
Tiba-tiba Xiao Lan mendapatkan sambutan cerah dari semua orang yang berada disana. “Selamat datang ke kota perak.”
“Bolehkah kami mengetahui siapa kalian?” Tanya salah satu pengawal yang berada disana dengan senyuman cerah.
“Ini aku. Jangan membuat perjalananku menjadi terhambat, pergi!” Ucap Xie Mei yang tiba-tiba membuka tirai kereta kuda itu.
“Te-ternyata kau adalah salah satu dari orang terkuat... Xie Mei! Dan lagi, ka-kau juga adalah Sang Dewa Neraka kan yang baru saja terkenal itu!” Salah satu prajurit itu yang bertanya kini langsung berseru untuk langsung memberikan jalan untuk kereta kudanya.
Semua orang yang berada disana terkejut setelah mengetahui kalau itu adalah Xie Mei dan Xiao Lan.
“Kak, kau sangat di takuti ya.” Ucap Xiao Lan.
“Oh ya, aku dengar juga kakak Futu tidak suka dengan wanita yang menakutkan.” Ucap Xiao Lan.
“Ak-aku tidak menakutkan, aku sangat baik malah lebih baik dari siapa pun juga.” Ucap Xie Mei dengan gugup.
“Sudahlah cepat ningkatkan kecepatannya!” Ucap Xie Mei dengan tegas.
Pada saat itu, saat mereka melewati kota perak, mereka tidak mendapati hambatan lagi setelah melewati Kota Perak.
“Kakak apa kita akan melakukan perjalanan yang membosankan seperti ini terus? Aku akan pergi duluan saja. Aku tidak tahan disini terus.” Beberapa lama kemudian, Xiao Lan tiba-tiba merasa bosan karena terlalu lama di dalam kereta.
“Kau ini sebenarnya ingin pergi kemana?” Tanya Xie Mei.
“Aku juga tidak tau. Yang jelas aku akan pergi ke Dinasti Terang, itu saja.” Ucap Xiao Lan. Mendengar perkataan Xiao Lan, Xie Mei mematung sejenak.
“Jadi kau datang ke Dinasti Terang hanya untuk membuatku kesal?!” Xie Mei berdecak kesal dengan Xiao Lan sampai-sampai dia mengcekiknya.
“Ma-maafkan aku kakak!”
Setelah itu Xie Mei langsung menanyakan sesuatu pada Xiao Lan.
“Jadi, apa memang benar kau datang ke Dinasti Terang hanya untuk membuatku kesal?” Tanya Xie Mei dengan kesal.
“Tentu saja bukan Aku hanya ingin menjadi lebih kuat dan setelah itu aku tidak tau.”
__ADS_1
“Baiklah, aku akan membawahmu ke salah satu Universitas yang legendaris. Itu adalah Universitas Pedang Langit.” Ucap Xie Mei.
“Kau tidak bisa menolaknya karena aku yang akan mendukungmu disana jadi tenang saja.”
“Wah hebat! Baiklah cepat bawah aku disana!” Seru Xiao Lan dengan semangat.
Xie Mei mengangguk pelan sebelum memberitau kepada pengawalnya bahwa dia akan melakukan teleportasi.
“Siap-siap Lang'er. Tetap fokus dan berpeganglah padaku.” Ucap Xie Mei sebelum melakukan teleportasi.
Seketika itu mereka langsung muncul disebuah istana yang sangat besar dan megah.
“Apa ini istana dari Dinasti Terang?” Tanya Xiao Lan. Xie Mei mengangguk pelan sebelum membawa Xiao Lan kedalam.
“Hei, kalau kakak mempunyai kemampuan seperti ini kenapa kakak malah menaiki kereta dan tidak melakukan terleportasi?”
“Aku sebenarnya masih ingin pergi ke satu tempat, tapi ini semua gara-gara kau. Demi kau aku rela membatalkan rencana awalku.” Xie Mei menatap Xiao Lan dengan tatapan sinis.
Xiao Lan mengeluarkan keringat dingin setelah melihat tatapan tersebut. Pada saat Xie Mei membuka gerbang istana itu, tiba-tiba Xiao Lan melihat...
“Eh...? Ji'er kenapa kau bisa disini?” Tanya Xiao Lan dengan terkejut.
“Ah ceritanya panjang.”
“Tunggu dulu, kenapa kakakku terlihat sudah sangat akrab denganmu?” Tanya Xie Ji.
“Itu karena kakakmu sangat baik, tu saja.” Ucap Xiao Lan sambil tersenyum cerah. Xie Mei yang mendengar hal itu tiba-tiba memerah karena mendengar perkataan Xiao Lan.
Xie Mei :
“Di-diam kau, Ji'er kakak akan memberikan pelajaran padamu karena telah melanggar perintahku. Dan juga bawah LanLan kekamar.” Ucap Xie Mei sebelum pergi meninggalkan Xiao Lan dan Xie Ji.
“Jadi, sampai besok nanti kau harus menceritakan semuanya. Tidak ada kata tidak.” Ucap Xie Ji dengan wajah sinis.
__ADS_1
“Hmm baiklah...” Ucap Xiao Lan sebelum mereka pergi ke kamarnya Xiao Lan yang sudah di sediakan oleh Xie Mei.
Sesudah mereka sampai dikamarnya Xiao Lan, Xiao Lan menceritakan semuanya kepada Xie Ji tentang petualangannya selama berada di Dunia Dewa.
“Ternyata kau menjalani hal seperti ini.” Xie Ji sungguh prihatin dengan Xiao Lan yang mengorbankan dirinya dan membuat janji untuk menebus kesalahannya kepada Yun Wong.
“Dan sekarang aku akan bertanya padamu. Kau meninggalkan Qiao Qiao dimana hah?!” Xiao Lan sewaktu mengetahui Qiao Qiao sudah tidak bersama Xie Ji terkejut setengah mati.
“Kamu tenang saja. Dia sudah di angkat menjadi anaknya Kaisar Liu Lang dan menjadi adik angkatnya Liu Xun.” Ucap Xie Ji.
“Hahh, sukurlah.” Xiao Lan mengelahkan nafas panjang karena lega dengan Qiao Qiao yang baik-baik saja.
“Aku pergi dulu. Dan lagi... Jangan memberitau apa yang terjadi di hutan saat kita bertemu pertama kali.” Ucap Xie Ji dengan wajah memerah sebelum pergi.
“Hah... Aku tidak tau apa yang akan aku lakukan sekarang.” Ucap Xiao Lan.
“Kau bisa melatih dirimu di Universitas Pedang Langit.” Ucap Bold yang berada di ruang jiwa.
“Baiklah.” Xiao Lan akhirnya tidur untuk mengumpulkan tenaganya.
Keesokan harinya.
“Ji'er kau juga harus pergi berlatih di Universitas Pedang Langit. Kakak akan mengantarkanmu.”
“Hmm baiklah kakak.”
“LanLan yang sekarang dikenal sebagai Sang Dewa Neraka sementara Xie Ji dikenal sebagai Sang Dewi Serigala. Mereka akan mendaftar di Universitas Pedang Langit.” Ucap Xie Mei sebelum memangil Xiao Lan dan Xie Ji untuk melakukan teleportasi ke Universitas Pedang Langit.
“Sekarang, mari kita berangkat.”
Beberapa saat kemudian, mereka langsung sampai di Universitas Pedang Langit. Xiao Lan dan Xie Ji bisa melihat kalau Universitas Pedang Langit ini seakan sebuah Dinasti.
Universitas ini memiliki 100 pendekar terkuat dan siapapun yang sudah mencapai ditingkat itu akan dihormati apa lagi telah mencapai pringkat 1 teratas.
“Woahh hebat sekalii.” Ucap Xiao Lan dengan kagum. Tapi, sebelum mereka masuk kedalam gerbang masuk Universitas, tiba-tiba mereka...
__ADS_1
***
Hai taman-teman, klo kalian suka baca novel romantis, aku mau promosiin novel teman aku yaitu. " Gadis Yang Terabaikan" Terimakasih...