Legenda Nusantara Sakti

Legenda Nusantara Sakti
Tingkatan Kelas


__ADS_3

Latihan pertama yang diberikan oleh ketua perguruan Garuda emas dijalani Darma thirta dengan segenap kemampuannya, tidak ada alasan dirinya untuk bermalas-malasan saat ini.


Mengingat bahaya yang sama bisa kapan saja menimpa dirinya, untuk sekarang prioritas utama dirinya adalah bagaimana caranya untuk bisa menjadi lebih kuat lagi, terutamanya untuk melindungi dirinya sendiri dari marabahaya.


Ketika sedang asyik membersihkan ruangan demi ruangan di padepokan Perguruan Garuda emas. Beberapa murid seakan tidak menghiraukan kehadiran murid baru tersebut.


Yahh,, karna memang mereka disibukan dengan latihan dan pekerjaannya masing-masing.


Salah seorang murid perempuan yang bernama Cahya Lestari terlihat mengulurkan tangannya.


"Kelihatannya kau bergabung dengan perguruan kami, apakah luka mu sudah sembuh sepenuhnya ? owh iya, lancangnya aku ini berbicara tanpa memperkenalkan namaku terlebih dahulu hehe, perkenalkan nama ku Cahya lestari, bolehkah aku tahu siapa namamu?"


gadis remaja tersebut memperkenalkan dirinya sambil tersenyum manis kepada pemuda itu.


"Tentu saja, Namaku Darma thirta, nona boleh memanggilku thirta atau Darma". Jawab Darma thirta seraya sejenak memberhentikan kesibukannya membersihkan ruangan.


"Ngomong-ngomong, nona sudah berapa lama berlatih disini. karna aku anak baru di padepokan ini, mohon bantuannya nona senior" sambil tersenyum Darma thirta sedikit menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Kau tidak perlu sungkan, tentu saja kita akan saling membantu karena kita semua disini adalah keluarga, aku sendiri disini dari umur 10 tahun, kira-kira sudah 8 tahun sejak pertama kali aku berlatih disini, karna memang aku sudah tidak mempunyai keluarga lagi, orang tua ku meninggal saat desa kami diserang oleh perampok dari perguruan aliran hitam, tapi suatu saat aku akan membalas mereka


dan menghancurkan sedikit demi sedikit dari golongan mereka". Lestari menceritakan sedikit tentang dirinya, sambil jari-jari halusnya menggepalkan tinju, terlihat terdapat amarah yang terpendam di sorot mata gadis cantik ini.


''Iya nona senior, sekali lagi mohon bantuannya"


"Iya,iya kau tidak perlu sungkan, kau bisa panggil aku Lestari karna umur kita kelihatannya tidak berjauhan, senang berkenalan dengan mu thirta, aku mau menghadap guruku dulu, kalau kau perlu bantuan cari saja aku ya, ingat tidak perlu sungkan, hehe" sambil tersenyum Lestari beranjak berlalu dari hadapan pemuda itu


Darma thirta tersenyum kecil sambil menggangguk, seraya kembali membersihkan halaman padepokan yang sebentar lagi bakal digunakan murid-murid perguruan Garuda emas untuk berlatih.


Di perguruan Garuda emas terdapat 30 kelas yang masing-masing dibagi berdasarkan 3 tingkatan, yaitu.


Tingkat 3, tingkat 2 dan tingkat 1,,


tingkat 3 untuk latihan pendekar-pendekar baru yang mendaftar dan berlatih bisa dibilang tingkat 3 adalah tingkat yang paling dasar. dan Darma thirta sendiri berada di kelas murid tingkat ini.


Tingkat 2, sedikit lebih tinggi. artinya berada ditengah tengahnya bisa dibilang kemampuan murid-murid disini sudah mencapai kemampuan pendekar tingkat rendah dan menengah.

__ADS_1


tingkat 3. Tingkat tinggi dipadepokan perguruan Garuda emas ini, pendekar dengan kemampuan dikelas ini rata-rata pendekar yang telah lulus di kelas sebelumnya. dan berpredikat sebagai pendekar dengan kemampuan pendekar tingkat menengah yang tahapannya akan mencapai level tingkatan pendekar tingkat tinggi.


Cahya lestari berada ditingkatan ini, untuk level kekuatan gadis remaja itu berada di level pendekar yang baru menapaki level pendekar tingkat tinggi. satu level dibawah para tetua pembimbing yang memeliki level kekuatan pendekar tingkat tertinggi.


Perguruan aliran putih Garuda emas memiliki setidaknya 1200 murid, masing-masing murid dibagi di setiap tingkatannya menjadi 10 kelas, untuk kelas 3 kelas 2 dan kelas 1.


tiap-tiap tingkatan dibagi menjadi 10 ruang kelas, ruang 1 sampai 10.


masing-masing dibagi 30 murid per ruangnya, tiap ruang kelas dari nomor 1 yang paling lemah sampai nomor 10, untuk ruang nomor 10 biasanya dihuni atau yang berisi murid paling kuat yang akan direkomendasikan ke tingkat kelas diatasnya.


untuk melatih murid-murid ini, dipadepokan perguruan Garuda emas sendiri memiliki


50 guru pembimbing atau tetua , 1 pemimpin tertinggi yang dikenal dengan sebutan sesepuh, 5 ketua dan 10 wakil ketua.


pemimpin tertinggi perguruan Garuda emas sendiri atau yang biasa dipanggil sesepuh ini dialah Ki Panca langit, orang yang pertama kali mendirikan perguruan Garuda emas, dan dua orang muridnya yang bernama Raden prakoso serta Biantoro adalah 2 orang dari 5 orang ketua, serta Putri Meranti Putri Kerajaan Gading Cempaka yang menjadi wakil ketua dibawah Biantoro. salah satu dari 10 wakil ketua. 1 ketua memiliki 2 wakil ketua yang mempunyai level kekuatan pendekar tingkat tertinggi.


Dengan keadaan seperti itu dan banyaknya jumlah murid yang berlatih diperguruan Garuda emas, membuat perguruan Garuda emas kembali menjadi salah satu perguruan besar aliran putih di Bumi Nusantara, terutama di tanah Suwarna Bhumi.

__ADS_1


__ADS_2