
Meilan tersenyum mendapat kehangatan dari keluarga kecilnya, dalam hati mereka bersumpah akan saling menjaga hingga akhir hayat.
"Kurasa aku merindukan dunia tengah, mungkin beberapa hari yang akan datang kita bisa berkunjung kesana, bagaimana?" tanya Lyan yang diangguki mereka antusias.
Mereka tentu sangat merindukan dunia tengah, dunia dimana mereka bertemu dan bersumpah menjadi keluarga yang hangat seperti sekarang.
**********
Dimalam yang sangat sunyi, Meilan sedang duduk berkultivasi untuk menembus keranah selanjutnya. Energi Qi berputar diantara tubuhnya dengan kuat, harusnya Meilan belum menerobos namun karna paksaan dan keadaan yang mengharuskan dirinya segera menerobos, maka mau tidak mau Meilan menggunakan segala cara meski akan membahayakan tubuhnya.
Beberapa jam telah berlalu, suara berdebum dari dalam tubuh Meilan bersamaan dengan seteguk darah yang keluar, Meilan berhasil menembus ranah selanjutnya dengan paksa, kini Meilan berada ditingkat surga tahap akhir kekuatan dan energi Qi yang kuat terpancar dari tubuh Meilan namun harga yang harus dibayar tidaklah mudah, Meilan mengalami kesulitan bahkan satu aliran meridiannya mendadak tersumbat.
Darah terus saja keluar dari mulut Meilan tanpa berhenti sehingga menyembabkan sang pemilik tubuh pingsan tak kuat menahan.
Dari luar, Zilong menerobos masuk untuk mengetahui keberadaan adiknya yang ternyata telah pingsan dengan banyak darah disekitar mulutnya.
Dengan tergesa Zilong menghubungi seluruh saudara saudarinya untuk membantu adik kesayangan mereka, sesaat mereka menyesal membiarkan Meilan mengambil keputusan yang sangat beresiko.
Kabar tentang buruknya keadaan Guardian Terakhir sangat memperburuk keadaan, namun tak sedikit yang senang bahkan mengharapkan kematian Meilan.
Dibalik kabar buruk yang ada, ternyata terbawa juga kabar baik.
Tepat sebulan keadaan Meilan yang kian memburuk, kedua pangeran telah menaiki dunia atas. Kedatangan kedua pangeran sangat disambut karna dari negeri asing sangatlah sedikit, sehingga banyak yang antusias menyambut keduanya.
"Selamat datang didunia atas,"
__ADS_1
"Selamat bergabung!"
"Kyaaa tampan sekali,"
"Salah satu dari mereka akan menjadi milikku!"
Dan masih banyak pekikan kagum yang didapatkan kedua pangeran, hanya satu pekikan yang masuk kedalam telinga keduanya.
"Wiliam, Herry, Selamat datang! Ku harap kedatangan kalian memberikan semangat hidup untuk adik kita yang terluka parah!" seru Lang tiba - tiba menghentikan seluruh kegiatan yang ada, Wiliam dan Herry menatap kearah Lang dengan tatapan seolah bertanya "ada apa dengan adik kita?" , seakan tau pertanyaan keduanya, Lang menjawab dengan isyarat "Dalam bahaya," tatapan mata yang kosong dan kesedihan yang teramat dalam tentu membuat keduanya semakin was - was, dengan tergesa keduanya menghampiri Lang dan mereka bertiga beranjak pergi untuk menemui Meilan yang keadaannya semakin memburuk.
Namun, baru beberapa langkah ketiganya dihadang oleh dua orang wanita yang tanpa malu memerintahkan mereka tidak boleh pergi dari sana, kedua wanita itu ternyata murid dalam bernama Lu Yu dan Li Yu sepasang kembar yang sangat sombong dan licik hanya karna menjadi murid dari seorang yang cukup berpengaruh di Organisasi Seven Guardian.
"Kami perintahkan kalian untuk tidak menemui jal ang yang sudah seharusnya mati itu!" teriak Lu Yu penuh penekanan menghentikan langkah ketiganya.
"Ya, kalian harus menemani kami karna gadis itu tidak akan bisa hidup lebih lama lagi, gadis jal ang yang tidak tau malu mengaku sebagai Guardian Terakhir, cih!" ucap Li Yu
Kepergian ketiganya merupakan hantaman bagi si kembar, belum pernah ada yang menolak mereka namun dengan lancang pria - pria yang mereka inginkan justru pergi tanpa sepatah katapun.
Dengan kesal si kembar mengikuti Lang dan kedua pangeran menuju kediaman sang Guardian Terakhir.
"Melangkah sedikit lagi, saya pastikan kedua kaki kalian patah dan tidak akan pernah bisa kembali lagi!" ucap Lang tajam, kekuatang Lang tentu sudah ditahap akhir untuk ukuran dunia atas hanya saja saat ini dirinya menyembunyikan kekuatan itu agar musuh yang bersembunyi tidak merasa waspada.
Selama mereka disini, mereka memang banyak mencari tau seluk beluk Organisasi Seven Guardian yang ternyata sangat banyak pembencinya, bagi mereka tak heran jika sebuah organisasi banyak pembenci namun mereka heran organisasi kelas atas seharusnya aman dari penyusup, namun entah bagaimana hampir sepuluh persen yang ada di organisasi Seven Guardian adalah pengkhianat yang sangat licik!
Kedua gadis yang mendengar ancaman Lang merasa ketakutan karna aura yang dikeluarkan terpancar sangat jelas adalah aura orang yang sangat kuat dan bangsawan.
__ADS_1
Keduanya dengan gemetar mencoba untuk menampik ketakutan mereka dan terus mengikuti Lang dan kedua pangeran.
Tepat dilangkah kelima, apa diucapkan Lang menjadi nyata. Tanpa sentuhan apapun kedua kaki dari gadis kembar yang tak tau diri hancur tanpa celah sedikitpun.
Keduanya terduduk dilantai dengan kaki yang telah hilang yang hanya menyisakan bagian dengkul saja.
Kejadian beberapa detik yang sangat menegangkan berubah menjadi gempar karna teriakan kedua gadis yang baru menyadari rasa sakit yang teramat sakit bahkan setelah mereka memakan pil regerenasi, kaki keduanya tak kunjung kembali bahkan sakit yang dirasakan terus bertambah membuat kedua gadis itu melolong pilu.
Lang dan kedua pangeran berlalu tanpa belas kasihan sedikitpun, mereka dengan tergesa menuju kediaman Meilan tanpa memandang iba sedikitpun kearah kedua gadis kembar yang terus berteriak.
Kejadian itu menjadi kabar buruk bagi guru sikembar yang sangat terpukul karna kedua muridnya kehilangan kedua kaki mereka dan dinyatakan lumpuh sampai kapanpun terlebih meridian ditubuh muridnya telah hancur perlahan demi perlahan, kedua muridnya selamanya akan menjadi orang tak berguna!
Sang guru baru mengetahui, penyebab hancurnya kaki kedua muridnya karna angin tajam sang Beast Ilahi yang memang benar Lang adalah Beast Ilahi bukan lagi Beast Legenda yang tidak diketahui orang lain hanya tersisa jejak kuat, sang guru juga tak berani meminta pertanggungjawaban dari Lang karna pada kenyataannya Lang tak menyentuh muridnya sedikitpun.
Sekali lagi kejadian itu menjadi peringatan bagi siapapun untuk tidak mengganggu Sang Guardian Terakhir termasuk para saudara saudarinya yang ternyata sangat kuat.
Sekarang mereka memahami bahwa ramalan tidaklah main - main.
********
Dilain tempat Meilan masih terbaring lemah, bahkan energi kehidupannya terasa sangat tipis hanya jika disentuh sedikit saja tubuhnya akan hilang dan rapuh.
Semua saudara saudari Meilan menatap dengan sedih karna Meilan adik atau kakak mereka biasanya sangat pecicilan, juga kecewa karna mereka tak menghentikan Meilan untuk menerobos meski mereka tau hal itu membahayakan.
Didunia ke-empat beberapa orang menatap dari pantulan air dan giok kehidupan yang meredup menampilkan putri kecil mereka dan cucu mereka yang terlihat lemah terbaring tak berdaya sedang melawan alam bawah sadarnya, mereka hanya percaya takdir tidak pernah salah. Putri kecil mereka pasti bisa melewati segalanya karna sang putri kecil mereka adalah takdir yang diciptakan oleh Sang Pencipta sendiri.
__ADS_1
^^^Jangan lupa berikan dukungan kalian ya biar aku semangat nulisnya, thankyou🖤🖤^^^