untuk novel ini ya. Terimakasih ❤


God Bless You ❤🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2