
"Saya tidak akan sungkan untuk orang yang seperti anda, menjijikan dan murah*n," bisik Meilan tepat ditelinga Bai Houran yang merintih kesakitan.
Seolah tidak ada yang terjadi, mereka kembali berbelanja. Kerumunan orang yang menyaksikan kejadian juga telah bubar dan kembali pada kegiatan mereka masing - masing.
Dalam hati setiap orang telah menanamkan masing - masing untuk tidak menyinggung Nyonya Penguasa dan semua orangnya jika tidak ingin mengalami kejadian serupa Bai Houran.
***************
Menjelang malam hari Meilan bersama saudara dan saudarinya baru menyelesaikan kegiatan berbelanja mereka.
Malam hari, di meja makan tanpa Mo Tian Yue yang tengah sibuk mempersiapkan pelaksanaan prekrutan anggota baru Black Knight, Meilan bersaudara dengan tenang memakan semua hidangan sambil berbincang untuk kegiatan esok hari.
"Yah untungnya prekrutan diundur esok hari jadi kita bisa tenang dan berlatih sebentar malam ini," ucap Long Di antusias.
"Saudara Mo memang terbaik, padahal hari ini kita menghabiskan uangnya sangat banyak untuk berbelanja kebutuhan kita. Disini kita sangat miskin!" ucap Li Chichi kesal.
"Untungnya Nyonya Tuan rumah adalah saudari kita hehe," ucap Miho menggoda Meilan.
"Huh tidak usah menggodaku gege, lebih baik pikirkan bagaimana supaya kita bisa menghasilkan uang disini," ucap Meilan kesal.
"Hey sebenarnya yang miskin itu kalian, aku dan Zilong punya istana klan disini yang sangat megah dan Meimei Kedua(Meilan) punya saudara Mo yang menguasai White Jade dan Keluarga Besar Li jadi dia tidak miskin seperti kalian haha," ucap Niex menghina saudara dan saudari lainnya.
Mereka tak menyangka ucapan yang keluar dari mulut seorang Niex yang biasanya sangat irit namun sekarang sangat tajam dan beracun, Meilan tertawa pelan mendengar gegenya yang sangat luar biasa.
"Yakkkk!!! Kami saudara dan saudarimu berarti harta kalian juga harta kami tau!!!" teriak Li Mei melempar kulit kacang kewajah tampan Niex.
"Sialan kau! Aku hanya bercanda!" kesal Niex mendapati tiga buah kulit kacang menempel diwajahnya.
"Hahaha, rasakan!" ucap mereka tertawa.
Zilong tersenyum menatap saudara saudarinya, mereka semakin hari bahkan berperilaku semakin kekanakan tapi itulah saudara saudarinya, mereka berbeda dan tidak akan ada selain mereka didunia ini maupun dikematian sekalipun.
"Aku jadi merindukan mereka, bagaimana kabar mereka disana? pasti mereka lupa tentang kita," ucap Lyan lirih, menunduk untuk menyembunyikan matanya yang hampir mengeluarkan air.
"Ya, sangat merindukan mereka. Aku rindu si kecil Xiao An dan Lingbo, aku rindu kekonyolan mereka juga dan kehangatan mereka. Disana mungkin mereka lupa dengan kita karena ingatan mereka disegel," ucap Li Mei meneteskan air matanya sedih.
__ADS_1
"Seandainya mereka bisa kesini bersama kita, rasanya akan sangat bahagia bukan?" ucap Zilong.
"Yah, kita semua merindukan mereka maka dari itu kita harus segera menjadi kuat agar bisa mengakses dunia atas lapisan ketiga(dunia atas) dan dunia lapisan kedua(dunia tengah). Kita harus rajin berlatih, disana mereka pasti baik - baik saja karena giok kehidupan mereka bersinar sangat cerah!"ucap Arthur menggebu, mata mereka dipenuhi tekad yang membara. Dari jauh Mo Tian Yue melihat semuanya, tersenyum penuh arti. Suatu saat istri dan saudara saudarinya akan menjadi orang yang terkenal di white jade ini janji Mo Tian Yue dalam hati.
"Saudara dan saudari kalian harus yakin untuk menjadi orang kuat tidaklah mudah terlebih dunia kita ini tidak ada batasan kultivasi lagi, kedepannya kita hanya dibedakan dalam aura yang menentukan kekuatan kita seperti apa. Aku berjanji akan membuat kalian kuat secepatnya!" ucap Mo Tian Yue mendatangi meja makan sambil mendudukan dirinya disamping Meilan yang masih menangis mengingat saudara mereka yang tertinggal didunia atas.
Mereka menatap Mo Tian Yue penuh rasa haru dan terima kasih, mereka yakin dengan bantuan Mo Tian Yue dan tekad kuat mereka maka tak akan lama bagi mereka bisa kuat dan memijak didunia atas ini dengan cepat dan terkenal.
"Terima kasih,"ucap Zilong dan lainnya.
Mo Tian mengangguk tersenyum sambil merengkuh tubuh gadisnya yang menangis sesenggukan.
"Tapi mungkin saudara saudari kami tidak akan mengingat kami," ucap Lang.
"Tidak juga, ingatan mereka akan tersegel setelah kepergian kalian dan dengan sendirinya terbuka jika melihat kalian mengingat saudara dan saudari kalian orang yang sangat kuat juga hanya saja mereka bukan yang terpilih," ucap Mo Tian Yue.
Mereka melanjutkan memakan hidangan penutup dengan diam. Meilan masih didalam rengkuhan Mo Tian Yue yang dengan telaten menyuapi.
**************
Tidak ada yang mengira bahwa orang - orang dibawah Mo Tian Yue sangatlah kuat bahkan tempat mereka luar biasa megah, itulah mengapa Black Knight menamai tempat mereka dengan tambahan Empire atas ijin Mo Tian Yue tentunya.
Saat ini mereka sudah berada tepat didepan gerbang Black Knight Empire yang megah, ratusan bahkan ribuan orang menunggu gerbang terbuka karena saat ini belum mencapai waktu pembukaan.
Kedatangan kereta Sang Penguasa membuka jalan yang tadinya sangat padat, didepan gerbang selusin Black Knight menundukkan kepala mereka menyambut kedatangan Sang Penguasa yang bisa dihitung jari itu.
"Selamat Datang Jendral!!!" teriak mereka tegas. Para bawahan Mo Tian Yue memang memanggil Mo Tian dengan Jendral.
Para rakyat yang akan ikut prekrutan membungkukkan tubuh mereka menghormati Sang Penguasa juga.
Mo Tian Yue hanya mengangguk datar membuka sedikit jendela atas perintah gadisnya, seandainya Meilan tak menyuruh maka Mo Tian tidak akan pernah melakukan hal itu.
Para Black Knight dan rakyat terkejut dengan sikap Sang Penguasa yang memberikan mereka muka, sangat berbeda dari rumor.
Meilan tertawa kecil melihat permandangan didepan mereka melalui celah kecil, tak disangka suaminya ternyata memang dingin tak tersentuh, sehingga hal sekecil ini membuat siapapun terkejut.
__ADS_1
Kedepannya Meilan akan mengubah sikap suaminya agar lebih baik dan lebih menghargai orang lain, meski Meilan sendiri juga angkuh dan tidak sembarangan berbuat baik pada orang lain.
Gerbang megah segara dibuka tanpa menunggu waktu sedikitpun, Kereta Legendaris memasuki gerbang dengan angkuh tanpa memperdulikan sekitar yang mulai berberisik tak sabar untuk mengikuti ujian prekrutan.
Tak lama Kereta Beast Sang Penguasa telah hilang menuju aula utama Black Knight Empire, gerbang kembali ditutup menunggu waktu yang tepat.
Di dalam Meilan bersaudara melongo menatap seluruh bangunan Black Knight Empire, Black Knight berbaris rapi. Jumlah mereka dibagi menjadi dua tingkat.
Ditingkat Pertama, Black Knight Alpha beranggotakan sekitar seribu orang,
Sedangkan dibarisan kedua Black Knight Beta beranggotakan sekitar sepuluh ribu orang, mereka tidak terlalu banyak namun sangat kuat.
Lalu ada pasukan rahasia, pasukan kepercayaan Mo Tian Yue dan merekalah yang terkuat, namun keberadaan mereka tidak tetap karena banyaknya misi yang mereka lalukan, mereka disebut sebagai Black Knight Elite tak lebih dari sepuluh orang.
Keberadaan Black Knight Elite tidaklah diketahui orang luar, ingat mereka adalah pasukan rahasia atau kartu As Mo Tian Yue.
"Selamat Datang Jendral!!" teriak mereka semua menunggu Sang Penguasa turun, sungguh mereka senang karena Sang Penguasa yang menjadi panutan mereka mau menginjakkan kaki lagi kemari setelah beberapa tahun terakhir.
Black Knight semuanya telah disumpah tato, namun Black Knight Elite lebih kuat lagi karena sumpah mereka melalui darah, sehingga setiap setetes darah anggota Black Knight Elite berada ditangan Mo Tian Yue adapun Black Knight lain juga meletakkan nyawa mereka pada Mo Tian Yue hanya saja kemungkinan untuk berkhianat masih ada meski konsekuensinya juga kematian yang menyakitkan.
Setelah beberapa saat, belasan orang keluar dari beast kereta Sang Penguasa yang membuat semua orang sedikit bingung, namun mereka ingat belasan orang didepan mereka bisa jadi adalah kerabat Sang Penguasa yang diceritakan seluruh rakyat di White Jade.
Mo Tian Yue menuruni kereka setelah saudara saudari Meilan turun semuanya, lagi dan lagi Mo Tian mengulurkan tangannya menyambut Meilan dengan lembut.
Rumor tak salah, dikatakan kerabat Sang Penguasa sangatlah cantik dan tampan, jenis kecantikan dan ketampanan yang mampu menghancurkan sebuah negera. Apalagi yang saat ini bersama Sang Jendral, gadis yang luar biasa cantik juga manis namun tetap memiliki aura tegas Yang Agung sama seperti Sang Jendral.
Baru kali ini para Black Ksatria mempercayai rumor yang berada, mereka juga tak mampu menyembunyikan keterkejutan diwajah mereka beberapa saat sebelum beberapa dari mereka dengan cepat menyediakan kursi megah dilapisi bulu yang sangat empuk untuk Sang Jendral dan orang - orangnya.
Mo Tian Yue mengangangkat tangannya untuk menghentikan kegiatan para bawahannya.
"Hanya sediakan dua kursi!" titah Mo Tian Yue tegas yang langsung dituruti para bawahannya dengan bingung.
Mo Tian Yue hanya diam tak berniat untuk menjelaskan, namun salah satu orang kepercayaannya dari Tim Alpha menjelaskan bahwa kerabat Sang Jendral akan ikut dalam prekrutan jadi mereka tak perlu kursi ataupun meja karena nanti merekapun akan memasuki arena juga.
Mo Tian Yue memeriksa seluruh hidangan ataupun tempat duduk Meilan takut istrinya akan diracuni meski itu tidak mungkin mengingat Black Knight Empire adalah wilayah kekuasaannya.
__ADS_1
Jangan lupa berikan dukungan kalian, thankyou🖤