Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Ch. 9 - Permintaan


__ADS_3

WeiLing melihat XiaoLan yang sangat tidak nyaman dengan perlakuan Ratu,tapi XiaoLan tetap mencoba tersenyum.


“Lan'er,kamu nampaknya sangat letih,pergi ke kereta dan beristirahatlah dengan baik,kita akan menunggu sampai kamu sudah siuman baru kita lanjutkan perjalanan kita.”WeiLing langsung angkat bicara.walaupun WeiLing tau,XiaoLan sudah sembuh sepenuhnya karna kekuatan phoenixnya tapi dia ingin membantu XiaoLan terlepas dari Ratu karna merasa tidak nyaman.


“Benar kata gurumu Lan'er,Kamu sepertinya sangat letih,beristirahatlah dengan baik.”Ucap RajaLiu


XiaoLan mengangkuk pelan dan mulai berjalan di kereta kuda.saat itu juga LiuXun melihat dari dalam kereta kuda dan tertawa kecil karna pelakuan ibunya pada XiaoLan.


“Lan'er,kamu tidurlah dulu aku akan menemanimu disini”


“Tuan Putri,lebih baik Tuan Putri pergi makan dulu...”


“Aku sudah makan,Apa Lan gege tidak suka kalau aku di sini?”LiuXun mengembangkan pipinya karna kesal pada XiaoLan.


“Aa...Bukan begitu,Ahh...baiklah...”XiaoLan memegang kepalanya karna bingung mau jawab apa.


LiuXun langsung tersenyum cerah mendengar kata-kata XiaoLan.


‘Huhhh...Kamu pikir aku tidak tau kelemahanmu,aku tau kamu pasti tidak bisa menolak kalau aku sudah ngambek... hihi’LiuXun berguam kecil.


Setelah XiaoLan tidur,dia masuk ke ruang pikirannya dan bertemu dengan phoenix.

__ADS_1


“Heii apa permintaanmu tadi malam kamu bilang aku harus memenuhi permintaanmu”Malam itu phoenix bilang pada XiaoLan kalau dia herus memenuhi 1 keinginannya.


“Ini tidak mudah...kamu harus berlatih lebih kuat lagi,aku akan membantumu untuk berlatih dan membuatmu lebih kuat dari sekarang.”Jelas Phoenix.


“Latihan?cepat katakan apa maumu?”


“Hahhh...permintaanku adalah aku memintamu untuk mencari pecahan rohku,dan 2 temanku,mereka akan membantumu untuk menghentikan Era Kebinasaan,mereka adalah SangNagaPetirEs,dan RajaSilumanRubah .”


Mata XiaoLan terbuka lebar-lebar,XiaoLan pernah membaca buku tentang Legenda 3 Dewa abadi.


“Ka....kau....kau adalah,Dewa Siluman PhoenixApiAbadikan?aku baru ingat kemarin kamu bilangkan...”


“Heiii!....tu...tunggu dulu,lalu NagaPetirEs Dan RubahAnginkan?dia rubah anginkan?Sang Dewa Angin dan Dewa Petir Eskan?”Mata XiaoLan mulai bersinar karna kagum dia bisa bertemu sala satu dari ke 3 dewa.XiaoLan sendiri dari kecil selalu diceritakan oleh Ibunya tentang dongeng tentang sang 3 dewa abadi.


“Benar takku sangka kami masih terkenal sampai era ini hahah....Ehh... tunggu dulu,Dongeng?!”


XiaoLan mengangkuk pelan.


“Sialan! dasar manusia hina! berani-beraninya mereka membuat kami jadi dongeng anak kecil!” Phoenix mendengus kesal.


“Hahah,tenanglah”Tawa XiaoLan

__ADS_1


“Oh...ya berikan aku nama”Kata phoenix


“Nama?”


“Yah agar kita bisa berkomunikasi dengan akrab nanti.”


Pikir XiaoLan.“Bagaimana kalau Bold? tidak buruk kan?”


“Hmm...Bold yah,tidak buruk,mulai sekarang panggil aku bold,dan lagi coba lihat keluar apa yang terjadi pada tubuhmu, hahaha.”


“Ap...apa yang dia lakukan!”XiaoLan melihat Kalau PutriLiuXun sedang mencoret-coret wajah XiaoLan.“Wajah tampanku ini!”


“Hahah,pergilah keluar,cara keluarnya,kamu hanya membayangkan saja kalau kamu sudah di luar.dan kalau kamu mau berkomunikasi denganku nanti,kamu hanya berbicara dalam pikiran saja.”Kata Phoenix.


“Baiklah.aku pergi dulu”Pada saat XiaoLan keluar dari ruang jiwanya dia langsung mempergoki PutriLiuXun sedang mencoret-coret wajahnya.PutriLiuXun kaget melihat XiaoLan tiba-tiba bangun.


“Tuan putri,apa yang kau lakukan pada wajahku” Ucap XiaoLan sambil menghapus coretan di wajahnya.


“Hihi...Lan gege terlihat lucu kalau seperti itu”


Tawa LiuXun.Sementara XiaoLan mendengus kesal.

__ADS_1


__ADS_2