Li Meilan

Li Meilan
Tamu 'Terhormat'


__ADS_3

Malam ini malam yamg sangat tak terlupakan bagi seluruh penghuni sekte, dimalam itu semua orang bercanda tawa menikmati pesta 'modern' ala Meilan bersaudara.


Sudah dibilangkan kalau Meilan dari dunia modern? terlebih cincin ruang peninggalan neneknya terbawa dari modern sampai ke jaman ini.


Jadi dicincin ruang itu banyak barang dimasa modern yang terbawa, seperti alat memasak meilan dan bahannya karna meilan suka berpetualang jadi dirinya sering menyimpan stok bahan makanan dan minuman yang sangat banyak bahkan bisa dimakan hingga puluhan tahun. Jangan heran semua bahan yang tersimpan di cincin ruang tidak akan pernah busuk ataupun layu mereka hanya akan habis jika dipakai.


Dan ya ternyata saat ini bahannya sangat diperlukan, dengan keterampilan tangan Meilan dibantu para saudaranya, terbentuklah sebuah pesta sederhana ala modern.



(Es buah dengan bahan seadanya di zaman kuno)



(Dimsum ala Meilan)



(Nasi Goreng Daging Rusa ala Meilan)



(Sate Udang Pedas Manis ala Meilan)



(Ayam Bekakak ala Meilan)



(Ikan kukus asam pedas ala Meilan)



(Menu Utama Bbq party)



(Kue kering ala Li Mei dan Chichi)


Tak ada henti - hentinya seluruh murid di sekte singa awan dibuat terkagum oleh Meilan bersaudara.


Bukan hanya mereka kuat, tapi kemampuan masak merekapun bahkan diluar nalar.

__ADS_1


Dari apa yang mereka pandang, hanya dua yang mereka tau yaitu kue buatan Li Mei dan Chichi sisanya terasa sangat asing tapi tampilannya sangat menggoda untuk segera dinikmati batin mereka.


"Para saudara dan saudariku semua selamat atas kenaikan tingkat kultivasi kalian! Kami sengaja membuat pesta ini untuk memberikan penghargaan bagi kalian yang sudah berjuang untuk pembangunan sekte kita tercinta! Dengan ini aku Li Mei mewakilkan semua saudaraku untuk memulai pesta yang tak akan terlupakan! Silahkan dinikmati semua yang ada disini, karna untuk guru dan pendiri sekte lainnya sudah kamu berikan terlebih dahulu! untuk cara memakan dan membakar ku serahkan pada kakak Long dan lainnya yang nanti akan membantu kalian" ucap Li Mei sambil berlalu menuju Meilan.


Segera suasana langsung ramai, mereka membagi beberapa kelompok untuk membantu Miho dan saudaranya, suasana nampak hangat dan tentram sebelum sebuah lagu aneh terputar menggema diseluruh sekte bersamaan dengan Li Meilan yang menari penuh energik membuat semua mata melotot tak seditikpun mengalihkan pandang dari Meilan.


Meilan terlihat sangat sexy memakai pakaian modernnta, berlenggak lenggok mengikuti lagu Badboy-Red Velvet yang lincah.


Satu lagu telah selesai, Meilan kembali menari lagi dengan lagu Exo-Love Shot.


Mereka menatap takjub hingga tanpa sadar hari mulai pagi, benar benar pesta yang luar biasa pikir mereka semua bahagia.


Skip


Di pagi hari seluruh murid sekte berkumpul diaula umum setelah mendengar lonceng berbunyi.


Wajah penuh kantuk dan lelah terpancar dimata mereka.


"Para murid sekalian, kalian sepertinya sangat menikmati pesta ya?" tanya Ketua Fu tajam yang membuat mereka gelagapan.


"I-iya Ketua!" jawab mereka gugup.


"Sepertinya semalam Panatua Bai sudah memberitau bahwa hari ini ada kejutan kan?" tanya Panatua Fu lagi.


"Jadi kejutan itu sebenarnya karna akan datang beberapa orang dari benua utara ke sekte kita, mereka ingin berkunjung dan mencari bakat yang dapat diasah!" ucap Ketua Fu senang.


"Ketua apakah jika terpilih akan keluar dari sekte kita?" tanya seorang murid.


"Tidak, kalian yang terpilih tetap menjadi bagian sekte kita sampai kapanpun itu, yang berbeda kalian tidak tinggal di sekte ini untuk beberapa tahun atau mungkin selamanya! Di benua utara kalian akan ditempa menjadi lebih kuat lagi untuk menghadapi kekacauan yang menurut ramalan akan terjadi seratus tahun yang akan datang! Kita memang tidak bisa percaya begitu saja pada ramalan, namun kita juga tidak ingin mengambil resiko. Mereka akan mengambil lima belas murid dari sekte kita, ingatlah bahwa jangan percaya siapapun kecuali murid sekte kita sendiri. Jangan mudah terpengaruh dan selalu rajib berlatih agar semakin kuat! Dalam pelatihan kali ini kalian akan dilatih langsung disekte Naga Emas, sekte kuno yang paling kuat diantara empat benua! Seluruh sekte mengirim lima belas murid tanpa terkecuali, bahkan sekte aliran hitam sekalipun juga mengirim murid mereka. Sebagai Ketua aku akan memberikan kalian sesuatu yang nantinya akan berguna jika keadaan kalian terdesak! Jaga apa yang kuberikan jangan biarkan orang lain tau apapun keadaannya kecuali jika ingin kalian gunakan!" ucap Ketua Fu tegas.


"Dan ingatlah untuk kalian yang terpilih jangan pernah merasa kalian paling hebat, kalian hanya sebutir pasir didunia kita yang kecil ini jika dibandingkan dengan dunia atas! Dibenua utara banyak mereka yang dari dunia atas, meski mereka tidak menetap namun kadang mereka ada! Jangan mencari masalah jika itu tidak perlu! mungkin sebentar lagi utusan dari benua utara akan datang, bagi kalian yang terpilih jagalah nama baik sekte kita, sekte selalu terbuka untuk kalian!!!" ucap Panatua Bai tersenyum lembut.


"Murid mengerti!!!" jawab mereka.


Memang benar tak lama setelah mereka berbincang, dua orang utusan dari benua utara datang.


Kekuatan mereka luar biasa, terlebih salah satunya sepuh.


"Selamat datang utusan yang terhormat!" ucap Panatua Bai menunduk sedikit.


"Ya, terimakasih Panatua Bai atas sambutannya!" ucap Sepuh.


"Kami sudah mengumpulkan mereka seperti yang kau lihat, semua yang ada disini adalah murid kami! kalian bisa pilih sekarang agar tidak membuang waktu kalian!" ucap Ketua Fu datar.

__ADS_1


"Ketua Fu memang mengerti, baiklah kami tidak akan segan!" ucap Sepuh yang baru mereka ketahui bermarga Jing.


"Kau, kau, kau, kau dan seterusnya!" Sepuh Jing menunjuk dengan santai.


"Kalian yang ditunjuk silahkan maju dan perkenalkan diri!" ucap Senior Xi Ruo, mereka menganggu memberikan respon.


"Zilong" "Li Meilan" "Niex " "Ling Yueyu" "Rong Baojin" "Miho" "Li Mei" "Li Chichi" "Han Bao" "Layn" "Lyan" "Lang" "Tangyin" "Lingbo" "Xiao An" ucap mereka bergantian dengan menangkup kedua tangan hormat.


Semua murid sudah menduga pasti mereka yang terpilih, namun mereka tetap terkejut karna adik terkecil Meilan juga terpilih, sungguh satu keluarga yang jenius batin mereka tanpa iri sedikitpun.


"Baiklah kalian segera berkemas, bawa barang seperlunya karna disana sudah disediakan barang pokok!" ucap Sepuh Jing


"Ya, kami mengerti!" ucap mereka bersamaan.


"Ah iya aku dan muridku menunggu kalian diperbatasan! dan terimakasih Ketua Fu, Panutia Bai untuk sambutannya hari ini!" ucap Sepuh Jing berlalu dengan cepat diikuti murid seniornya Xi Ruo.


"Selamat kalian yang terpilih, jaga diri baik baik meski kalian tidak lama disini kalian tetaplah murid sekte singa awan dan selalu menjadi murid kami!" ucap Panatua Bai lembut.


"Adik seperguruan dan kakak seperguruan jaga diri kalian disana, bawa nama sekte kita menjadi bersinar seperti dulu!" ucap Senior Dong diikuti yang lainnya,


mereka berpeluk sejenak sebagai tanda perpisahan.


"Selamat tinggal dan simpan barang ini untuk kalian semua! ingat jangan sampai hilang dan ada yang tau! ini rahasia sekte kita!" ucap Ketua Fu sambil membagikan sesuatu ditangan mereka yang langsung mereka masukan kedalam cincin ruang.


Ketua Fu berjalan pelan menghampiri Meilan seraya mengusap puncak kepala meilan lembut, permandangan seperti ini tak luput dari semua orang.


Karna setau mereka Ketua Fu orang yang cukup dingin setelah kematian anak perempuan satu satunya.


"Meilan jagalah dirimu baik baik nak, takdirmu begitu besar! jangan pernah menggampangkan hal sekecil apapun, jangan sungkan jika kau butuh bantuanku karna aku telah memberi sedikit kekuatanku didalam benda milikmu!" ucap Ketua Fu berbisik ke Meilan.


Meilan tersenyum hangat sambil memeluk Ketua Fu dan Panatua Bai yang sudah dianggapnya sebagai ayahnya!


Mereka berjalan menjauh, semakin jauh hingga tak terlihat lagi.


Kini sekte kembali sepi dan sangat sepi sekali karna kepergian Meilan dkk.


Ada satu hal yang mereka tidak ketahui malam ketika pesta, Meilan dkk memasang tiga lapis formasi pelindung transparant untuk melindungi sekte mereka.


Meilan sedari awal memang memiliki perasaan bahwa mereka akan segera pergi, dan kini mereka bisa pergi tenang meninggalkan sekte dengan formasi pelindung yang luar biasa kuat sama seperti formasi dihutan iblis yang mereka pasang.


Nampak diluar, Sekte Singa Awan tidak terlihat kecuali mereka kultivator tingkat tinggi baru bisa melihatnya.


Berikan dukungan kalian,

__ADS_1


jangan bosen yaa thankyou🖤


__ADS_2