
“Hahah, kakak, kita mendapatkan mangsa yang bagus untuk di persembahan kepada raja iblis.” Ucap salah satu dari pendekar aliran hitam.
“Tapi kita bermain dulu denganya sebentar.” Ucap salah satu dari mereka.
“Jangan... Tolong, jangan...” Ucap gadis kecil tersebut. Xiao Lan dan Xie Ji sudah memantau mereka dari kejauhan, Xie Ji berdecak kesal dengan kelakuan mereka saat Xie Ji mau menyerang, Xiao Lan menahannya. Xiao Lan meminta pada Xie Ji untuk menunggu di waktu yang tepat.
“Raja iblis! Kami akan segera memberikan persembahan kami!”
Xiao Lan yang mendengar raja iblis mulai berpikir bahwa, mereka adalah anak buahnya. Saat mereka mengangkat gadis itu. Xiao Lan menyuruh Xie Ji untuk mengikuti mereka agar keberadaan raja iblis bisa di temukan.
Setelah beberapa saat mereka mengikuti para pendekar aliran hitam tersebut, mereka menemukan sebuah goa besar rahasia. Xiao Lan menandai goa tersebut untuk balik kembali pada saat mereka sudah punya kekuatan yang cukup.
“Ayo.”
Xiao Lan yang memantau dari ke jauhan tidak menunggu mereka masuk. Xiao Lan langsung melesat dengan cepat ke arah para pendekar aliran hitam itu dan menyerang mereka.
Xie Ji yang kekuatannya belum pulih sepenuhnya bahkan kecepatannya lebih cepat. Xiao Lan kemudian memikirkan apa yang Xie Ji katakan padanya. “ Dia benar-benar dewi.” Pikir Xiao Lan.
Pendekar yang berada di barisan paling belakang langsung terbaring ke tanah tanpa kepala. Xiao Lan bahkan tidak bisa melihat gerakan Xie Ji, Xiao Lan mulai berdecak kagum dengan kekuatan Xie Ji. Tapi, Xiao Lan tidak mau kalah. Dia menarik pedang tengkorak apinya dan menebas pendekar aliran hitam tersebut.
Berselang beberapa menit kakak tertua mereka yang berada di palinh depan dan juga yang menggendong gadis cilik itu mulai menyadari bahwa, mereka sedang di serang.
“Apa pe-” Belum selesai kakak tertua mereka berteriak, Xie Ji sudah menancapkan pedangnya di leher orang itu.
“Hei, aku akan membereskan mayat-mayat ini dan kau, bawa pergi gadis ini.” Ucap Xiao Lan. Xie Ji menurut saja apa yang di katakan Xiao Lan, dia pun pergi dari tempat itu dan membawa gadis kecil iti pergi.
Sementara Xiao Lan, dia akan membakar semua mayat tersebut. Tapi saat Xiao Lan mau membakar mayat-mayat tersebut, tiba-tiba...
“Hmm, aku mencium bau amis... Kita sedang di serang ya?” Ada seseorang yang menaiki anjing hitam berkepala dua besar yang keluar dari goa besar tersebut. Xiao Lan langsung melesat dengan cepat ke batu besar yang berada tidak jauh darinya.
“Ohhh... Sepertinya kita sedang di serang.” Ada seorang pria berbadan seperti Xiao Lan yang keluar dari goa tersebut. Dia tidak lain adalah Sang Raja Iblis Mu.
Bahkan bold dan Kucing putih yang berada di dalam tubuhnya yang sedang tidur langsung terbangun seketika.
__ADS_1
“Lan'er, dia berada di tingkat Pendekar Tanpa Tanding tahap awal.” Ucap Bold. Xiao Lan yang mendengarnya langsung terkejut seakan-akan dia mau melompat tinggi-tinggi.
“Bold, bukankah ini kita berada di dalam bahaya?” Tanya Xiao Lan.
“Kau masih beruntung bisa bertemu dengan tahap tanpa tanding. Tapi jika kau bertemu dengan pendekar surgawi atau dewa, tidak akan berujung dengan baik.” Ucap Bold. Bold kemudian menceritakan bahwa mungkin kekuatan raja iblis belum pulih sepenuhnya, karena dia sudah bertarung dengan Xie Ji.
“Bocah, gunakan sayap neraka untuk kabur.” Ucap bold. Seketika itu juga, anjing yang di tunggangi raja iblis mencium bau Xiao Lan. Xiao Lan mulai panik, dia kemudian mengeluarkan sayap neraka phoenix untuk kabur.
Seketika itu Xiao Lan berseru dengan lantang kemudian, dirinya muncul sayap api phoenix. Raja iblis hanya tersenyum tipis melihat Xiao Lan yang mengeluarkan sayap phoenix.
“Sepertinya ada salah satu pemegang takdir langit di sini.” Ucap Raja iblis Mu.
Tidak berlama-lama, Xiao Lan langsung terbang dengan kecepatan yang sangat cepat. Raja Iblis Mu tidak berusaha untuk mengejar, malahan dia memberikan mayat-mayat yang telah mati di bunuh Xiao Lan untuk di santap anjingnya.
Xiao Lan tidak terlalu memperdulikan itu, dia langsung cepat-cepat mencari Xie Ji dan gadis kecil itu untuk dia sembuhkan dengan darahnya.
Setelah beberapa saat Xiao Lan terbang, Xiao Lan kemudian menemukan Xie Ji dan gadis kecil itu yang sedang duduk di pinggiran air terjun.
Tidak menunggu waktu lagi, Xiao Lan langsung turun untuk melihat keadaan mereka. Saat Xiao Lan turun, Xie Ji langsung senang melihat Xiao Lan baik-baik saja.
“LanLan, apa yang terjadi?” Tanya Xie Ji.
Sambil memeluk Xie Ji dan gadis kecil, Xiao Lan menebrangkan mereka dan berkata.
“Raja iblis...”
Mendengar kata-kata Xiao Lan Xie Ji langsung terkejut sampai-sampai tidak bisa berbicara kembali. Xiao Lan langsung menambahkan kecepatannya untuk pergi sejauh mungkin dari sana.
Setelah mereka meninggalkan tempat itu, Xiao Lan kembali menemukan air terjun yang cukup jauh dari tempat raja iblis. Setelah sampai di tempat air terjun, Xiao Lan menurunkan Xie Ji dan gadis kecil itu.
“Minumlah...” Ucap Xiao Lan sambil menggores tangangnya dan memuat tangannya berdarah. Xie Ji yang terlebih dahulu untuk meminum darah Xiao Lan sebelum gadis kecil itu.
Saat setelah Xiao Lan memberikan darahnya kepada Xie Ji, Xiao Lan kemudian memberikan darahnya kepada gadis kecil itu.
__ADS_1
“Aku akan pergi membersihkan diriku terlebih dahulu.” Ucap Xiao Lan.
“Baiklah.” Ucap Xie Ji.
“Oh ya... Hmm... Maaf yang tadi.” Ucap Xiao Lan sambil menggaruk pipinya yang tidak gatal. Wajah Xie Ji mulai memerah sebelum menjawab Xiao Lan.
“Ti... Tidak apa-apa.” Ucap Xie Ji sambil memegang wajahnya yang mulai memerah.
Setelah berkata seperti itu, Xiao Lan langsung membersihkan dirinya terlebih dahulu. Xiao Lan mandi di dalam air terjun sampai dirinya tidak terlihat.
Sementara Xie Ji masih menunggu kesadaran gadis kecil itu. Setelah Xiao Lan mandi, dia mengeluarkan bajunya dari cincin dimensi.
Setelah itu, saat Xiao Lan bersiap-siap dan sudah mengganti pakaiannya. Saat Xiao Lan keluar dari air terjun itu, pandangan yang membuat Xie Ji terpana adalah Xiao Lan yang keluar dengan gaya yang berbeda.
Saat Xiao Lan keluar dari air terjun itu juga, gadis kecil itu tiba-tiba bangun dari pingsannya. “Eh... Aku ada dimana?” Ucap gadis itu.
“Nak. Tenang saja, kamu sudah aman sekarang.” Ucap Xie Ji kemudian menanyakan namanya. Gadis itu bernama Qiao Qiao. Setelah gadis itu memberitau namanya, Kemudian itu. Xie Ji menanyakan apa yang terjadi.
“Kak, jadi...” Qiao Qiao mulai menceritakan kejadian dimana dia mau di ambil oleh pasukan raja iblis. Beberapa hari yang lalu, ada desa yang bernama Desa Rumput. Desa itu sangat damai... Sampai menjadi seperti desa yang tidak di urus.
Desa itu di serang oleh pasukan raja iblis. Raja iblis meminta mereka untuk memberikan persembahan setiap hari untuknya. Dan pada saat itu, desa sudah tidak memiliki persembahan lagi dan kepala desa yang merupakan ayah dari Qiao Qiao menyerahkan Qiao Qiao sebagai persembahannya.
Waktu itu semua anak-anak di sembunyikan di salah satu gunung yang memiliki tempat persembunyian rahasia yang hanya desa itu yang tau.
Ayahnya yang sudah tidak memiliki orang tua yang akan di persembahkan, tidak punya pilihan lain selain memberikan putrinya. Tapi, Qiao Qiao telah berjuang dan lari se jauh mungkin sampai Qiao Qiao sampai bertemu dengan Xiao Lan dan Xie Ji.
***
Ig : MarselImanuel24
Hai para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Phoenix di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.
“ Legenda Dewa Kematian ”
__ADS_1
Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote juga, Biar aku makin semangat nulisnya...😊
***Terimakasih.