Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Gong Ding Yang Sombong


__ADS_3

Saat mereka sampai di sekte gunung bunga, mereka di sambut hangat oleh pendekar-pendekar yang sudah pulang duluan setelah mereka melawan kelompok serigala hitam.


Tidak hanya para pendekar-pendekar yang menyambut mereka, para tetua terkuat di sekte juga menyambut mereka dengan ramah. para wanita-wanita hanya terfokus pada Wei Ling dan memberi perhatian lebih pada Wei Ling.


Wei Ling yang merasa tidak nyaman, dia pun menarik Xiao Lan dan berpamitan pada Hong Zou untuk pergi ke aulanya.


“Lan'er, beberapa bulan kedepan kamu akan mengikuti turnamen kekuatan, jadi kamu harus berlatih dengan giat. aku akan mengunjungimu nanti.”Ucap Hong Zou.


Jawab Xiao Lan dengan angkukan pelan sebelum meninggalkan Hong Zou. Xiao Lan dan Wei Ling pun pergi ke aupa macan putih miliknya.


“Guru, aku tidak akan mempermalukanmu, saat di turnamen kekuatan nanti, aku harus berlatih keras agar bisa memenangkan turnamen itu.”


Wei Ling memandang Xiao Lan dengan senyuman tips dan mengelus kepala Xiao Lan.‘Dalam 1 bulan ini, aku harus bertambah kuat!’Pikir Xiao Lan dengan antusias.


“Lan'er, guru akan mengajarkanmu sebuah ilmu pedang. ilmu pedang ini bernama Limu pedang Lotus Sabit. ilmu ini, guru sendiri yang ciptakan, jadi Lan'er, aku akan mewarisikan ilmu ini padamu.”Ucap Wei Ling sambil memainkan pedangnya dengan pelan. Wei Ling melakukannya dengan pelan agar Xiao Lan bisa melihatnya dengan jelas.


Xiao Lan terus mengamati dari setiap gerakan yang Wei Ling tunjukan.


“Pedang Sabit - Pemotong rembulan”Ucap Wei Ling dan menghancurkan salah satu batu besar yang berada di aula tersebut dengan satu tebasan.


Walaupun Xiao Lan terkejut karna Wei Ling menghancurkan batu tersebut, tapi Xiao Lan tetep fokus pada permainan pedang Wei Ling.


“Lan'er, ini adalah salah satu jurus dari ilmu pedang lotus sabit. dan ini adalah...”


“Pedang Sabit - Lotus Es!”Tiba-tiba Pedang Wei Ling mengeluarkan aura yang sangat dingin dan dia meluncurkan ke arah salah satu batu besar.


Batu besar itu tiba-tiba menjadi Es dan terbelah menjadi dua bagian. Melihat Hal itu Walaupun Xiao Lan sangat fokus tapi dia membuka mulutnya lebar-lebar karna melihat hal tersebut.


“Guru rasa, dua Jurus ini terlebih dahulu kamu pelajari Lan'er.”Ucap Wei Ling.


“Aku akan mencobanya guru.”Ucap Xiao Lan sambil mengeluarkan Pedang hitamnya dari cincin.


Xiao Lan kemudian memperagakan gerakan-gerakan dasar yang Wei Ling tunjukan pertamakalinya.

__ADS_1


Permainan pedang Xiao Lan yang halus tapi sangat cepat membuat Wwi Ling mematung sejenak.‘La-Langsung di tahap sempurna?!’Pikir Wei Ling.


“Pedang Sabit - Pemotong Rembulan.”Ucap Xiao Lan sambil menyerang salah satu batu besar di hadapannya. batu di hadapanya hancur berkeping-keping setelah mendapatkan jurus yang di berikan Wei Ling.


‘Ap-apa!’Pikir Wei Ling dengan kaget serta berdecak kagum pada muridnya yang hanya melihat satu kali gerakan Wei Ling, dia sudah bisa menguasainya dengan sempurna.


Setelah beberapaa saat bermain pedang Xiao Lan mengalirlan tenaga dalamnya dan membuat aura Es.


“Pedang Sabit - Lotus Es!”Ucap Xiao Lan dan menyerang kearah salah satu batu besar. batu besar itu menjadi Es dan terbelah menjadi dua bagian.


Wei Linh sempat tersedank oleh nafasnya sendiri karna kaget melihat Xiao Lan sudah menguasai Ilmunya dengan sempurna.


“Guru, apa itu cukup?”Ucap Xiao Lan.


“Y-ya... itu sangat cu-cukup.”Ucap Wei Ling sambil tersenyum canggung melihat ke arah batu yang Xiao Lan hancurkan.


Xiao Lan melompat tinggi-tinggi“Yaa! aku sudah menduga aku pasti bisa!”Ucap Xiao Lan.


Wei Ling hanya tersenyum cerah melihat Xiao Lan bisa menguasai ilmunya begitu cepat, bahkan tidak mencapai satu hari.


“Lagi pula, kamu sekarang berada di tingkat pendekar kelas III, pasti kamu akan mencapai pendekar spirit dalam satu bulan ini.”


Jawab Xiao Lan dengan angkukan pelan.


“Lan'er, mari kita sarapan terlebih dahulu.”Ucap Wei Ling.


Mereka pun pergi ke ruang makan.“Lan'er, guru lupa membelikanmu roti, ayo kita keluar dan membeli roti untukmu.”Ucap Wei Ling.


“Guru, sebaiknya aku saja yang pergi membelinya. jika guru ikut, nanti banyak orang yang berkerunun dan membuat kita semakin lama. sebaiknya guru tinggal di sini saja.”Ucap Xiao Lan.


“Ah... baiklah, aku akan memberikan peta sekte ini padamu Lan'er dan kamu pergi membelinya ya.”Ucap Wei Ling sambil memberikan Xiao Lan peta sekte agar tidak tersesat.


“Baiklah guru.”Ucap Xiao Lan sambil berjalan keluar aula macan putih.

__ADS_1


Di dalam perjalanan Xiao Lan menjadi perbincangan banyak orang. terlebih lagi para gadis-gadis muda.


“Jadi ini murid dari Ketua Ling, Sungguh tampan seperti gurunya ya..”


“Wah, dia sangat tampan.”


Sewaktu perbincangan para gadis-gadis terdengan suara seseorang yang sangat keras.


“Hmph! apanya yang tampan!” Ucap Seseorang tersebut bersama tiga temanya.


“Memangnya didunia persilatan wajah tampan itu membuat orang menjadi kuat hahh!”Ucap Seorang tersebut. seorang itu berada di tingkat pendekar kelas II dan ketiga temanya memiliki tingkat pendekar kelas I.


Orang tersebut bernama Gong Ding. dia adalah salah satu murid terbaik di sekte gunung bunga. dan salah satu dari lima terkuat di sekte gunung bunga adalah gurunya yang bernama Xia Qiao. Xia Qiao adalah Satu-satunya perempuan yang menjadi salah satu terkuat di sekte gunung bunga. walaupun masih Wei Ling yang lebih kuat tapi Xia Qiao juga tidak kalah kuatnya.


Gong Ding memiliki wajah yang lumayan tampan tapi, tidak setampan Xiao Lan. Gong Ding berumur 13 tahun saat ini.


Tiba-tiba Xiao Lan berhenti di tengah jalan kerna di sapah buruk oleh Gong Ding.


“Hah! ada apa! apa kau marah padaku karna mengataimu dasar bocah sialan?!”Ucap Gong Ding dengan lantang.


Xia Qiao yang melihat hal tersebut dari kejauhan mengerutkan dahinya harna sedikit geram dengan kelakuan muridnya.


Disisi lain Wei Ling yang selalu mengawasi Xiao Lan dari kejauhan merasa sedikit takut jika Xiao Lan membunuh Gong Ding.


“Maaf senior, ada keperluan apa dengan aku?”Ucap Xiao Lan dengan senyuman cerah.


Wei Ling mengelakan nafasnya karna hal yang dia takutkan tidak terjadi. disisi lain Xia Qiao merasa senang karna dia melihat bahwa Xiao Lan memiliki hati yabg baik.


“Hmph! Membungkuk dan jilat kakiku sampai bersih!”Ucap Gong Ding.


Wei Ling yang sedikit geram karna muridnya di jelek-jelekkan di depan umum. Wei Ling sempat berencana untuk turun tangan tapi, Wei Ling sadar Xiao Lan mulai membela diri.


Xia Qiao mulai semakin geram dengan kelakuan muridnya yang sangat bodoh itu. Xia Qiao berpikir untuk membantu Xiao Lan tapi Xia Qio sadar akan ke hadiran Wei Ling jadi dia melihat apa reaksi Wei Ling melihat muridnya yang di jelek-jelekan oleh murid Xia Qiao.

__ADS_1


Xia Qiao mengerutkan dahinya karna melihat Wei Ling tidak melakukan apa-apa di atap rumah yang tinggi. Malahan Wei Ling hanya duduk santai di atas rumah tersebut.


“Senior, aku tidak mempunyai kesalahan apapun, untuk apa aku membungkuk padamu?”Ucap Xiao Lan sambil menaikan alisnya.


__ADS_2