Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Turnamen Kekuatan


__ADS_3

Setelah Xiao Lan selesai bersiap-siap, Wei Ling membawa Xiao Lan di halaman sekte gunung bunga. Terdapat pria maupun wanita yang berbakat yang mengikuti Turnamen kekuatan tidak terkecuali Gong Ding.


Saat Xiao Lan dan Wei Ling sampai ke halaman sekte, Hong Zou yang berdiri di atas batu besar mulai memperkenalkan satu persatu peserta sekte gunung bunga yang ikut turnamen kekuatan.


“Aku adalah ketua sekte Gunung Bunga. dan aku akan memperkenalkan murid-murid berbakat yang mengikuti turnamen kekuatan.”


“Gong Ding... Murid dari ketua Xia Qiao.” Murid paling berbakat dalam setiap murid.


“Wan Lu... Murid dari ketua Dai Ken.” Muird gadis paling berbakat.


“Yan Sou... Murid dari ketua Liao Wen.” Murid paling berbakat dalam semua murid pria. tetapi Xiao Lan tidak di hitung.


“Xiao Lan... Murid dari ketua Wei Ling.”


Belum mempunyai reputasi.


Hong Zou membaca sebuah papan surat yang tertara di dalamnya adalah peserta yang mengikuti turnamen kekuatan.


Semua nama yang di ucapkan di atas adalah, murid dari keempat ketua terkuat sekte gunung bunga.


Gong Ding geram karna Xiao Lan juga ikut di turnamen kekuatan. tapi, dia merencanakan untuk membunuh Xiao Lan saat di pertarungan nanti dengan orang bayarannya.


Banyak orang juga yang belum pernah melihat Xiao Lan karna akhir-akhir ini Xiao Lan selalu berlatih dan tidak pernah keluar dari tempat rahasia tersebut.


“Aku penasaran dengan kekuatan dari murid Ketua Ling”


“Dia sangat tampan seperti Gurunya!”


“Apa dia baru berumur 8 tahun? jika tidak aku akan menikahinya!”


Banyak komentar yang terucap dari mulut para Wanita-wanita. Walaupun bukan Wei Ling yang di puji, tapi Wei Ling merasa sangat tidak nyaman dengan kondisi tersebut. karna dia takut Xiao Lan akan menjadi sepertinya saat dewasa nanti.


Setiap murid di temani oleh guru mereka masing-masing. Hong Zou tidak ingin berlama-lama. dan memutuskan untuk berangkat.


Keempat murid yang ikut dalam turnamen tersebut menaiki satu kereta yang sama. dan juga di ikuti guru mereka masing-masing.


Saat di perjalanan menuju tempat turnamen, di dalam kereta sangat hening, tidak satu orang pun yang berbicara. Merasa situasinya sangat canggung, Wei Ling akhirnya angkat suara untuk membuat suasana menjadi lebih baik.

__ADS_1


“Kalian semua telah mencapai pendekar spirit yaa... hebat sekali.” Ucap Wei Ling.


“Terimakasih atas pujiannya ketua Ling” Ucap Gong Ding dengan wajah bangga.


Xia Qiao yang melihat reaksi muridnya hanya mengelakan nafas panjang. sementara Wan Lu dan ke dua murid lainya hanya tersenyum menanggapi perkataan tersebut.


“Kenapa murid Ketua Ling belum mencapai pendekar spirit?” Tanya semua ketua.


“Ahh... ini hanya ada kesalahan teknis saja.”Ucap Wei Ling sambil mengelus kepala Xiao Lan.


“Ketua, aku-”Belum selesai ketua Dai Ken berbicara kepada Wei Ling, terjadi suatu ledakan yang besar di depan mereka.


“BOOM!”


“Siapa itu? kenapa pagi-pagi buta seperti ini ada sekelompok perampok?!”Tanya Dai Ken dan melihat sekelompok orang di depan mereka.


“Lagi?!”Ucap Xiao Lan. Hampir setiap Xiao Lan melakukan perjalanan terdapat hal yang mengganggu, seperti perampok.


Para ketua dan murid selain Wei Ling mengmandang Xiao Lan. mereka tidak menyangka Xiao Lan akan berbicara seperti itu.


“Ketua Ling, tolong lindungi anak-anak, aku akan mengur-”Belum selesai Xia Qiao, Liao Wen dan Dai Ken berbicara. terdengar suara pedang yang baru saja di cabut dari sarungnya di arah belakang semua orang yang berada di sana.


Semua orang yang berada di sana kaget setengah mati melihat Xiao Lan lah yang melakukan itu. Sementara Wei Ling hanya mengelakan nafas panjang.


“Apa kau yang bernama Xiao Lan?”Tanya seseorang dari kelompok itu.


“Benar, apakah kau mengenalku?” Ucap Xiao Lan.


“Ketua kami bernama Ye Fei, dia meminta kita untuk mencarimu dan membawamu padanya.”Ucap Seseorang tersebut.


“Dan lagi, kami bukan perampok.”


“Ye Fei... ahh, aku sekaranh ingat, gadis cantik yang waktu itu guru.”Ucap Xiao Lan kepada Wei Ling.


“Benar, ada keperluan apa kalian mencari muridku?”Tanya Wei Ling. sementara semua ketua dan murid selain Xiao Lan dan Wei Ling tidak berbicara apa pun saat mereka berbincang.


Tetapi di pikiran mereka banyak pertanyaan yang akan mereka tanyakan pada Wei Ling saat situasinya sudah membaik. Mereka tetap waspada walaupun Wei Ling dan Xiao Lan mengenal mereka.

__ADS_1


Mereka sudah melihat kemampuan mereka semua yang berada di depan mereka berada di tingkat Pendekar Kaisar dan Pendekar Surgawi. sementara mereka hanya empat orang yang berada di puncak Pendekar Surgawi.


Disisi lain Hong Zou hanya bermeditasi di dalam kereta. tidak tau kenapa Hong Zou malah tersenyum sambil menutup mata di dalam kereta kuda


“Tenang saja, kami tidak akan melukai siapapun. kami hanya di tugaskan untuk mengundang bocah yang bernama Xiao Lan untuk mengikuti turnamen kekuatan.”


“Kami sedang menuju ke sana.”Ucap Wei Ling.


“Oh, jadi kalian sudah ikut turnamen itu? baiklah kami akan mengantar kalian ke tempat turnamen itu.”Ucap seorang tersebut dan mempersilakan Xiao Lan dan lainya berangkat.


Di dalam perjalanan banyak yang untuk diam karna situasinya sangat canggung.


Setelah para kelompok tersebut sampai membawa mereka ke tujuan dengan selamat. Para kelompok itu membawa mereka ke dalan sekte dan mengatnar mereka ke panggung pertarungan dan meninggalkan mereka di bangku peserta.


“Guru, apa mereka semua adalah raja-raja dari kerajaan?”Tanya Gong Ding.


Xia Qiao menjawabnya dengan angkukan pelan. Sementara Xiao Lan mengamati sekitar dan melihat orang yang tidak asing baginya.


“Guru, itu dari Kerajaan Liu dan Kerajaan Han”Ucap Xiao Lan. Xiao Lan bisa melihat Liu Xun dan Yin Mei berdiri di atas lapangan pertandingan.


“Sepertinya masih ada dua orang lagi yang kita kenal.”Ucap Wei Ling sambil menunjuk ke arah atas. dia menunjuk kepada Kerajaan Wei dan Kerajaan Tang.


Wei Ling melihat Zhang Hou yang berdiri di samping ayah ibunya dan Ye Fei juga di samping ayah, Ibunya.


“Apa Ye Fei juga seorang putri? aku tidak menyangka aku bisa mengenal beberapa putri yang terkenal”Ucap Xiao Lan sambil tersenyum canggung.


Xiao Lan juga mengamati sekitar dan mendapatkan Hai Bai dan ketua-ketua sekte yang berada di bawa. Xiao Lan bisa melihat kondisi Dong Zong sudah membaik.


***


“Lan'er, aku ingin melihat perkembanganmu dalam sebulan ini.”Guam Hai Bai, Xia Xia, dan Dong Zong.


“King/Wini/Zai/, jika kau bertemu dengan seorang bocah yang bernama Xiao Lan, jangan menahan diri jika tidak, kalian yang akan merasakan akibatnya.”Ucap Hai Bai, Xia Xia, dan Dong Zong, mengingatkan murid-murid terbaik mereka.


Para murid mereka begitu sombong dan hanya menjawab dengan kata “Cih” dan mereka berada di puncak Pendekar spirit.


“Lan gege, kau harus menang!”Guam pelan Liu Xun, Yin Mei dan Ye Fei secara bersama-sama walaupun di sisi yang berbeda.

__ADS_1


__ADS_2