
Ujian tahap pertama telah selesai, dua puluh ribu orang yang telah dinyatakan lolos tahap pertama diperbolehkan beristirahat selama dua hari untuk memulihkan diri dan mempersiapkan perburuan mereka selama tiga hari dihutan Iblis(Kabut).
************
Dua puluh ribu peserta tahap pertama yang sudah lolos sedang berkumpul dialun alun kota setelah dua hari memulihkan diri.
"Baiklah langsung saja selama tiga hari ini kalian harus bertahan hidup di hutan iblis(kabut) dan berburulah sebanyaknya karna hasil yang kalian dapatkan menjadi penentu untuk mengikuti ujian tahap akhir! Peraturan masih sama, dilarang berbuat curang dan berkerjasama dengan orang lain!" ucap Long Da dingin.
"Baik Ketua Tim Alpha!" teriak mereka bersamaan.
Segera dua puluh ribu orang yang lolos menuju hutan iblis, sebelum mereka memasuki hutan ada peraturan tambahan untuk kultivator diwajibkan berburu spirit beast sedangkan untuk alkemis diharuskan mencari tanaman herbal minimal tingkat menengah.
Meilan bersaudara telah berada di hutan iblis(kabut) dengan menutup diri mereka seperti yang sudah - sudah sedangkan ketiga orang yang memiliki potensi tetap mengikuti ujian namun sebenarnya mereka telah menjadi bagian dari perserikatan lotus darah bahkan tanpa sepengetahuan orang lain, ketiganya menjadi bagian tim alpha atas perintah meilan.
Ditengah hutan kabut meilan bersaudara sengaja memangggil beast spirit tingkat menengah bahkan tingkat tinggi namun mereka mengubah peraturan untuk membawa beast spirit dalam keadaan hidup, maka kesulitannya akan berlipat nantinya.
Selama dua hari mengamati masih berjalan dengan baik, namun dihari ketiga ada banyak peserta yang putus asa karna tidak mendapatkan beast spirit tingkat menengah maupun tingkat tinggi, sehingga mereka sekitar lima ribu peserta melakukan kecurangan dengan merampas barang milik kultivator atau alkemis lain.
Meilan bersaudara sangat marah dengan kelakuan lima ribu orang yang tak lebih dari pengecut, seandainya mereka jujur mungkin masih ada kesempatan pikir meilan dkk.
Seiring dengan banyaknya perampas, perkelahianpun tak terelakkan lagi banyak dari peserta yang tidak terima pencarian mereka di rampas hingga memberontak dan saling menyerang bertukar jurus demi jurus.
"Berpencarlah, temukan lima potensi penyihir yang auranya kuat. Bawa mereka ke markas apapun caranya, oke?" ucap Meilan merasakan lima aura yang cukup kuat dan sedikit familiar.
"Oke adik,"
"Oke kakak," ucap mereka bersamaan.
- Disisi lain Zilong dan Niex menemukan satu potensi yang adik mereka maksud.
"Ah jadi penyihir kecil itukah?" Tanya Niex bingung melihat seorang gadis kecil yang mungkin seumuran adiknya, Xiao An.
__ADS_1
"Ya, auranya cukup kuat dan sepertinya bukan dari kalangan orang biasa, lihatlah panah yang berada dibelakang tubuhnya sebuah senjata tingkat tinggi kan?" ucap Zilong.
"Ya, mari selesaikan secapatnya dan bawa ke markas hmm,"
"Oke,"
Keduanya segera menuju kearah gadis kecil yang sedang bertarung dengan spirit beast tingkat tinggi, tubuh si gadis kecil sudah begitu berantakan dengan luka dimana - mana namun tekad kuatnya masih sangat membara terlihat dari kedua bola matanya yang berkobar.
"Hey gadis kecil butuh bantuan?" tanya Zilong.
"Siapa yang kau bilang gadis kecil hah?!" bentakan yang keluar dari gadis kecil dihadapannya, membuat keduanya terdiam dan merasa bingung. Apa yang salah dengan ucapan Zilong? bukankah gadis kecil dihadapan mereka memang anak kecil tubuhnya pun hanya setinggi Xiao An, lalu dimana letak kesalahan mereka???
Sebenarnya Meilan sedari awal sudah berdiam diri diatas pohon sembari menatap dengan geli kearah Zilong dan Niex yang sedang dimarahi gadis penyihir dihadapannya.
'sungguh bodoh kedua kakakku ini, masa nggak lihat yang dihadapan mereka bukan anak kecil tapi seorang gadis hahaha sungguh konyol' batin Meilan menatap tubuh gadis dihadapannya.
"Kau kan memang bocah, dasar sombong mau dibantu malah marah!" ucap Niex kesal.
Zilong maupun Niex saling berpandangan sebelum mereka melihat tubuh gadis yang disangka mereka seumuran Xiao An.
'Glekkk'
Zilong menelan ludah, tak berbeda dengan Niex menatap gunung kembar dihadapan mereka yang padat dan berisi? Hah? mereka tersadar dan memalingkan wajah terburu - buru karena tindakan mereka yang tidak sopan.
Namun tak dipungkiri gadis dihadapan mereka sangat imut dan errrr sexy sekali, bahkan mereka yang binatang ilahi pun dibuat menggeram menatap lekuk tubuh gadis dihadapan mereka yang begitu menggoda.
"pfffttt hahahaha, ya ampun kedua kakakku otaknya sangat jorok hahahaa!!!" teriak Meilan tiba - tiba sambil tertawa melihat kelakuan kakanya yang baru pertama kali terlihat tertarik dengan gadis.
Zilong dan Niex semakin malu, keduanya lupa Meilan bisa membaca pikiran mereka kapapun Meilan mau.
Sialan sialan mau ditaruh kemana wajah mereka ini, salahkan otak mereka yang tidak bisa diajak kerja sama.
__ADS_1
"Nona, maafkan kedua kakakku karna tidak sopan terhadap dirimu, sebagai permintaan maaf maukah dirimu ikut ke markas ku?" tanya Meilan menekan auranya yang membuat gadis dihadapannya mau tidak mau mengikuti Meilan meski dirinya tak mengenali Meilan, memang benar disaat Meilan dkk memperkenalkan diri si gadis dan kakaknya sedang tidak ada ditempat.
"Ba-baiklah, tapi saya ingin memanggil kakak saya. Jika anda tidak keberatan juga membawanya?" tanya sang gadis pelan.
"Tentu, panggilah kakakmu!" ucap Meilan singkat.
Tak lama munculah seorang gadis lagi yang sama miripnya, hanya lebih tinggi dan lebih putih sedikit.
"Perkenalkan nama saya Xi Lin Yen dan kakak saya Xi Lin Yun kami sebenarnya bukan dari sini, tapi dari negeri Inggr*s, tapi sudah lama menetap disini karna terusir dari kerajaan," ucap Xi Lin Yen penuh kebencian.
"Jadi nama kalian pun samaran kan?" tanya Meilan tepat sasaran.
"Ya nona, nama saya sebenarnya Diana Lililt dan kakak saya Diany Lilith," jawab Xi Lin Yen.
"Baiklah tetap gunakan nama samaran kalian jika diluar, namun nanti jika kalian memenuhi syaratku gunakan nama asli kalian saja!" ucap Meilan berlalu diiikuti lainnya.
Selama tiga hari ujian tahap keduapun telah selesai, Meilan bersaudara telah memilih delapan ribu kultivator yang akan melanjutkan babak terakhir, lima ribu orang yang berbuat curang telah diberikan daftar hitam yang sampai kapanpun tidak akan bisa bergabung menjadi anggota Perserikatan Lotus Darah sedangkan ada sekitar tujuh ribu peserta yang dinyatakan gagal.
Kembali para peserta yang telah lolos diberikan waktu kali ini selama lima hari untuk memulihkan diri sebelum memasuki ujian terakhir, yaitu bertarung melawan satu sama lain.
Kelima orang yang berpotensi juga sudah ditemukan semuanya, dua bersaudara yang terusir, dua budak, dan satu orang dari kalangan bangsawan yang terbuang.
Kelimanya memiliki sihir yang sangat bagus, mungkin nanti keberadaan mereka sangat diperlukan bila tiba saatnya kepergian Meilan bersaudara kedunia atas.
(Maaf guys author gak nemu visualnya kalian imajinasi sendiri aja yahh, thankyou)
Yuhuu jan lupa coment dan likenya, sedih deh jadi makin menurun tapi yaudah gakpapa tetep thankyou ya buat kalian🖤🖤
__ADS_1