
Xiao Lan dan Xie Ji turut prihatin dengan Qiao Qiao. “QIao'er, kakak akan membantumu jadi kamu tenang saja.” Xiao Lan tidak bisa menahan lagi kekesalannya kepada raja iblis dan memutuskan untuk membantunya.
Xiao Lan melihat Qiao Qiao yang sedang kelaparan, Xiao Lan Langsung mengeluarkan roti yang dibelinya untuk di makan Qiao Qiao sekaligus dengan Xie Ji.
Setelah mereka selesai makan, hari pun sudah semakin gelap. Xiao Lan memutuskan untuk menginap semalam di dalam air terjun. Saat Xiao Lan mandi, dia melihat ada goa yang cukup aman untuk di tinggali sejenak.
Saat mereka masuk ke dalam air terjun itu, Xie Ji seakan tidak akan terlepas dari ingatannya tentang dirinya dan Xiao Lan berciuman mulut.
***
Keesokan harinya.
Xie Ji tidak bisa tidur, dan pada saat itu. Saat hari masih pagi-pagi buta, Xiao Lan sudah bangun dan memasakan roti yang dibelinya didesa. Xiao Lan menaruh roti itu di kain dan meletakkannya di sebuah batu.
Pada saat itu juga, Xiao Lan ingin mandi membersih tubuhnya. Saat Xiao Lan membuka bajunya, Wajah Xie Ji mulai memerah dan langsung memalingkan pandangannya.
Beberapa saat kemudian, saat Qiao Qiao dn Xie Ji makan makanan mereka. Xiao Lan mengajak Qiao Qiao untuk ikut dengannya pergi ke kota Xian terlebih dahulu.
“Kak, kenapa kita akan pergi kekota Xian?” Tanya Qiao Qiao.
“Kakak akan pergi untuk menemui seseorang, Qiao'er harus ikut dengan kakak yaa...” Ucap Xiao Lan sambil mengelus kepala Qiao Qiao.
Qiao Qiao mengangguk pelan sebelum bersiap-siap untuk berangkat. Sementara Xie Ji yang merasa diabaikan berdecak kesal, dia mengembangkan pipinya lebar-lebar saking kesalnya pada Xiao Lan.
“Ji'er. Stelelah ini, kamu akan kemana?” Tanya Xiao Lan. Xie Ji tidak menjawab, malahan dia memalingkan pandangannya ke arah yang berlawanan dengan Xiao Lan.
“Baiklah kalau kamu tidak memberitaunya, aku dan Qiao'er akan segera pergi.” Ucap Xiao Lan sambil membawa Qiao Qiao keluar air terjun. Saat setelah Xiao Lan dan Qiao Qiao berada diluar, mereka melihat Xie Ji mengikutinya dari belakang.
“Hahhh... Apa kamu mau ikut denganku?” Tanya Xiao Lan. Xie Ji langsung mengangguk pelan namun pandangannya tidak terarah pada Xiao Lan.
__ADS_1
“Baiklah, ayo.” Xiao Lan merasa ada yang aneh dengan Xie Ji. “Apa dia masih sakit? Tapi... Apa darahku tidak bisa menyembuhkannya?” Pikir Xiao Lan. Xiao Lan benar-benar begitu tidak mengerti dengan sikap si dewi serigala itu.
Saat mereka berangkat ke kota Xian, mereka sudah tidak mengalami hambatan apapun. Setelah berlari beberapa saat, mereka pun menemukan kota Xian.
Xiao Lan dan lainya pun akhirnya tiba di depan gerbang kota Xian namun, para penjaga gerbang masuk kota menghalangi mereka. “Berikan dua keping perak jika ingin masuk.” Ucap salah satu dari prajurit.
Xiao Lan tidak mempermasalahkan itu namun, ada seseorang yang tidak asing baginya yang membantu.
“Paman Weng, pecat para penjaga itu dan usir mereka dari sini.” Ada suara yang cantik terdengar dari telinga Xiao Lan. Xiao Lan mengetahui bahwa wanita cantik itu adalah Ye Fei.
“Dasar murahan! Pergi sana!” Ucap pengawal Ye Fei, Weng Pi. Setelah mengusir para penjaga itu, Ye Fei kemudian melihat ke arah Xiao Lan. Ye Fei merasa tidak asing baginya dengan wajah Xiao Lan, saat Ye Fei ingin menanyakan sesuatu pada Xiao Lan...
“Putri Fei!” Ada seseorang yang bernama Cha An sedang memanggilnya. Cha An adalah orang paling berbakat di Sekte Yin dan juga, semua sekte mengakuinya sebagai yang terbaik dari semua murid.
Cha An juga menyukai Ye Fei jadi dia sering kali mengejar Ye Fei. Saat Cha An sudah di dekat Ye Fei, Ye Fei yang langsung ingin pergi dari sana ditahan oleh Cha An.
“Paman, pergilah duluan. Aku akan segera menyusul.” Ucap Ye Fei. Dia tidak ingin pengawalnya mengetahuinya dengan keburukan Cha An karena, Ye Fei telah di ancam olehnya.
“Hei... Apa kau pikir bisa lari dariku?! Kau adalah putri dan aku akan mengambil semua yang kau miliki jadi, cepat atau lambat... Kau... Akan... Menjadi... Miliku.” Ucap Cha An. Xiao Lan yang mendengarnya mulai marah...
“Aku akan menyerahkan semuanya padamu tapi, jangan bunuh adikku dan ayahku.”Ucap Ye Fei.
“Nahh... Kalau begitu, mari kita lakukan pertunangan dan aku akan melamarmu. Kau harus menerimanya, kalau tidak...”
“Baiklah aku akan menurutimu selama kau menepati janjimu.” Ayah dan adik Ye Fei sebenarnya bisa dibunuh kapan saja oleh Cha An karena, Cha An adalah pengawal terbaik ayah Ye Fei.
“Dan ingat, Setelah bertunangan nanti. Jangan macam-macam, karena diriku ini hanya untuknya.” Ye Fei kembali membayangkan Xiao Lan. Dia berpikir jika Xiao Lan tidak dibawa pergi pada waktu itu, pasti Xiao Lanlah yang akan mendapatkan gelar murid terbaik dan menjadi pengawal ayahnya.
“Ohh... Ternyata kau sudah punya orang yang disukai. Tenang saja, jika kau tidak mau menurut, aku akan membunuhnya.” Ucap Cha An.
__ADS_1
“Si berengsek ini!” Pikir Ye Fei, Ye Fei berdecak kesal dengan Cha An yang hanya mengancamnya terus menerus, walaupun Ye Fei seorang pendekar, namun dirinya tidak sekuat Cha An. Jadi dia tidak berani mencari masalah duluan.
Xiao Lan yang melihat hal itu berdecak kesal. Tapi, dia menahannya sejenak karena ingin mengetahui lebih jauh permasalahannya, namun...
“Apa kau hanya mau mendengarkannya saja?” Ucap Cha An yang menadari bahwa Xiao Lan sedang menguping dirinya. Xiao Lan langsung berjalan ke dekat Cha An dan Ye Fei.
“Aah... Maaf-maaf, aku mendengar cerita kalian sedikit menarik. Jadi aku ingin mendengar” Ucap Xiao Lan sambil berjalan terus mendekat dengan senyuman cerah.
“Jika kau ingin memberitau ini pada-” Belum selesai Cha An menyelesaikan pembicaraannya, Xiao Lang langsung memotong.
“Aku juga ingin membunuh seseorang yang berada dikerajaan Ye...”Belum selesai Xiao Lan menyelesaikan kalinatnya, Cha An langsung memotongnya.
“Ohh... sepertinya sungguh kebetulan.”
“Siapa kau sebenarnya?!” Ye Fei berdecak kesal. Cha An saja sudah membuatnya begitu sengsara dan sekarang sudah tertambah.
“Siapa namamu?” Tanya Cha An.
“Xiao Lan. Namaku Xiao Lan, senang bisa bertemu denganmu...”Xiao Lan kembali tersenyum cerah. Sementara Ye Fei...
***
Hai para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Phoenix di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.
“ Legenda Dewa Kematian ”
Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote juga, Biar aku makin semangat nulisnya...😊
Di vote ya... Biar CryUpnya cpt.😁😄
__ADS_1
***Terimakasih.