Li Meilan

Li Meilan
Perang I


__ADS_3

Saat Meilan dkk hendak beranjak pergi, tiba tiba keadaan sekte yang tadi hening berubah menjadi penuh suara ledakan.


Segel formasi yang dibuat Meilan nampak hancur memperlihatkan ratusan ribu kultivator tingkat paling rendah ditahap Emperor Akhir.


Mereka membelalak mengapa segel kuno yang mereka buat bisa dirusak dengan cepat pikir Meilan.


Tanpa pikir panjang Meilan dkk ikut menyerang kecuali Zilong dan saudaranya saat ini berdiam di dalam dimensi Meilan atas perintah Meilan.


Perang besar tak terelakkan lagi, perang yang akan tercatat dalam sejarah sebagai perang yang besar karna melibatkan tiga sekte terkuat dibenua utara.


Dari pihaknya sangat tidak sebanding dengan pihak lawan karna pihak lawan cukup kuat dan memiliki banyaknya prajurit, dipihak mereka hanya memiliki sepuluh ribu orang namun pihak lawan tidak mengetahui bertepatan penyerangan mereka, kartu truf Sekte Naga Emas telah bangun. Lima Cahaya Naga Yang Agung dan Legendaris telah kembali menapaki dunia setelah lamanya tertidur bahkan eksistensi Binatang Surgawi serta legendaris lainnya berada disini terlebih hadirnya Meilan dan barang modernnya yang jika digunakan sekali saja bisa menghancurkan puluhan ribu dari mereka.


Meilan mengirimkan pesan kepada Ketua Ming dan Sepuh Jing untuk menyuruh semua murid yang masih selamat berlari sejauh mungkin hanya boleh ada dirinya yang berada disekte.


Disisi lain pihak musuh merasa kebingungan sekaligus senang dengan mudahnya Sekte Naga Emas menyerah dan memilih kabur.


Mereka hanya tidak tau keadaan yang tenang justru menggambarkan bahaya yang sesungguhnya.


Meilan berdiri dengan santai seorang diri didepan Sektenya menyambut mereka masuk, banyak tatapan cemooh yang ditujukkan untuknya bahkan beberapa terang - terangan menganggap Meilan gila karna mencoba melawan mereka yang ratusan ribu.


"Menyerahlah nona cantik dan jadilah selir untuk memuaskan nafsuku!" teriak seorang paruh baya memandang Meilan penuh nafsu, yang kemungkinan adalah salah satu panatua dari kedua sekte.


"Kau?" tanya Meilan mengulur waktu padahal dirinya sedang menyiapkan Bom berskala besar yang membutuhkan sedikitnya lima menit untuk aktif.


"Ya. Jadilah isteriku, apapun yang kau mau pasti kupenuhi!" ucapnya menyeringai mendekati Meilan.


"Kau yakin?" tanya Meilan malu-malu.


"Ya, kemarilah nona cantik!" ucap Pria tua itu tak sabaran seraya memandang tubuh Meilan dengan lapar.


"Baiklah tunggu disitu, aku punya sesuatu untukmu!" ucap Meilan menggoda pelan yang membuat si pria tua bangka semakin terbuai.


Mereka yang menjadi penonton hanya memandang Meilan diam, tak sedikit yang menaruh curiga pada kelakuan Meilan yang sangat santai padahal dirinya diambang kematin.

__ADS_1


Namun dari mereka hanya memilih diam, takut untuk ikut campur pasalnya pria paruh baya itu Chow Jie, Ketua Sekte Hitam yang tidak seharusnya mereka ganggu.


"Tuan berjanjilah jika aku memberikan sesuatu yang sangat istimewa ini kau harus menjadikanku selir kesayangan?" tanya Meilan manja semakin mendekati Ketua Chow Jie yang sudah lupa keadaan mereka yang saat ini sedang perang.


"Tentu, tentu sayangku aku akan berjanji menjadikanmu selir kesayangan dan selalu menuruti perintahmu!" ucap Ketua Chow yang membuat seluruh anggota sektenya klabakan karna mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres.


Firasat mereka sangat kuat, seperti ada sesuatu yang membuat perasaan mereka cemas, takut, dan putus asa.


"Baiklah tuanku, ini sesuatu yang sangat istimewa kusiapkan secara khusus untukmu! Batu Meteorite Legendaris ini hanya ada satu didunia, tolong jadikan aku selirmu dan bawalah batu ini sebagai hadiah untukmu dan seluruh orangmu!" ucap Meilan manja sambil mencerahkan batu Meteorite ketangan Ketua Chow, tanpa pikir panjang ketua chow segera mengambil batu itu yang energinya sangat kuat memancar, sebelumnya batu itu memang sudah dilapisi sedikit energi kuno buatan Meilan untuk mengelabui Ketua Chow.


Dengan segera ketua chow kembali ke orangnya untuk membiarkan mereka semua menyerap inti kekuatan didalamnya, selama sepuluh detik tidak ada yang terjadi malah mereka merasa semakin kuat.


Tapi didetik ke lima belas ledakan yang sangat besar terjadi ditempat Ketua Chow dan seluruh murid sektenya berada.


Booommmm.... boommmmmm... bommmm!!!


Ledakan terus bersautan seiring dengan berkurangnya setengah dari pasukan musuh, Meilan terus melempar Boom rakitannya dari atas langit bersama Zilong sebagai tunggangannya.


Setengah sekte hancur tak bersisa menjadi debu bersama delapan puluh ribu prajurit dari musuh.


Sisa prajurit musih yang berhasil selamat langsung kabur tanpa kata, ribuan dari mereka menjadi tawanan di Sekte Naga Emas.


Sekali lagi tercatat dalam sejarah, Sekte Naga Emas menghapus dua sekte terkuat yaitu salah satunya aliran putih dan hitam tanpa perlawanan yang berarti.


Diwaktu yang bersamaan mereka juga mengalami kesedihan atas gugurnya seratus orang dari pihak mereka.


Perangpun belum sepenuhnya selesai, karna Meilan memang sengaja tidak memusnahkan mereka.


Meilan akan menyerang langsung kedua sekte itu, setelah acara penghormatan selesai bersama dengan orangnya nanti.


"Kakak Long kembalilah dulu ke ruang dimensiku!" ucap Meilan datar yang langsung dipatuhi Zilong.


Keberadaan Meilan bagaikan kartu As didalam sekte mereka, padahal mereka belum mengetahui Meilan memiliki kartu As juga yang masih tersimpan rapi dalam dirinya.

__ADS_1


Dengan anggun Meilan berjalan menuju Ketua Ming dan yang lainnya.


"Ketua maafkan aku yang telah menghancurkan setengah dari sekte kita!" ucap Meilan bersalah.


Boomnya sungguh luar biasa hanya membutuhkan tiga buah sudah bisa menghancurkan sekte yang luasnya tidak dapat diikur.


"Meilan tak apa, justru kami yang seharusnya berterimakasih, karenamu sekte kita masih dapat berdiri dibenua utara ini dan memenangkan perang ini walau hanya sementara!" ucap Ketua Ming tulus diikuti ucapan yang lainnya.


"Ketua terlalu berlebihan, aku hanya membantu sedikit. Untuk kerusakan mohom terima ganti rugi dariku!" ucap Meilan mengeluarkan lima buah peti yang isinya bahkan bisa membangun Sekte mereka dua kali lipat lebih besar.


"Tidak nak, tolong ambil kembali milikmu! urusan sekte biar aku yang menanggungnya!" ucap Ketua Ming.


"Tidak ketua, tolong diterima untuk pembangunan sekte kita kembali!" ucap Meilan.


"Baiklah aku tidak sungkan lagi, terimakasih nak atas kontribusi yang kau berikan selama ini!"


"Ketua jangan sungkan, setelah ini tidak perlu dipikirkan lagi perang berikutnya. Karna aku Li Meilan dan saudaraku akan segera menghapus kedua sekte yang menyerang kita itu tidak lama lagi!" seru Meilan tegas.


"Itu terlalu bahaya untukmu dan saudaramu, tolong setidaknya bawalah tujuh halilintar emas bersamamu!" ucap Sepuh Jing lembut.


"Tidak, bawa kami saja!"


"Ya, kami siap mengorbankan nyawa kami demi sekte ini, tolong bawa kami!"


"Aku ikut, biarkan aku berperang bersama kalian!" dan banyak lagi teriakan teriakan penuh semangat membara demi memperjuangkan sekte mereka!.


"Teman - teman, biarlah kami yang mengurus sampah seperti mereka! Tolong kalian bantu ketua dan Sepuh untuk membangun sekte ini kembali!" ucap Ming yang diangguki Meilan dan lainnya.


"Ketua, Sepuh dan yang lainnya tolong restui perjalanan kami nanti dan doakan kami agar secepatnya bisa kembali ke sekte!" ucap Tangyin ramah yang di sambut hangat mereka semua.


Seluruh penghuni sekte berkerjasama membersihkan kekacauan yang ada.


Hanya dalam beberapa waktu berita kemenangan Sekte Naga Emas melawan dua sekte besae yang setara sudah tersebar, namun alasan dibelakang kemenangan sekte naga emas, tidak ada yang mengatahuinya.

__ADS_1


Biarlah menjadi rahasia, karna suatu saat akan terbongkar jika sudah tepat waktunya.


halo guys maaf banget baru up jang segini, author bener bener lagi sibuk huhuhu. semoga kalian paham ya, dukung terus cerita author thankyou🖤


__ADS_2