
Selama dua hari perjalanan tanpa henti, Meilan dkk telah sampai disekte mereka yang terlihat sudah berantakan.
Banyak murid berhamburan disetiap sudut membawa lengkap senjata milik mereka, Meilan segera ke Paviliunnya untuk mengambil senjata miliknya yang dia dapat dari Pagoda, serta senjata tingkat dewa yang dia dapat dihutan iblis dan hutan bunga persik.
Tak lupa meilan menyelipkan dua puluh bom berskala besar hasil rakitannya jikalau nanti dibutuhkan.
Tanpa banyak pikir seluruh penghuni sekte naga emas bersiap siaga melawan musuh dari sekte benua timur yang berkerjasama dengab sekte kegelapan.
"Aktifkan Formasi tingkat tinggi sebanyak tiga lapis!" teriak Ketua Ming.
"Baik!!" ucap mereka yang ditunggaskan untuk menjaga dan membuat formasi.
"Pan keluarlah dan bantu aku menambahkan Formasi untuk sekteku!" gumam Meilan.
Tak lama munculah sosok Pan yang membuat semua orang terkejut dengan ketampanannya yang luar biasa dan aura kuno yang memancar hebat dari tubuhnya, segera Pan bersama Meilan dibantu Chichi, Zilong, Li Mei dan Niex membuat Formasi tambahan kuno yang tidak akan mudah untuk ditembus.
"Dalam hitungan kelima aktifkan formasi bersamaan dengan berikan dua puluh persen kekuatan kalian masing - masing!" teriak Meilan didalam pikiran mereka yang sekarang terhubungan olehnya.
5..4..3..2..Ya aktifkan!!! teriak Meilan bersamaan dengan dorongan kekuatan yang luar biasa memancar di tubuh mereka.
Bammmm.... secara keseluruhan sekte naga emas akan tersembunyi kecuali mereka yang sudah ditingkat Langit tahap akhir baru bisa melihat keberadaan sekte naga emas, permandangan ini tak luput dari Ketua Ming dan Panatua Sekte, mereka tahu betul segel formasi kuno yang diaktifkan Meilan dan saudaranya sudah ratusan tahun yang lalu menghilang, Segel Formasi Darah Naga yang legendaris.
Meilan bersaudara mendatangi Ketua sekte setelah menyelesaikan segelnya.
"Ketua apa yang terjadi, kenapa dua sekte besar seperti itu ingin menyerang sekte kita?" tanya Meilan tanpa basa basi.
"Ceritanya sangat panjang. Dahulu kala Leluhur Sekte Naga Emas, Li Yao mendapatkan sebuah kitab legendaris yang sampai saat ini tersegel. Leluhur pernah berkata suatu saat cucunya akan pergi mengambil kitab itu, Kitab Lima Cahaya Naga yang nantinya akan menghubungkan setiap naga yang sudah tertidur selama ini, namun keberadaan kitab itu diketahui banyak orang karna salah satu panatua disini mengkhianati sekte kita dan bergabung dengan sekte aliran hitam yang jahat!" terang Ketua Ming menghela nafas pelan. Mereka hanya berdiam mendengarkan penjelasan Ketua Ming yang sepertinya masih belum selesai.
"Sekarang kitab itu tersegel dimenara utama sekte, dijaga Panatua Luo disana. Kami sampai saat ini belum menemukan keberadaan Cucu Leluhur, keamanan sekte melemah semenjak panatua yang berkhianat itu membocorkan semua informasi sekte kita dan sekarang yang lebih anehnya lagi segel kitab cahaya naga itu terbuka satu lapis, harusnya tidak akan terbuka sampai cucu leluhur bisa menguasai kelima kitab. Leluhur pernah berkata jika salah satu segel terbuka dengan sendirinya berarti salah satu eksistensi Naga ada yang telah bangun!" ucap Ketua Ming yang membuat Meilan bersaudara memandang Zilong dengan tatapan bingung.
__ADS_1
Zilong yang ditatap seperti itu memilih diam karna semenjak dirinya bangun, hampir semua ingatannya menghilang kecuali pesan tuannya untuk selalu menjaga Cucunya meski nyawanya dikorbankan.
"Ketua jika kau izinkan aku ingin melihat kitab itu bersama saudaraku!" pinta Meilan yang diangguki Ketua Ming dengan cepat.
----------------
Setibanya di Menara utama Meilan dan saudaranya merasakan aura yang sangat tidak asing mengelilingi menara, seperti aura disaat meilan memasuki hutan iblis.
Zilong seakan tertarik, dengan cepat dia melesat menuju tengah tengah aula, tempat dimana kitab disegel.
Tubuhnya memancarkan aura kemerahan yang terhubung dengan sulur sulur yang terus merambat menuju tempat dimana kitab lima cahaya naga disegel.
Cahaya merah semakin pekat bersamaan dengan retaknya seluruh formasi, Zilong meraung keras merasakan sakit dikepalanya.
Perlahan tubuhnya kembali menjadi Naga Yang Agung bersamaan dengan selurug ingatannya yang kembali, tak jauh dari Zilong keadaan Meilanpun sam, terhubung satu sama lain.
Meilan berteriak mendapat ingatan Zilong yang sepenuhnya, penampilannya berubah dari atas hingga kebawah. Tubuhnya kembali seperti dia berada dihutan iblis, mahkota yang sangat cantik bertahta dikepalanya.
Hanya Ketua, Para Panatua, Saudara saudari Meilan dan Tujuh halilintar emas yang menyaksikan semuanya. Mereka terkejut hingga tak ada satupun yang dapat berbicara.
Tubuh Zilong maupun Meilan seperti dikendalakin untuk lebih mendekat ke arah kitab berada.
Tangan Meilan terulur menyentuh kitab lima cahaya naga dengan sendirinya.
Prangggggg!!!!' satu persatu segel hancur setelah telapak tangan Meilan menyentuh Kitab bersamaan dengan melayangnya Kitab Lima Cahaya Naga menuju Zilong dan memutari tubuhnya, setelah itu kembali ketangan Meilan.
Muncul Empat Eksistensi Naga yang berbeda dihadapan semua orang, berdampingan bersama Zilong dengan aura yang sangat Kuno dan Maha Agung.
__ADS_1
"Saudaraku Zilong, tidakkah dirimu merindukan kami?" ucap salah satu naga berwarna putih.
"Kalian?" tanya Zilong penasaran padahal perasaannya mengatakan bahwa mereka adalah saudara.
"Kita Lima Cahaya Naga yang tertidur selama ini, namun kau begitu beruntung karna terbangun lebih dulu dengan bantuan Tuan Kita, Nona Meilan!" ucap Naga putih yang disambut benar dengan yang lainnya.
"Jadi benar ini ingatanku di jaman dulu?" tanya Zilong memastikan.
"Ya benar, Kau Long si Naga Api Es adik kami yang terakhir!" ucap Naga Hijau.
"Lalu kenapa tubuhku ikut berubah?" tanya Meilan penasaran.
"Karna kita terikat, dengan kau meneteskan darah pada Zilong maka secara tidak langsung kami juga ditetesi darahmu karna kami bersaudara dan terikat!" ucap Naga Putih.
"Leluhur yang dimakud apakah kakekku?" tanya Meilan antusias.
"Ya, Kakekmu Yang Agung. Seharusnya kami tidak terbangun secepat ini, tapi karna kekuatan dan kemurnianmu mengalahkan segel kitab, jadi tanpa harus kau pelajari kami bisa terbangun sendirinya meski membutuhkan waktu dan harus dipertemukan dengan Zilong terlebih dahulu!" jelas Naga Hitam santai.
"Kitab ini apakah masih berguna?" tanya Meilan polos yang membuat mereka menggerutu kesal.
Keadaan yang tadinya serius dan tegang kini berubah menjadi lawakan semata, terjawab sudah kebingungan mereka mengapa Meilan dkk sangat kuat dan bisa menyembunyikan kultivasitnya, ternyata salah satu dari mereka Zilong Binatang Tingkat Surgawi Yang Legendaris pada masanya.
Mereka hanya belum mengetahui bahwa saudara Meilan hampir seluruhnya adalah Binatang Surgawi dan binatang legendaris, seandainya mereka tahu mungkin saja mereka akan muntah darah atau pingsan.
"Sangat berguna, kau bisa mempelajarinya Nona Meilan agar Kultivasimu meningkat pesat!!" ucap Naga Merah kesal pasalnya Meilan sungguh membuat harga diri mereka terjatuh dengan menganggap Kitab mereka tak berguna.
"Berarti aku dan Ketua Ming adalah keluarga?" tanya Meilan bingung.
"Tidak Lan'er aku dan adikku hanyalah orang yang diselamatkan dan diberi kepercayaan untuk menjaga kitab dan membangun sekte ini, seperti yang kau ketahui marga kami Ming, sedangkan marga leluhur ada Li sama sepertimu! Lan'er bawalah seluruh saudaramu kepavilun kalian, sekarang kitab itu menjadi milikmu dan selamat datang cucu leluhur disektemu!" ucap Ketua hormat diikuti semua yang ada disana.
__ADS_1
"Tidak jangan begini, tetaplah seperti biasa Ketua Ming. Aku hanya akan membawa kitab ini dan aku bersumpah menjaganya dengan nyawaku sendiri!" Sumpah Meilan tegas yang diangguki mereka semua.
Hai guys aku update nih, semoga kalian suka mari dukung terus biar aku semangat. Sebentar lagi puncak konflik season satu loh, ditunggu ya thankyou🖤