
“Apa!” Dai Tan dan Xie Mei langsung berdiri dari tempat duduknya.
“Aku akan melatih Xiao Lan untuk beberapa tahun terakhir. Aku tidak ingin kalian menggangguku, jika kalian berani menggangguku. Aku tidak akan sungkan lagi untuk menyatakan perang.” Ucap Xiao Futu sebelum menggendong Xiao Lan dan membawanya pergi.
“Hmph! Apa kau pikir aku takut padamu?! Mimpi saja.” Ucap Dai Tan sebelum terbang bersama pasukannya.
“Dasar pria yang tidak peka.” Ucap Xie Mei sebelum terbang bersama pasukannya.
Setelah itu, Xiao Futu membawa Xiao Lan ke hutan terlarang untuk melatihnya disana. Pada saat Xiao Futu sudah sampai di hutan kematian, dia langsung membangunkan Xiao Lan.
“Lang'er, bangunlah.”
“Eh? Apa aku ketiduran?”
“Iya, kau ketiduran tadi saat di pertemuan.”Ucap Xiao Futu sambil tertawa kecil.
“Ah! Tidak, kau memukulku tadi!” Ucap Zhao Lang sebelum mengejar Xiao Futu yang berlari.
“Lan'er, di sana ada sebuah gubuk tua. Kita akan tinggal disana.” Ucap Xiao Futu. Xiao Lan tidak menjawab apa-apa dan malah mengejar Xiao Futu dengan cepat.
Saat setelah mereka sampai di gubuk tua tersebut, Xiao Futu menyarankan kepada Xiao Lan untuk bermeditasi dan menguatkan terlebih dulu kualitas darah dan tubuhnya.
“Baiklah. Tapi, aku merasa bahwa di sini banyak siluman, apa aku akan aman?” Ucap Xiao Lan.
“Aku akan menjagamu. Dan kau fokuslah untuk bermeditasi dalam beberapa bulan ini.” Ucap Xiao Futu.
Xiao Lan mengangguk pelan sebelum bermeditasi di dalam gubuk tua tersebut.
Pada saat itu, Xiao Lan berhari-hari melakukan meditasi. Dia bahkan tidak makan dan tidak minum.
***
Disisi lain.
“Kakek, kenapa Lan Gege belum kembali? Ini sudah berhari-hari.” Ucap Xiao Zen'ji dengan khawatir.
“Tenanglah, kakek akan mencarinya.” Ucap Xiao Ning sebelum memerintahkan pasukan keluarga Xiao untuk mencari Xiao Lan.
“Apa dia diculik oleh salah satu kekaisaran?” Gumam pelan Xiao Ning. Setelah itu, seluruh pasukan keluarga Xiao pergi untuk mencari Xiao Lan.
“Lang Gege beren*sek! Beraninya kau membuatku khawatir seperti ini! Awas saja jika aku bertemu denganmu nanti!” Gumam pelan Xiao Zen'ji sebelum ikut dengan gerombolan keluarga Xiao.
Beberapa saat kemudian, hari sudah semakin gelap. Tapi, mereka belum menemukan Xiao Lan
“Tetua Ning!” Saat mereka masih melakukan pencarian, Xiao Mu yang berlari pergi mendekati gerombolan Xiao.
__ADS_1
“Mu'er, ada apa?” Tanya Xiao Ning.
“Tuan muda Xiao Lan mungkin berada di hutan terlarang!” Ucap Xiao Mu.
“Apa?!”Semua orang terkejut mendengar hal itu. Semua orang tau betapa bahayanya hutan kematian.
“Pada waktu itu, Tuan Muda Xiao Lan memberitauku untuk pergi ke hutan terlarang.” Ucao Xiao Mu dengan tergesa-gesa.
“Cepat pergi ke hutan terlarang!” Ucap Xiao Ning dengan lantang.
Pada saat di perjalanan ke dalam hutan terlarang, mereka menghabis banyak hewan siluman yang berada di hutan terlarang.
“Jika Xiao Lan mati disini, akan aku pastikan akan memusnahkan hutan ini!”Ucap Xiao Ning.
Beberapa saat kemudian, hari sudah semakin gelap. Tapi, mereka sudah menemukan sebuah gubuk dan melihat seorang yang tidak asing bagi mereka di luar gubuk itu yang sedang membakar daging hewan siluman.
“Futu, kenapa kau disini?”
“Eh... Harusnya aku yang bertanya, kenapa kau membawa banyak pasukan dan datang ke hutan ini?” Ucap Xiao Futu.
“Kami sedang mencari anak dari Ketua Xiao Tang.” Ucap Xiao Ning. Setelah mendengar hal tersebut, tiba-tiba Xiao Futu langsung tersedak makanan yang dia makan.
“Apa?! Kalian mencari bocah bodoh itu?”Ucap Xiao Futu sebelum berpikir
“Kau mengenalnya?” Tanya Xiao Futu.
“Uhuk... Uhuk... Aku sedang melatihnya disini. Jangan terlalu ribut setelah mendengar ini.” Ucap Xiao Futu sambil memalingkan pandangan ke samping.
“Apa?! Orang terkuat menerima seorang murid?!”
“Apa aku tidak salah dengar?”
Banyak komentar yang bertanya-tanya karena mendengar hal tersebut.
“Apa? Kau melatihnya?” Ucap Xiao Ning.
“Benar, jangan terlalu berteriak.” Ucap Xiao Futu sebelum batuk pelan.
Sebenarnya, Xiao Ning benar-benar kesal dengan Xiao Futu yang tidak mengabarinya kalau Xiao Futu telah melatih Xiao Lan.
“Kalian para pasukan, pulanglah dan ikuti jalan yang kita lewati tadi. Aku dan Zenji'er akan tinggal untuk sementara waktu disini.
Mereka semua mengangguk pelan sebelum pergi meninggalkan mereka.
“Kapan Xiao Lan akan keluar dari latihannya?” Tanya Xiao Ning.
__ADS_1
“Ini baru saja beberapa hari dimulai. Dia akan keluar dari meditasinya sekitar beberapa bulan kedepan.” Ucap Xiao Futu.
“Apa?!” Xiao Ning berseru dengan lantang sampai-sampai, kayu yang rapuh dari gubuk itu retak dan menimpa Xiao Lan ya g berada di dalam.
“TOK”
“Agh!”
Teriak Xiao Lan dengan lantang. Xiao Futu yang melihatnya tiba-tiba melepaskan aura membunuhnya kepada Xiao Ning.
“Tua bangka, beraninya kau mengacaukan latihan yang sudah beberapa hari ini kami jalani. Mati saja kau!” Ucap Xiao Futu sebelum mengejar Xiao Ning yang lari dengan kencang memutari gubuk tua tersebut.
“Sialan! Siapa yang menggangguku?! Aku pasti akan membunuh yang mengganggu latihanku!” Ucap Xiao Lan yang berada di dalam sebelum terdiam sejenak.
“Aku.” Tiba-tiba, Xiao Zen'ji masuk kedalam dan pergi ke hadapan Xiao Lan.
“Eh...? Ke-kenapa kau ada berada disini?” Tanya Xiao Lan dengan canggung.
“Oh... Bukankah kau ingin membunuhku?”Tanya Xiao Zen'ji dengan senyuman khas membunuhnya.
“Ah... Tidak, aku di gigit nyamuk tadi. Kau tidak bersalah.” Ucap Xiao Lan sebelum di berikan beberapa pukulan oleh Xiao Zen'ji.
“Beraninya kau tidak memberitauku tentang kau berlatih dengan pamab Futu! Kau harus diberi pelajaran!” Xiao Zen'ji langsung memukul Xiao Lan.
“Agh! Ampunnnnn!”
Beberapa menit kemudian.
“Jadi, kau pergi ketempat pertemuan para orang terkuat?!”Tanya Xiao Zen'ji sesudah Xiao Futu ceritakan.
“Iya... Uh... wajah tampanku ini.” Ucap Xiao Lan sambil menggosok-gosok benjolan yang di pukul Xiao Zen'ji.
“Sini! Jika saja kau bukan orang itu, aku pasti akan membuatnya menjadi semakin parah.”Ucap Xiao Zen'ji sebelum menyembuhkan benjolan Xiao Lan.
“Dan sekarang, aku harus berbicara serius denganmu tua bangka.”Xiao Futu berdecak kesal karena latihan yang mereka lakukan selama beberapa hari ini menjadi sia-sia.
---
***
**Di Like dan vote yaa... Terimakasih loh untuk suportnya selama ini...
Di vote yang banyak ya biar jadi dapat nilai yang bagus untuk Legenda Dewa Phoenix. Biar gak kalah dari yang lain. Tapi, jika tidak ada, jangan maksain. Namun jika ada kelebihan sedikit, tolong berbagai untuk novel ini ya. Terimakasih ❤
God Bless You ❤🤗**
__ADS_1