Legenda Nusantara Sakti

Legenda Nusantara Sakti
Pusaka Payung Emas Dewa Bumi


__ADS_3

Ki Projo gendeng melesat dengan cepat mengepalkan kedua tinjunya kearah raja susilo, Raja susilo kali ini berhasil menghindari serangan tersebut dan balik menyerang dengan keris yang dikeluarkan dari balik pinggangnya.


Keris taring sanca bersinar ketika ditarik dari sarungnya, bersiap menghunus makhluk siluman yang kembali menyerang kearah raja Susilo. "Tarian katak, "Ting ting" kuku-kuku katak Ki Projo gendeng bertabarakan dengan keris yang dikeluarkan sang raja, dalam beberapa menit saja keduanya telah bertukar puluhan jurus.


" Ternyata kau masih hebat juga tua bangka, Untuk orang yang selalu duduk dan memerintah dari singgasana nya hahaha" sambil tertawa kiprojo berkata "Baiklah sekarang kau rasakan lah jurus yang satu ini, pukulan katak peremuk tulang".

__ADS_1


Tangan Ki Projo bersinar bersiap memberikan pukulan kearah kiri kepala raja susilo, raja Susilo menangkis dengan kris taring sancanya, "gigitan taring sanca langit" raja susilo bergumam." terdengar sebuah ledakan karena beradunya dua jurus tenaga dalam pendekar tingkat tertinggi yang sedang bertarung menyisahkan kepulan asap yang mengabut setelahnya.


Raja Susilo terpundur cepat sepuluh langkah kesamping kirinya dan kiprojo gendeng terpundur 5 langkah, Menyisahkan kris taring sanca yang patah menjadi dua bagian dikarenakan jurus Ki Projo gendeng, terlihat dua kuku siluman Ki Projo gendeng patah akibat benturan energinya dengan kris taring sanca.


Melihat hal tersebut Ki Projo gendeng dengan tatapan tajam. "Ternyata kau masih kuat seperti yang dulu tua bangka, tidak ku sangka kuku siluman ku bisa patah begini Hahaha."

__ADS_1


"Tidak kusangka keris taring sanca bisa patah begini, benar benar kekuatan iblis" pikir raja Susilo. Raja susilo merapalkan sebuah mantra dan berteriak. "kemarilah Pusaka payung emas dewa bumi" tiba-tiba sebuah payung emas terbang dari sebuah kamar tempat penyimpanan senjata, melesat cepat kearah Ki Projo gendeng.


Payung tersebut terbuka dan mengeluarkan jarum jarum kecil beracun kearah Ki Projo gendeng, "ting ting ting" Bunyi dentingan jarum bertabrakan dengan kuku siluman Ki Projo gendeng yang menangkis serangan jarum beracun payung emas, dengan cepat raja Susilo melesat kearah ki projo gendeng.


"Pukulan getar bumi" pukulan raja Susilo mendarat telak kearah mulut siluman Ki Projo gendeng, yang terlihat belum siap karna menangkis setiap jarum beracun yang keluar dari pusaka payung emas raja Susilo.

__ADS_1


Ki Projo terpundur beberapa langkah dan terlihat mengeluarkan darah dari mulut silumannya. "sial kau susilo" pusaka itu, Jika sampai jarum emas dipayung itu menusuk ku, Bisa gawat juga." pikir Ki Projo yang terlihat waspada.


Sudah satu jam berlalu, pertarungan tersebut masih terus berlangsung tanpa terasa mereka berdua sudah bertukar ratusan jurus. Mengakibatkan retakan di dinding istana kerajaan Nusantara. dan puing- puing tiang penyangga istana kerajaan yang hancur. akibat dua pendekar tingkat tertinggi yang saling beradu jurus.


__ADS_2