Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Perampok


__ADS_3

Mereka semua mulai bergerak dan melakukan apa yang di katakan Xiao Lan. Xiao Lan dan Wei Ling juga tidak bisa tinggal diam saja, mereka mulai bergegas dan mengatur barang-barang mereka.


“Lan'er apa kamu akan ikut lagi?”Tanya Wei Ling.


“Aku janji guru, tidak akan mengacau dan aku juga memiliki rencana jika kita tiba di sana”Ucap Xiao Lan


“Hahh... Kamu sungguh hebat, aku tidak akan terlalu khawatir jika kamu bertarung nanti, karena kamu sudah memiliki kekuatan yang lumayan cukup untuk melindungi dirimu sendiri.”Ucap Wei Ling.


***


Setelah semuanya sudah bersiap, mereka menyebarkan semua berita tersebut di seluruh desa.


“Tujuan kita sekarang untuk menyebarkan semua pasukan kita dan pergi ke berbagai desa. Mengerti?”Ucap Hong Zou.


Semua mengangkuk pelan dan mulai melakukan perjalanan.


Sebagain dari mereka sudah pergi ke desa duluan karna, mereka takut grombolan mereka terlalu mencolok. Jadi sebagian dari mereka berpencar.

__ADS_1


Pada saat tengah hari tua, mereka di hadang oleh perampok yang jumblahnya sekitar 100 pendekar dan kebanyakan dari mereka memiliki kemampuan Pendekar Kelas I, II, III Dan pemimpin mereka berada di tingkat Pendekar Spirit.


“Serahkan semua barang kalian kalau tidak mau mati!”Ucap pemimpin kelompok tersebut.


Para perampok tidak menyadari kekuatan lawan mereka karena, mereka semua menekan kekuatan mereka sampai tidak bisa di rasakan. dan juga mereka semua memakai jubah kecoklatan, dan hanya Wei Ling dan Xiao Lan yang memakai Jubah berwarna hitam sampai menutupi kepala.


“Guru?”Ucap Xiao Lan.


“Aku mengerti, tapi jangan membunuh mereka. Lan'er kamu lihat pemimpin mereka, kamu tidak bisa menang melawannya, jadi kamu bereskan bawahannya saja.”Ucap Wei Ling.


Xiao Lan mengangguk pelan dan mulai turun dari kereta.para pendekar dari kubuh Xiao Lan belum melakukan penggerakan karna belum mendapatkan perintah.


“Aku cukup percaya pada muridku. Dan lagi pula aku akan mengawasinya dari jauh.”Ucap Wei Ling sambil memandang Xiao Lan yang sudah turun dari kereta.


Para pendekar terkejut melihat Xiao Lan yang keluar dari kereta bukan para patriak.


“Hei bocah, kenapa kamu keluar, apa kamu sudah bosan hidup?”Ucap salah satu pedekar dari kubuh Xiao Lan.

__ADS_1


Xiao Lan hanya menanggapinya dengan senyuman dan mulai berjalan kedepan.


Mendengar para pendekar berkata seperti itu pada Xiao Lan Hong Zou keluar dan menampar pendekar tersebut. Tapi Xiao Lan sudah di depan mereka.


“Bodoh! Apa kau tidak tau siapa dia! Dia adalah murid dari Pendekar Macan Putih bodoh!”Ucap Hong Zou.


Para pendekar hanya terdiam sambil memandang ke bawa.


Xiao Lan yang sudah di depan para perampok itu berkata.“Maaf paman, apakah kami bisa lewat?”Ucap Xiao Lan tapi jubah hitam sekaligus topinya menutup wajah Xiao Lan.


“Bocah, jika kau masih sayang hidupmu, serahkan semua barang-barang berharga yang kamu miliki!.”Ucap Pemimpin kelompok tersebut.


“Maaf paman, kami sedang buru-buru tapi...”Ucap Xiao Lan sambil mengeluarkan Pedang Hitam Kematiannya dari cincin dimensinya.


“Jika paman memaksa aku tidak akan sungkan lagi.”Ucap Xiao Lan sambil melesat dengan cepat di depan kelompok perampok tersebut.


Para perampok tersebut kaget melihat aksi Xiao Lan yang mulai menebas satu demi satu para perampok tersebut.

__ADS_1


Tidak hanya para perampok yang terkejut, para kubuh Xiao Lan juga tersentak kaget melihatnya. dan juga Wei Ling dan para patriak yang berada di dalam Kereta berdecak kagum dengan aksi Xiao Lan.


Sementara pendekar yang berbicara pada Xiao Lan mematung sejenak karna melihat aksi Xiao Lan.


__ADS_2