
Di waktu dan tempat yang sama, di kerajaan Nusantara yang masih setengah hancur akibat kejadian di siang harinya.
Para ketua perguruan aliran hitam menengah dan besar di seluruh wilayah bumi nusantara khususnya yang menjadi sekutu Ki Projo gendeng dan kawan-kawan, yang jauh hari telah diundang oleh Nyai Mesutri ke istana Nusantara, untuk menghadiri rapat mengisi kekosongan jabatan pemerintahan kerajaan Nusantara ke depannya.
Ketua perguruan aliran hitam besar lainnya yang telah diundang antara lain.
Suryo dewo dengan julukan perdekar banci seram, ketua dari perguruan sampan setan.
Mahendra dengan julukan pendekar pedang hitam, mungkin sekarang dan kedepannya lebih dikenal sebagai pendekar telinga buntung, Karna telinganya yang tinggal satu. Ketua dari perguruan kubus ireng.
Erto jaya dengan julukan pendekar dua pedang setan. Ketua perguruan setan beringin.
Panji tuhul dengan julukan pendekar seribu dusta, ketua perguruan kelelawar sesat.
__ADS_1
Nyai Yayu Musri julukan pendekar raja hutang. Ketua perguruan iblis Bajing loncat.
Nyai Buntala sufi dengan julukan pendekar tombak perahu karam. Ketua dari perguruan laut mati.
Selanjutnya Ada andini ketua muda perguruan kadal beracun, yang masih berusia 17 tahun. Salah satu ketua termuda perguruan hitam besar ditanah sulas bhumi.
Basah jatmiko ketua perguruan lubang ular beracun.
Ki kamala ketua perguruan teratai hitam dari tanah khalamanthana salah satu perguruan hitam menengah yang sekarang mulai berkembang menjadi perguruan besar.
Tampak Raja Kusumo negoro atau Ki Projo gendeng, memasuki ruang rapat duduk di kursi paling depan diantara para ketua aliran hitam yang sedang ribut, Saling unjuk gigi menyombongkan perguruannya masing-masing, hanya diam menyaksikan kehadiran raja baru mereka.
Tentu saja mereka semua terkejut menyaksikan Raja Kusumo negoro yang sebelumnya mereka kenal sebagai mahapati kerajaan Nusantara tersebut berada ditengah- tengah mereka.
__ADS_1
Karna sebagian dari mereka tahu yang mengundang mereka adalah Ki Projo gendeng ketua perguruan siluman katak merah. Dengan topeng merah yang selalu dikenakannya.
"selamat datang kawan-kawan sealiran, selamat datang para manusia durjana, selamat datang anak cucu iblis, mungkin kalian sedikit terkejut dengan kehadiran ku, Tetapi sebenarnya aku lah Ki Projo gendeng" Ki Projo gendeng berkata sambil memakai topeng merah, Serta mengeluarkan aura kegelapannya.
Membuat para ketua dari perguruan hitam yang hadir terkejut dan ada juga yang berkata dalam hati" ternyata manusia durjana ini adalah ketua dari perguruan siluman katak merah itu, dia merupakan mahapati kerajaan Nusantara."
Selanjutnya Ki Projo gendeng menjelaskan garis besar rapat yang mereka adakan dan mencapai beberapa kesepakatan diantara mereka.
Dengan tegas Ki Projo gendeng berkata.
"Mulai sekarang kalian bekerja dibawah pemerintahan ku saudara-saudara ku, Dan mahapatih Nyai Mesutri sebagai orang kepercayaan ku, nafasnya adalah nafasku, Titahnya adalah titahku dan murkanya adalah murka ku Hahaha." titah dari raja kusumo negoro menutup rapat mereka.
Sambil menggendong kedua putra kembarnya yang berusia 10 tahun, Pangeran Karsang bumi dan Pangeran Restu bumi, Raja Kusumo negoro keluar dari ruang rapat berlalu ke ruangan lainnya, meninggalkan para ketua perguruan aliran hitam yang masih asyik menyantap makan malam , yang telah di sediakan diruangan rapat tersebut.
__ADS_1
****
next, jangan lupa menjaga kesehatan di bulan suci romadhan ini.