Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Penyerangan Serigala Hitam II


__ADS_3

Saat Xiao Lan menghempaskan serangannya ke hadapan para pasukan serigala hitam, Sebuah gelombang api yang sangat besar membelah tanah dengan jarak yang sangat besar.


“Majulah...” Ucap Xiao Lan.


Serangan Xiao Lan membuat Wei Ling dan lainya mematung sejenak, tidak hanya dari kubuh Xiao Lan yang terkejut dari kubuh lawan juga mematung sejenak melihat serangan Xiao Lan.


“Apa-apaan...”


“Apa dia memang semudah itu?”


“Jangan remehkan dia, bocah itu setidaknya berada di pendekar kaisar.”


Sebelum para pasukan serigala hitam menyerang Xiao Lan, Xiao Lan lebih dulu menyerang mereka.


“Lan'er jangan gegabah...”Ucap Wei Ling


“Guru, aku lumayan percaya pada kekuatanku, mohon bantuannya Guru Dan lainya...”Ucap Xiao Lan.


Wei Ling dan lainya saling berpandangan, karna ragu pada Xiao Lan.“Baiklah Lan'er, kami akan melindungimu dari belakang.”Ucap Hong Zou.


Xiao Lan tersenyum pada Wei Ling. ‘Guru... Aku pasti akan membuatmu bangga dan tidak mempermalukanmu guru.’Guam pelan Xiao Lan dan mulai memalikan pandangan pada musuh dengan dingin.


“Jangan remehkan bocah itu!”


“Apakah dia memang semudah itu?”


Saat para musuh masih terkejut melihat aksi Xiao Lan, Xiao Lan melesat maju pada kelompok serigala hitam.


“Saat bertarung, jangan melamum.”


Xiao Lan mulai menyerang dengan hanya beberapa tebasan. Wei Ling dan lainya berdecak kagum pada Xiao Lan karna membunuh dengan menutup mata.


Walaupun Xiao Lan menutup matanya, tapi kecepatan dan gerakan Xiao Lan tidak bisa di bilang masih pendekar pemula tapi sudah seperti pendekar spirit.

__ADS_1


“Apa-apaan!”Tidak hanya Wei Ling dan para patriak dan matriak yang berdecak kagum pada Xiao Lan, Dong An dan Dong Zong berdecak kagum juga pada Xiao Lan.


Dong Zong yang sedang bertarung dengan Dong An menahan sejenak pertarungan mereka.


“Apa dia dari sektemu tua bangka?”tanya Dong An.


“Tidak, tapi dia sudah berada di pihak kami, dia adalah permata emas bagi aliran putih.”Jawab Dong Zong.


“Cih, setelah aku menghabiskan kalian, aku akan mengambilnya!”


“Tidak akanku biarkan!”


Setelah Dong Zong berkata demikian, Dong Zong mulai menyerang kembali.


“ApiPhoenix-Serigala Api!”


Teriak Dong Zong. setelah berkata demikian, Muncul serigala api di belakang Dong Zong.


“TanahNeraka-Serigala Hitam!”


Pukulan tersebut membuat Dong An muntah darah segar.“Berengsek! Akan aku perlihatkan kekuatanku yang sebenarnya!”


“TanahSurgawi!-Serigala putih!”


Teriakan Dong An membuat Serigala hitamnya berubah menjadi serigala putih yang jauh lebih besar dari pada serigala hitam.


Dong Zong mengerutkan dahinya.“Kau terlalu percaya diri dengan kekuatanmu.”


“ApiSurgawi-Api Serigala Biru!”


Teriakan Dong Zong membuat serigala apinya berubah menjadi serigala biru.


“Serigala Tanah-Gelombang Bumi”

__ADS_1


Serigala Dong An mengaum dengan keras dan membuat Gelombang tanah dari mulut serigala tanah tersebut. gelombang tanah itu di lepaskannya dan menuju kepada Dong Zong.


“ApiSurgawi-Raja Api!”


Dong Zong tidak mau kalah, dia langsung membuat gelombang yang sama dengan Dong An. Saat kedua gelombang itu hampir bersentuhan mereka berteriak bersama-sama.


“Ledakan!”Teriak Dong Zong dan Dong An.


Gelombang itu membuat ledakan yang sangat luar biasa. semua orang yang berada di sana merasakan gelombang ledakan tersebut.


“Apakah ini pertarungan antar kedua patriak dari aliran hitam dan putih?!”


“He... hebat!”Xiao Lan berdecak kagum dengan serangan mereka yang sangat kuat.


Dong An dan Dong Zong yang terbaring tidak sadarkan diri karna ledakan tersebut keduanya tidak mampu berdiri kembali.


“Cepat bawa ketua pergi dari sini!”Salah satu dari kelompok serigala hitam angkat suara.


“Tadi sudah aku peringatkan. bahwa jika bertarung jangan melamun.”Ucap Xiao Lan.


“Guru, tolong jaga Patriak Zong, aku akan mengurus mereka.”


Wei Ling dan lainnya mengangguk pelan dan mulai menuju ke arah Dong Zong yang terpental jauh dari mereka.


Xiao Lan melesat maju pada kelompok serigala hitam dan memberikan sebuah jurus.


“Tebasan bulan sabit!”


Gelombang sabit putih membelah segerombolan kelompok serigala hitam tersebut.


Setelah itu, Xiao Lan memotong setiap orang yang berada di dekatnya dengan cepat. para kelompok serigala hitam tidak banyak melakukan perlawanan karna Xiao Lan sangatlah cepat.


Dari ratusan orang yang berada di kelompok serigala hitam mulai menjadi puluhan.

__ADS_1


“Jangan biarkan dia bertindak sesukanya!”


Para kelompok serigala hitam itu mulai mengeluarkan kekuatan penuh mereka dan juga mereka memanggil sepirit mereka.


__ADS_2