
Keesokan harinya.
“Aku harus berlatih lebih giat!” Ucap Xiao Lan sambil berlari setelah bangun pagi-pagi buta.
Xiao Lan berniat untuk pergi ke hutan terlarang untuk pergi berlatih disana. Pada saat Xiao Lan beetemu dengan Xiao Ning, Xiao Ning telah telah memberitau sekilas tentang tempat-tempat yang berada di sana. Dan Xiao Ning mengatakan bahwa semua tempat selain hutan terlarang bisa di datangi dengan bebas oleh Xiao Lan dengan tanda pengenal yang Xiao Ning berikan padanya. Padahal, ada beberapa orang yang Xiao Lan tidak boleh singgung namun, Xiao Ning tidak mempedulikan siapapun yang mengganggu Xiao Lan.
Yang berada di dalam pikiran Xiao Ning waktu itu adalah. Jika seseorang berani melukai Xiao Lan, maka semua orang yang berada di dinasti darah, mereka akan menyerangnya dan menghabisinya.
Saat Xiao Lan berjalan di halaman depan untuk pergi ke hutan terlarang, dia tidak sengaja bertemu dengan seorang yang paling berbakat di keluarga Xiao.
“Tuan muda, namaku Xiao Mu. Aku adalah orang paling berbakat di keluarga Xiao.” Ucap Xiao Mu sambil memberi hormat kepada Xiao Lan.
“Oh... Apa aku boleh bertanya padamu?” Tanya Xiao Lan.
“Apapun tuan muda.”
“Siapa orang yang paling kuat di seluruh dinasti? Dan siapa orang yang tidak boleh aku singgung?” Tanya Xiao Lan.
“Orang terkuat ada tiga orang di dinasti masing-masing. Yang paling kuat dari dinasti darah adalah Xiao Futu, mendapatkan julukan sebagai Sang Pembantai.
Orang terkuat dari dinasti gelap adalah Dai Tan. Orang yang mendapatkan julukan sebagai Sang Dewa Kelelawar Darah.
Orang terkuat dari dinasti terang adalah Xie Mei. Orang yang mendapatkan julukan sebagai Dewi Singa Putih.”
“Dewi Singa? Xie Mei?” Ucap Xiao Lan.
“Tuan muda mengenalnya? Yang aku tau, ketiga dinasti ini tidak pernah akur.” Ucap Xiao Mu.
‘Oh! Apa dia kakaknya Xie Ji? Atau adiknya?’Pikir Xiao Lan.
“Ah... Tidak, aku tidak mengenalnya.”
“Tuan muda, orang yang tidak boleh kamu singgung adalah orang-orang dari benua terang. Aku tidak tau pasti tapi, mereka dan dinasti kita sangatlah bermusuhan. Dan juga, Keluarga Wei yang tidak boleh tuan muda singgung.”
__ADS_1
Xiao Lan mengangguk pelan sebelum pergi meninggalkannya. Sewaktu Xiao Lan di dalam perjalanan untuk pergi ke hutan terlarang, dia selalu memikirkan tentang apa yang Xiao Mu katakan padanya.
“Bold, apa menurutmu Xie Ji ada hubungannya dengan Xie Mei?” Tanya Xiao Lan.
“Ya, mereka adalah kakak beradik. Xie Mei adalah kakaknya Xie Ji.”Ucap Bold.
“Ternyata seperti itu ya.”
Saat setelah Xiao Lan sudah mencapai batas antara Dinasti Darah dan Dinasti Terang, Xiao Lan tidak sengaja bertemu dengan seorang pria tua yang sedang duduk di perbatasan dinasti.
“Kakek, apa kau tau dengan hutan terlarang? Aku belum terlaku mengenal dunia ini jadi aku tersesat.” Xiao Lan sebenarnya belum tau pasti jalan yang berada di sana. Jadi, Xiao Lan tersesat sewaktu berjalan di sana.
Dan juga, Xiao Lan tidak bisa terbang karena gravitasi yang berada di sana 5x lebih kuat dari pada di dunia manusia.
“Kenapa kau bertanya tentang hutan terlarang? Apa kau ingin pergi ke sana?” Ucap kakek tua tersebut. Sebenarnya kakek tua yang berada di depannya Xiao Lan hanyalah samaran.
Orang yang berada di depan Xiao Lan adalah Xiao Futu. Orang terkuat di dinasti darah.
“Benar kakek.”
“Eh....! Siapa kau?” Tanya Xiao Lan.
Sementara Xiao Futu mematung sejenak setelah mendengar perkataan Xiao Lan.
‘Ternyata anaknya tuan ya.’ Pikir Xiao Futu. Xiao Futu juga bisa mengenali Xiao Lan sebagai anaknya Xiao Tang karena, dia sangat mengetahui sifat Xiao Tang. Dan dia juga menemukan sifat yang sama pada Xiao Lan. Xiao Futu yakin, hanya merekalah yang mempunyai sifat seperti itu di seluruh dunia.
“Aku hanyalah pemuda yang hanya pandai dalam bela diri. Namaku Cong.” Ucap Xiao Futu.
“Cong? Namamu sangat aneh, tapi itu sangat cocok dengan wajah aslinya. Kau juga sangat jelek.” Ucap Xiao Lan. Sifat Xiao Lan sewaktu dia berpindah dimensi, sifatnya berubah menjadi seperti Xiao Tang sewaktu pada masa mudanya.
‘Si Beren*sek ini...! Mana mungkin aku yang setampan ini bisa di bilang jelek?! Tapi, wajahnya sangat tampan, bahkan ketampananku kalah darinya. Eh... Tidak, akulah yang tertampan didunia!’ Pikir Xiao Futu dengan kesal.
“Apa aku bisa melatihmu?” Ucap Xiao Futu.
__ADS_1
“Melatihku? Memangnya kekuatanmu kuat? Aku tidak menerima kalau kekuatanmu lemah.” Ucap Xiao Lan. Xiao Lan tidak bermaksud berkata seperti itu namun, dia hanya ingin dirinya dan Cong atau Xiao Futu bisa akrab.
“Baiklah.”
“Lenyap!” Pada saat tangannya Xiao Futu di angkat dan di arahkan kepada sebuah batu yang besar, dia mengatakan kata “Lenyap” dan batu itu hilang seketika tidak tersisa.
Xiao Lan yang melihat hal itu tidak bisa berkata apa-apa. Dia bisa melihat batu yang Xiao Futu lenyapkan adalah batu yang sangat besar.
“Apa ini cukup?”
“Ehm, Ehm. Boleh juga, aku mau.” Ucap Xiao Lan dengan santai. Sementara Xiao Futu seakan ingin mengremas leher Xiao Lan karena kesal dengan sifat Xiao Lan yang sangat sama dengan ayahny.
“Baiklah, mulai sekarang kamu harus memanggilku sebagai gur-”
“Tidak mau!”
“Apa! Bukannya kau sudah setuju untuk aku latih?” Xiao Futu tidak menyangka walaupun dia adalah anaknya Xiao Tang. Tapi, perkataan Xiao Lan membuat Xiao Futu seakan reputasinya di injak-injak. Selama ini Xiao Futu selalu di gemari oleh berbagai negri atau dinasti, dan banyak orang yang ingin Xiao Futu menjadi murid mereka.
Tapi, Xiao Futu tidak satupun menerima dari mereka untuk menjadi muridnya. Dan sekarang orang yang ingin di angkatnya sebagai murid malah menolaknya mentah-mentah.
“Aku mempunyai guru, namanya Wei Ling. Aku tidak akan mengkhianatinya.” Ucap Xiao Lan.
“Ehm... Ba-baiklah. Mulai sekarang, panggil aku master.”
“Tidak mau!”
“Apa!” Xiao Futu seakan mau pingsan mendengar perkataan Xiao Lan.
---
***
Di Like dan vote yaa... Terimakasih loh untuk suportnya selama ini...
__ADS_1
Di vote yang banyak ya biar jadi dapat nilai yang bagus untuk Legenda Dewa Phoenix. Biar gak kalah dari yang lain. Tapi, jika tidak ada, jangan maksain. Namun jika ada kelebihan sedikit, tolong berbagai untuk novel ini ya. Terimakasih ❤
God Bless You ❤🤗