Legenda Dewa Phoenix

Legenda Dewa Phoenix
Keputusasaan


__ADS_3

“Lan'er, kamu harus berlatih tertutup selama 1 bulan ini. aku akan mengaturnya, di sekte ini ada tempat rahasia, aku akan membawamu ke sana untuk berlatih.”Ucap Hong Zou.


“Ke-ketua, ini...”Ucap Wei Ling.


“Tidak apa-apa Ling'er, aku akan mengurusnya.”


Wei Ling hanya menjawab dengan angkukan kecil. “Lan'er, berkemaslah, aku akan mengantarmu ke tempat itu.”Ucap Hong Zou.


Xiao Lan mengangguk pelan dan mengatur barang-barangnya yang akan di bawanya. Xiao Lan mengambil hanya bebeapa baju dan alat-alat latihan.


“Lan'er, aku akan menyiapkan sumber dayanya setiap minggu, untuk meningkatkan tingkat pendekarmu, juga membangunkan spiritmu.”Ucap Hong Zou.


“Baiklah ketua.”Ucap Xiao Lan.


Setelah beberapa saat mereka berkemas, Hong Zou mengantar Wei Ling dan Xiao Lan ke tempat rahasia tersebut. Beberapa saat kemudian, mereka tiba di aula Hong Zou yang bernama Aula Anggrek.


Dibawa aula tersebut terdapat ruangan rahasia.“Ini adalah ruangan yang aku buat. aku berpikir jika sekte berada dalam masalah, aku bisa menampung seluruh murid dari sekte di tempat.”Ucap Hong Zou. tempat tersebut sangat besar walaupun di bawah tanah.


Dan juga, walaupun dibawah tanah, tempat tersebut sangat terang karna ada banyak giok yang terang menyinari tempat tersebut.


“Inilah tempatnya.”


“Jadi ketua sudah menyembunyikan tempat ini dari kita semua agar tidak tersebar luas ke luar sekte ya.”Ucap Wei Ling.


Jawab Hong Zou dengan angkukan pelan. dia berkata bahwa jika dia menyebarkan berita ini pada orang-orang sekte, dia takut ada dari mereka yang berkhianat. jadi Hong Zou menyembunyikan tempat tersebut.


“Lan'er, ini adalah sumber daya yang sangat ampuh meningkatkan tingkat pendekar.”Hong Zou mengeluarkan beberapa pil yang bernama Pil Naga langit.


Pil Naga langit sangatlah bagus untuk pendekar, apalagi untuk pendekat seperti Xiao Lan yang masih pendekar tingkat III.


“Berlatih lah dengan giat Lan'er.”Ucap Hong Zou dan Wei Ling dan meninggalkannya sebuah kitab.


“Ini adalah kitab yang sangat terkenal. ilmunya adalah Angin Pembeku.”Ucap Hong Zou dan di ikuti angkukan pelan oleh Wei Ling.

__ADS_1


“Kenapa ketua dan guru memberikannya padaku? bukankah kitab ini sangat berharga?”Tanya Xiao Lan sambil memandang kitab tersebut yang berada di tangannya.


“Untuk muridku, tidak ada yang lebih berharga”Ucap Wei Ling.


Muka Xiao Lan memerah ketika mendengar bahwa Wei Ling sangat mempercayainya.


“Guru, ketua, aku tidak akan mengecewakan kalian.”Ucap Xiao Lan.


Wei Ling dan Hong Zou pun pergi dari tempat tersebut dan meninggalkan Xiao Lan di tempat tersebut.‘Guru, ketua, aku tidak akan mengecewakan kalian.’Pikir Xiao Lan sambil memandang Wei Ling dan Hong Zou sedang keluar dari tempat itu.


Dalam pelatihannya Xiao Lan dia hanya meningkatkan kekuatan berpedangnya dan fisiknya. karna, Xiao Lan bisa di bilang sudah memiliki spirit karna sudah ada Phoenix di dalam dirinya.


Dalam 1 minggu, Wei Ling dan Hong Zou selalu membawakannya makanan dan minuman tapi tidak mengganggu latihannya Xiao Lan.


“Sepertinya sudah saatnya untuk melatih Kitab Angin Pembeku.” Kitab tersebut hanya bisa di gunakan jika memiliki fisik yang kuat, karna saat menggunakan ilmu tersebut, akan melakukan tekanan yang besar.


Dalam 2 minggu Xiao Lan berlatih Kitab Angin Pembeku, dirinya masih tidak mencapai pendekar spirit walaupun kekuatanya sudah meningkat pesat, tapi dirinya tidak naik tingkat pendekar.


“Aa-apa? bagaimana mungkin?”Ucap Xiao Lan sambil memandangi tubuhnya.


“Bagaimana ini, aku telah mengecewakan guru dan ketua.”Ucap Xiao Lan dan membungkuk menatap tangannya dan mengeluarkan air mata.


Saat melihat kegelisahan Xiao Lan, Wei Ling dan Hong Zou dari belakang Xiao Lan pergi menenangkan Xiao Lan.


“Lan'er? ada apa?”Ucap Hong Zou, seolah-olah tidak tau apa yang terjadi.


“Lan 'er, aku sudah tau. jangan khawatir, aku tidak akan menyalahkanmu.”Ucap Wei Ling.


“Tapi guru...”


“Tidak apa-apa. lagi pula, kekuatamu sekarang sudah meningkat pesat, jangan terlalu memaksakan kondisi tubuhmu Xiao Lan.”Ucap Wei Ling.


Xiao Lan tidak menjawab apa-apa dan hanya menundukkan kepalanya ke tanah.

__ADS_1


‘Aku memalukan, aku mengecewakan guru dan ketua’Pikir Xiao Lan.


“Lan'er, ayo kita ke aula dan beristirahat, kami tau kau pasti sangat kelelahan.”Ucap Wei Ling.


Xiao Lan tidak menjawab dan hanya berjalan keluar dari ruangan tersebut. Wei Ling dan Hong Zou hanya mengelakan nafas panjang.


Wei Ling dan Hong Zou mengikuti langkah Xiao Lan keluar. “Ketua, kita harus menenangkan Lan'er.”Ucap Wei Ling.


Hong Zou hanya mengangguk pelan dan pergi dari tempat tersebut. saat mereka sudah berada di aula macan putih, mereka melihat Xiao Lan yang duduk di batu besar sambil memandang langit.


“Lan'er, hari sudah malam. pergilah beristirahat, turnamen akan di adakan besok.”Ucap Xiao Lan.


“Guru, apakah aku bisa memenangkan turnamen itu?”Tanya Xiao Lan dengan gelisah. sementara Hong Zou dari ke jauhan mengelakan nafasnya dan kemudian kembali ke kediamannya.


“100%, tidak, 1000% aku yakin kalau muridku akan memenangkan turnamen itu.”Ucap Wei Ling sambil mengelus kepala Xiao Lan.


Xiao Lan hanya tersenyum bahagia karna melihat Wei Ling masih mempercayainya.“Guru, aku akan berusaha.”Ucap Xiao Lan.


Wei Ling tersenyum tipis dan kemudian membawa Xiao Lan ke kamarnya.“Lan'er, tidurlah, kamu harus beristirahat.”Ucap Wei Ling.


“Baiklah guru.”Ucap Xiao Lan sebelum berbaring di tempat tidurnya.


Saat Wei Ling pergi dari kamar Xiao Lan. Xiao Lan mencoba berbicara dengan bold.‘Hei bold, apa kau tau tentang kejadian hari ini? kenapa aku tidak naik ke pendekar spirit?.’Ucap Xiao Lan kepada Bold.


‘Suh... Suh... sudah malam, aku ngantuk.’Ucap Bold.


Xiao Lan yang kehilangan semangat karna tidak naik ke pendekar spirit, tidak sempat memarahi bold, dia hanya pasrah apa yang terjadi. yang jelas, dia akan berjuang saat di turnamen tersebut.


Xiao Pan pun memutuskan untuk tidur lebih awal dan mengumpulkan energinya untuk turnamen besok. saat Xiao Lan tertidur pulas.‘Aku menahan kekuatanmu bodoh.’Ucap Bold sambil tersenyum ke arah Xiao Lan.


Keesokan harinya...


“Huh! aku harus kembali bersemangat!”Ucao Xiao Lan yang bangun pagi-pagi buta.

__ADS_1


“Lan'er, kita harus pergi ke Sekte Matahari Emas pagi-pagi begini agar tidak banyak orang yang berada di jalan.”Ucap Wei Ling.


“Baik guru!”Ucap Xiao Lan dengan semangat.


__ADS_2