Li Meilan

Li Meilan
Pil Tingkat Tinggi


__ADS_3

Sebulan berlalu begitu cepat, kini kedai Meilan sudah berkembang hingga kekaisaran lain. Kedai Lotus yang sangat terkenal dengan makanan, minuman, serta kudapan enak dan berkhasiat karna dapat menambah energi bagi mereka para kultivator.


Hingga saat ini pemilik kedai masih menjadi misteri, bahkan kultivator sehebat apapun tidak dapat mengetahui siapa dibalik kedai lotus. Banyak berita yang berkembang bahwa pemilik kedai lotus adalah seorang pendekar berumur ratusan tahun, ada yang berpendapat kedai lotus milik seorang pertapa dan lainnya, satu hal yang mereka ketahui bahwa tidak benar jika menyinggung pemilik kedai lotus seperti kejadian beberapa hari yang lalu.


Beberapa hari yang lalu anak ketiga dari keluarga Li bangsawan tingkat rendah yang sangat kebetulan adalah keluarga Li Meilan sementara didunia ini, yang menjualnya dengan kejam dan selalu menyiksa Li Meilan sepanjang hidupnya.


Sungguh takdir yang tidak disangka - sangka, tanpa harus mencari masalah, keluarga Li datang sendiri mengantarkan nyawa mereka.


Keributan dikedai lotus yang disebabkan oleh putri ketiga keluarga Li ternyata menjadi malapetaka untuk keluarganya sendiri.


Dalam semalam, seluruh keluarga Li dibantai tanpa perasaan, seluruh wanita mati dalam keadaan tanpa busana, para pria mati sangat mengenaskan dengan tubuh tanpa kepala, bahkan anak kecil sekalipun tak tersisa. Meilan benar - benar mencabut mereka hingga keakar, kejadian dalam semalam itulah yang menjadikan Kedai Lotus sangat disegani dan ditakuti, karna walau bagaimanapun keluarga Li juga banyak memiliki kultivator bahkan hampir semua penghuni kediaman Li memiliki kultivasi meski tak terlalu tinggi.


Melihat hanya dalam semalam kediaman Li hancur tak bersisa, sudah dapat diketahui bahwa pemilik kedai lotus bukanlah seorang yang bisa disinggung dengan mudah.


Dendam Li Meilan kepala keluarga Li sudah tuntas, meski ada beberapa anak keluarga Li yang berada diperguruan jadi untuk saat ini mereka masih selamat tapi siapa yang tau untuk kedapannya? hanya sang pencipta yang mengetahui pikir semua orang.


------------


Ditempat lain, sang pemilik kedai sedang frustasi karna dari pagi hingga menjelang sore tungkunya terus mengeluarkan suara yang tidak enak didengar.


Boommmm.. Booommmm.. Boommmmmm.....


Ledakan demi ledakan terus terdengar dikediaman Meilan yang saat ini sangat sibuk membuat pil untuk meningkatkan dirinya dan saudara saudarinyan namun terus saja gagal hingga membuatnya hampir melempar Pan si tungku api surgawi.


Kelebihan tungku api surgawi sendiri tidak akan rusak meski berkali - kali meledak dan pil yang akan dihasilkan juga setidaknya tingkat menengah jika tuannya masih dikultivasi tahap bumi seperti Meilan saat ini. (jadi gue memutuskan untuk mengubah seluruh tingkatan kultivasi mereka)


"Tu-tuan, alirkan api murni milikmu secara perlahan di bejana tungku!" ucap Pan panik sebelum dirinya benar - benar dilemparkan nantinya.



(Anggep aja tungku api surgawi ya, author lagi males nyari hehe :v)


"Ka-kau!!! kenapa tidak sedari awal memberitahuku??!!" keluh Meilan.


"Kau kan tidak bertanya huh!" jawab Pan tak kalah sewot.

__ADS_1


"Diamlah! aku ingin fokus membuat pil agar cepat selesai dan bisa kubagikan pada yang lainnya!" ucap Meilan marah, pasalnya sudah begitu banyak sumber daya yang terbuang sia - sia karna kegagalan Meilan dalam meracik pil, sebetulnya tidak sepenuhnya sia sia karena pil yang gagal bisa dijadikan racun tingkat tinggi yang jika dikonsumsi sedikit saja akan melukai kultavator tingkat atas terluka parah dan kematian untuk kultivator tingkat menengah atau rendah.


Tak membutuhkan waktu yang lama kini Meilan menyelesaikan pembuatan pilnya karna bahan yang diperlukannya juga sudah habis sekarang, mungkin nanti jika ada kesempatan Meilan akan kembali kehutan iblis atau hutan bunga persik untum mengambil beberapa tanaman langka yang tidak ada didalam dimensinya agar bisa ditanam pikirnya.


"Huh sungguh mengecewakan, aku hanya bisa membuat seratus pil Lotus Merah tingkat 9, seratus pil regenerasi tingkat 5, seratus pil pembentukan tulang naga tingkat 8, seratus pil peningkat kultivasi, seribu pil perbaikan roh tingkat 4 dan seribu pil penyembuh luka tingkat 9. Huhu menyedihkan sekali karna sekarang tanaman yang kuperlukan juga habis karna tak ingat ku tanam didalam dimensi!!!" ucap Meilan merenung.


Berbanding terbalik dengan Meilan yang merenung, Pan si tungku api surgawi melototkan matanya horror, tuannya sungguh jenius diantara jenius lainnya! salah lebih tepatnya tuannya adalah monster yang sesungguhnya. Di kultivasinya yang hanya tingkat bumi ketiga sudah bisa membuat pil tingkat tinggi sebanyak itu dengan kemurnian seratus persen.


Ternyata tak salah tuannya yang dahulu, menyuruhnya untuk menunggu meski sangat lama namun sebanding dengan apa yang didapatkannya sekarang.


"Tuan kau sungguh monster hanya dalam satu batang dupa sudah menghasilkan pil tingkat tinggi sebanyak itu!!! terlebih lagi ditingkat kultivasimu yang baru mencapai tahap bumi tingkat tiga. Selamat tuan sepertinya bakat Alkemis mu sepertinya akan menerobos ke tahap bumi awal!" ucap Pan senang.


"Ya, sepertinya aku akan menerobos, tolong kau jaga ruanganku agar tidak ada yang mengganggu!" ucap Meilan duduk dan menutup matanya untuk melakukan terobosan.


Sudah sebulan Meilan berkultivasi tertutup dan sekarang ia telah menyelesaikan kultivasinya. Kini kultivasinya ditahap bumi tingkat akhir dan alkemisnya sudah di tahap bumi tingkat awal.


Kulitnya yang sekarang lebih cerah, sangat putih seputih porselin, tatapan matanya lebih tajam dan aura kebangsawanannya lebih menguar.



(Guys castingnya aku ganti yah jadi begini supaya enak nyari fotonya, kalian bisa mengimajinasikan sesuai keinginan sendiri)


"Terimakasih Pan telah menjagaku selama berkultivasi!" ucap Meilan tulus.


"Tentu tuan, sudah kewajibanku!" jawab Pan tegas.


"Mulai saat ini panggil namaku saja tanpa ada kata tuan, oke?!" ucap Meilan tegas.


"Tuan aku tidak berani hanya menyebutmu dengan nama!"


"Tak apa, biasakan mulai dari sekarang!"


"Baiklah Me-Meilan!" ucap Pan terbata.


"Kau istirahatlah, aku ingin menemui saudara saudariku!" ucap Meilan.

__ADS_1


-------------


Dibelakang kediaman berkumpul seluruh saudara saudarinya untuk berlatih bersama.


Dengan anggun Meilan mendatangi mereka yang belum sadar akan kehadirannya.


"Ehem, kalian terlihat sibuk sekali hingga mengacuhkan diriku!" ucap meilan merajuk manja.


"Meimei, kau kah??" ucap Miho keras diikuti yang lainnya.


"Tentu, siapa lagi Meilan selain diriku disini?!!" tanya Meilan ketus.


"Ah adikku sekarang bertambah cantik sehingga mataku dibuat silau!" ucap Zilong mendekati meilan seraya mengusapkan tangannya dipuncak kepala meilan dengan lembut. Kebiasaan zilong yang begini sangat dirindukan meilan sehingga tanpa aba aba meilan memeluk erat zilong yang juga disambut tak kalah eratnya.


"Ah kami juga ingin memelukmu!!" ucap semua saudaranya dan kini terjadilah acara peluk memeluk yang disaksikan orang - orang kepercayaan mereka dengan haru.


Majikan mereka sungguh baik dan menularkan kebahagiaan pikir mereka semua


"Aaaaaa aku tidak bisa bernafas, lepaskan pelukan kalian!!!" teriak Meilan kesal yang dibalas dengan kekehan semua orang.


"Meimei pendaftaran diundur sepekan lagi, kita masih memiliki waktu untuk berlatih bersama!" ucap Li Chichi antusias diangguki dengan yang lainnya.


"Tidak perlu berlatih, kalian seraplah pil yang akan kuberikan nanti dan berkultivasilah sebisa kalian!" ucap Meilan sambil membagikan pil buatannya yang membuat mereka melotot.


Selama ini mereka hanya tau meilan melakukan kultivasi tertutup tanpa tau meilan juga menyerap pil dan membuatnya.


"Baiklah, lima hari lagi kita berkumpul dan ke kota untuk mempersiapkan kebutuhan kita yang sudah habis sekaligus mendaftar!" ucap Niex tegas.


"Oke gege" jawab Meilan, Chichi, Li Mei bersamaan.


"Istirahatlah dan segera serap pil itu untuk menaikan kultibasi kalian!" ucap Meilan memberikan pil peningkat kultivasi lima buah perorang.


"Tentu, terimakasih meimei" ucap mereka bersamaan.


"Terimakasih jiejie" ucap chichi yang diangguki meilan sambil berlalu kembali ke kediamannya.

__ADS_1


S****emoga suka, maaf jika banyak typo mohon dukungannya terimakasih💖


note : satu part lainnya mungkin akan diterbitkan malam ini atau besok siang, thankyou again.


__ADS_2